Hati punya nyawa berapa ya? Kalau patah berkali-kali apa nggak masalah?
(terkacau di awal 2018)

seen from United States

seen from Peru
seen from Canada
seen from United Kingdom
seen from Italy
seen from Argentina
seen from United States
seen from Türkiye

seen from Japan
seen from Indonesia

seen from Germany

seen from Japan

seen from United States

seen from Canada

seen from Malaysia

seen from Japan
seen from Argentina
seen from Malaysia
seen from Türkiye
seen from Serbia
Hati punya nyawa berapa ya? Kalau patah berkali-kali apa nggak masalah?
(terkacau di awal 2018)
Sembilanbelas
banyak hal sulit di dunia ini. ngga bisa aku hadapi sendiri. makanya aku butuh Allah :)
Selamat Sembilan Belas, Lin
Makin beranjaklah kita dari hari lalu. Jauh meninggalkan banyak hal. Setiap tanggal yang sama, kenangan mengucap salam dan merayakan.
Apa yang sebenarnya kita rayakan, Lin? Jika semakin hari kita menyadari waktu kita di dunia berkurang. Usia hanya angka yang tergores pena, tercatat di kartu identitas diri, selebihnya, mengambang di udara. Inilah jawaban skeptis yang memandang fana.
Benar, kita hanyalah makhluk fana. Namun, perayaan harus tetap kita selenggarakan. Lewat kejutan, jamuan, maupun frasa-frasa absurd. Sebab kita berhak merayakan.
Ada banyak yang bisa kita rayakan atas kehidupan yang Sang Maha Hidup sedia berikan. Kesehatan, sakit, sembuh, terluka, pulih, terjatuh, berdiri, bertahan, lara, suka, duka, hitam, putih, serta cinta kasih. Pada tawa setelah tangis melanda, pada sinar mentari yang menerobos kelabu, pada bangun kala mimpi membayangimu, pada beban yang ternyata kuat kau bawa, pada hari-hari yang tanpa pasti telah berhasil kamu lewati. Perayaan-perayaan ini semata untuk mensyukuri pemberian-Nya pada hari lahir yang kesekian.
Aku mengirim doa baik untukmu di antara kiriman doa-doa dari yang lain pula. Tak ada janji bahwa hidup selalu mudah ataupun payah. Semoga kebaikan mendampingimu, cinta kasih melingkupimu, penjagaan mengiringi langkahmu, juga tersampailah yang sulit dieja aksara. Serta mulia, Lin.
Langkanya sapa bukan berarti kamu tak ada lagi di kepala. Banyak alasan yang akan terbual jika dijabarkan. Masa kita mungkin telah sampai. Maaf atas banyaknya ketidakhadiran. Terima kasih telah menjadi kawan.
Selamat sembilan belas, Lin Semoga Sang Maha Kasih memberkahi umurmu, Linda Terpatrilah terus senyum manis di wajahmu yang Ayu Hingga dalam badai, bunga hatimu tetap kuat Lestari
29 April 2023
Paloepi
@paloepi @glxyyyyyie
Terlihat ombak menggelora dibawah sengat surya yang terik. Mengelabuhi deburan asa yang enggan untuk kembali di lirik. Manakala kita terpaku pada guritan yang tak lagi menjadi topik. Belajar menjadi dewasa bukan hanya membaca sebuah lirik. Tapi menganalisa, memikirkan, memecahkan semua permasalahan dengan baik. Hari ini kita tersenyum, besok kita bisa saja menangis kencang dibawah rintik. Hidup kita seputar bertemu sedih lalu menjemput bahagia, kembali lagi seterusnya hingga semua terhenti. Membesarkan segala syukur dan merendahkan keluh ke dasar jurang yang tak lagi teramati. Penerimaan kita adalah keiklasan dalam menyambut ujian sebagai kebahagiaan.
Sadari, sudah berapa banyak kenyamanan yang harus dikorbankan oleh rasa ketakutan. Seringkali kita abai pada diri yang terus ditempa untuk meraih kedewasaan. Nyatanya bukan umur yang jadi batas ukur penilaian. Melainkan kesiapan kita menghadapi segala masalah yang hilir mudik menunggu giliran. Kemampuan menahan ego yang seharusnya tak terus meledak untuk diluapkan. Kita hidup dalam masa yang kelak hanya jadi kenangan, dan esok harus memberi pembelajaran. Berat hari ini sama dengan berat esok, yang tetap saja masih jadi rahasia kehidupan.
Andai semua bisa dijabarkan dalam cerita tanpa rasa sungkan. Betapa banyak nikmat dan kemudahan yang telah disisihkan. Oleh rasa keinginan memiliki jalan hidup orang lain. Padahal kita semua sama. Sama sama bersembunyi dari pedih, berlaga seolah hidup tak pernah memberi kesempatan untuk bersedih. Setiap orang pernah terluka, lelah, kecewa, bahkan putus asa. Hanya saja tak semuanya mempertunjukan nasibnya dengan leluasa.
Mulailah untuk menghadapi perkara dunia dengan hati yang lapang. Memberikan segala bahagia, resah dan gundah dalam porsi sewajarnya. Membiasakan diri memahami bahwa tak semua orang bisa menerima keinginanmu. Perkara mengetahui kebenaran usai mendapati kesalahan. Berat, jika hanya dihabiskan duduk termenung dengan memikirkan. Ringan, kala hatimu paham dan yakin untuk terus berjalan. Masih banyak yang perlu digapai, kita sebenarnya menggenggam mutiara yang perlahan siap dirangkai.
✨Egg Smash✨ . Bener ya kehidupan kita sehari-hari ga bisa lepas dari sains. Hal sederhana seperti memotong bawang, memblender jus, ikan yang dilumuri perasan air jeruk yang bikin bau amis hilang. Ini semua sains lho. Terjadi perubahan fisika atau perubahan kimia pada benda-benda tadi. . So mau ngajak Hami belajar tentang perubahan zat nih. Wiiiih berat banget euy. Haha.. Padahal cuma bermain mecahin telur aja, kita belajar sains lho. Belajar perubahan fisika. Aiih makin cinta kan sama buku Confidence in science 😍 . 🐣Barang yang diperlukan ✨Kulit telur ✨Palu kayu/mainan ✨Kardus ✨Plastik bening besar ✨Double tape ✨Buku Confidence in science yang judulnya, "Bagaimana Perubahan Zat Terjadi?". . 🐣Persiapan Bunda tempel double tape pada telur lalu susun berbaris diatas kardus (biar telurnya ga diem ditempat ya 😆). Dan lapisi sekeliling dengan plastik. Karena kita ga tau seagresif apa anak memukul telur yang bikin pecahan kulitnya berserak kemana-mana 🙈 . 🐣Cara Bermain dan Manfaat Hami memukul telur menggunakan palu. Ga nyampe 5 menit telur pecah semua. Padahal ngunpulin kulit telurnya lumayan lama. Wkwkwk Bermanfaat untuk melatih motorik anak. Sarana penyaliran energi anak yang berlebih haha Hami juga belajar sains lho. Telur yang utuh kemudian hancur terjadi perubahan fisika. Yaitu perubahan zat yang sifat dasarnya tidak berubah. Saat perubahan fisika terjadi, bentuk zat mungkin berbeda, tetapi sifatnya misal rasa/aroma tetap sama. . Wiiiiihhh mantep ah belajar sains jadi seru gini ya. Walaupun pastinya Hami belum ngerti 100% minimal me-recall ilmu semasa sekolah bagi bundanya 🤭 . 👦 Hamizan 2 tahun 11 bulan . . #sembilanbelas #MDSOnlineCompetitionCIS #CISTestimoni #PelangiMizan https://www.instagram.com/p/B5ojH6XJ7HJ/?igshid=1hq2bao7eef0
🇲🇨HALO BALITA bukunya anak Indonesia 🇲🇨 . Gimana ngga.. Buku ini udah menemani anak-anak Indonesia selama 14 tahun lho! 😍😍 . Makanya selalu aku rekomendasikan buku ini, kalo ada custumer yang bingung milih buku perdana untuk anaknya. Ibarat skincare, halo balita tuh holy grail-nya buku anak hihi.. . Dari 25 jilid buku, ada 3 tema dasar: 1️⃣ Seri Spiritual 2️⃣ Seri Value 3️⃣ Seri Kemandirian . Dan semua bahasan ini wajib banget diajarkan pada anak sedini mungkin ya. Karna kita mau punya anak yang tumbuh jadi anak beradab. Akhlaknya terjaga bahkan jadi panutan buat temen2nya.. Aaiiihh 😍😍 . Selain dapet 25 jilid buku. Juga dapet bonus buku Hello Kids dan 3 boneka tangan untuk improvisasi saat bercerita lho. . Ayo miliki sekarang, buk! Kesempatan terakhir tuk dapetin harga lama. Karna setelah 3000 seat habis terjual harganya bakal NAIIIIKKK 😱 . More info klik link yang ada di bio @nolila_ yes ♥️ . #sembilanbelas #MandiraOnlineCompetition2019 #HaloBalita https://www.instagram.com/p/B3vZC9Fpkll/?igshid=12gs9nhfmyx5j
MENGGIGIL _______________________ Derai air mata dan hujan menggorogoti tubuh ku Dan kau biar kan itu. Menggigil. Seolah-olah kau lupa Lupa cara mengusap tangis Lupa cara memberi teduh. Menggigil. ____________SL_____________ ... Like & share Tag @pelukiskatakata_ Pakai #pelukiskatakata ... 📷@_ax_honari_ #airmata #airhujan #hujan #menggorogoti #lupa #mengusaptangis #memberiteduh #menggigil #dingin #depangerbang #jalanpulang #penyair #pujangga #penulis #penulisamatir #penulissumba #penyairsumba #sumba #kreasikankaryamu #hujanbulandesember #sembilanbelas (di Gerbang Malam)
kumpul kumpul angkatan lawas.. #reuni #sembilanbelas #tapi #cuma #tujuh #orang (at Ocean Garden)