Produktion Volkswagen Type 2 Transporter in 1953. by Philippe Freyhof Via Flickr: Produktion Volkswagen Type 2 Transporter in 1953.

seen from Germany
seen from India
seen from China
seen from United States
seen from Netherlands

seen from United States
seen from China

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Belarus
seen from Netherlands

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from Germany

seen from United States
Produktion Volkswagen Type 2 Transporter in 1953. by Philippe Freyhof Via Flickr: Produktion Volkswagen Type 2 Transporter in 1953.
Scuffed Fotosetup wurde eingerichtet! Die Tage fange ich dann wohl mal an, neue Fotos für das Shop Update zu machen und die alten aufzufrischen! Stay tuned für mehr schmexxy pics für Tassenliebhaber, Schlüsselanhängerenthusiasten und Stickersammler.
Tassenmotiv von @sabbitabbi https://ko-fi.com/cappuccinofleck/shop
Clara for @grazia_magazin 🧡 @tatjanaraphael #produktion @claraa.nls #model @jettebernadette #hair&makeup @trommlitz #photographer (hier: Friedrichshain) https://www.instagram.com/p/CgO75BcsOCi/?igshid=NGJjMDIxMWI=
Marx beginnt sein Hauptwerk ›Das Kapital‹ mit drei großen und wichtigen Begriffen: Gebrauchswert, Tauschwert und Wert. Wir gehen im heutigen Post darauf ein, was hinter den Begriffen steckt und wie sie zusammenhängen.
Fase-fase Rumah Tangga
Beberapa waktu lalu sempat mengikuti sebuah webinar tentang menjadi istri produktif dan berdaya. Walaupun belum menjadi istri nyatanya mengikuti webinar-webinar seperti ini menyenangkan. Anggap saja belajar sebagai langkah konkrit mempersiapkan.
Ternyata, dalam pernikahan itu terdapat fase-fase rumah tangga (RT) yang banyak tidak diketahui orang lain. Dan fase itu pasti akan dialami siapa saja yang sudah memiliki pasangan
1. Romance: Yang pertama, fase romance atau kita sering bilang lagi anget-angetnya pengantin baru. Yang mana isi nya pasti bahagia semua. Kita juga dengan mudah memaklumi pasangan. Tapi ternyata pada fase ini adalah fase yang dipengaruhi oleh hormon yang mana tidak akan bertahan lama. Proses terjadinya sekitar 6 bulan sampai 2 tahun tergantung pasangan.
2. Power Struggle: Fase perjuangan. Dimana tiap pasangan akan mulai menghadapi konflik-konflik dalam rumah tangga nya. Merasa ingin menang, ego yang tinggi, dan gak ada yang mau mengalah. Bukan karena kita salah memilih pasangan atau pasangan kita yang kurang baik, namun di fase ini kita memang dituntut untuk belajar menerima, berproses, dan bertumbuh bersama.
3. Cooperation: Pada fase ini kita harus menyadari bahwa bahagia nya kita adalah tanggung jawab kita sendiri. Jadi penting banget untuk saling mengkomunikasikan apa yang dimau, yang disuka, dan apa yang tidak disukai. Saling bekerjasama untuk saling terbuka tanpa kode-kodean. Karena sesungguhnya mengkomunikasikan semua nya adalah hal baik yang meminimalisir kesalahpahaman.
4. Mutuality: Dimana sudah terjadi hubungan saling ketergantungan karena sudah memahami satu sama lain. Sehingga timbul perasaan aku tidak bisa hidup tanpamu. Hal tersebut adalah buah dari kesabaran sehingga terbentuk saling ketergantungan.
5. Cocreativity: Ini adalah fase terakhir, yaitu fase menunggu kematian, menunggu waktu hingga tiba saatnya setiap pasangan akan berpisah. Saling melengkapi dan menua bersama. Sehingga aktivitas yang dilakukan tinggal aktivitas positif yang dilakukan berdua bersama pasangan. Fase memilihkan jodoh terbaik untuk anak, fase akhir dimana tanggung pjawab sebagai orangtua telah selesai.
Begitulah kira-kira 5 fase yang pasti akan dilalui setiap pasangan. Kalau kita kira menikah itu hanya bahagia nya saja. Ya itu kan karena anjuran bagi masing-masing kita menjadi “Pakaian” terbaik bagi pasangannya. Sehingga cerita-cerita mengarungi lautan yang ganas pasti tidak mereka bagikan. Dari sini sebagai seorang yang bahkan belum ada di tahap satu. Pembelajaran ini benar-benar membuatku terbuka bahwa kesiapan dan ilmu itu penting. Karena pasangan kita tidak bersama sebulan dua bulan. Tapi seumur hidup.
Industrie
Die Produktion gleicht immer mehr einer Destruktion. Die Selbstentfremdung der Menschheit hat womöglich jenen Grad erreicht, der sie ihre eigene Vernichtung als ästhetischen Genuss erleben lässt.
Byung-Chul Han: “Kapitalismus und Todestrieb”, S.7