Sabar Memberi Makna
"Bersabarlah, sebab sabar akan membuat semuanya menjadi bermakna" Kata-kata itu diucapkan oleh ayah saya, ketika sudah dua kali hari raya terjebak di ibu kota.
Pandemi, mengajarkan banyak hal kepada kita terutama soal melatih kesabaran. Pandemi, juga mengajarkan kita untuk lebih menghargai apa yang sudah kita miliki.
Seperti waktu-waktu yang tidak dapat terulang, atau kesempatan yang sudah tidak lagi datang. Kalau kemarin, selalu berpikir "ah, masih ada hari esok". Maka hari ini, hanya bisa menjadikan itu sebagai pelajaran buah dari penyesalan. Sebab sudah banyak waktu yang telah disia-siakan, hingga sekarang terbentur dengan banyak keterbatasan.
Seperti keterbatasan udara yang bebas kita hirup, keterbatasan ruang bersama orang-orang tersayang, bahkan keterbatasan dalam melakukan ibadah. Semua hal sederhana menjadi berarti dan saat ini kita hanya bisa bersabar agar pelan-pelan semua bisa kembali.
Innallaha ma'ashobirin, “Sesungguhnya Allah bersama dengan orang-orang yang sabar". Maka kali ini mari bersabar lagi, dalam menghadapi segala ujian agar dapat memetik hasil yang lebih bermakna.
Bersabar untuk menunggu waktu yang tepat agar dapat mengunjungi orang tua diluar kota, Bersabar untuk bertemu dengan kerabat dan saudara, Bersabar untuk dapat menghirup udara seperti sedia kala, Bersabar untuk pergi liburan atau bertemu teman, Bersabar untuk dapat beribadah maksimal seperti ramdhan-ramadhan sebelumnya, serta kesabaran-kesabaran lainnya.
Sebab ketika kita melewatinya dengan sabar, kita dapat memetik makna dari waktu, kesempatan dan juga makna keimanan. Dan kita akan merasakan betapa semua yang kita miliki selama ini begitu berarti serta harus kita hargai dan syukuri.
- Riri Fitriani (Technical Writer PSB)
27 Ramadhan 1442H // 09 Mei 2021













