Atas patah yang datang hari ini. Kuucapkan selamat. Akhirnya ditempa lagi dan lagi. Dan kamu masih kuat bukan?
Seperti selangkah lagi kamu sampai, lalu terjatuh, kemudian gagal. Itu katamu, yang melihat dari sudut pandang manusia awam. Yakinlah kamu akan berterima kasih pada gagalmu. Bukan hari ini, nanti. Habiskan dulu gerutu dan tangismu. Habiskan sampai selesai, jangan sisakan. Karna besok, kamu tetap dipaksa berjalan untuk bertahan mengitari tujuan.
Bertahan













