Generally, do you enjoy acidic/sour food?
I love it
I like it
It's okay I guess
I dislike it
I hate it
I can't eat it (e.g. health condition or allergy)
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Saudi Arabia

seen from Saudi Arabia

seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States
seen from Portugal

seen from Singapore

seen from Germany
seen from Australia

seen from United States

seen from France
seen from Hong Kong SAR China
seen from United States

seen from Canada
seen from Türkiye

seen from Switzerland
Generally, do you enjoy acidic/sour food?
I love it
I like it
It's okay I guess
I dislike it
I hate it
I can't eat it (e.g. health condition or allergy)
i want to lick you
Generally, do you enjoy bitter food?
I love it
I like it
It's okay I guess
I dislike it
I hate it
I can't eat it (e.g. health condition or allergy)
Generally, do you enjoy spicy food?
I love it
I like it
It's okay I guess
I dislike it
I hate it
I can't eat it (e.g. health condition or allergy)
this is your periodic reminder that grimace is a taste bud
Just found out Grimace is a giant taste bud..... I am not ok
Do tastebuds imply the existence of a much more beautiful tasteflowers?
I can’t draw at all, someone feel free to add your own interpretation of a tastebud blossoming!
Kurang manis dikit
Seminggu setelah lebaran kemaren atau orang sini bilang "lebaran ketupat", aku bantu Mama dari pagi-pagi sekali. Ceritanya Mama mau bikin lontong eh ketupat cap gomeh buat bancakan yang bakal dibagi-bagi ke tetangga. Ketupat CapGomeh ini isinya banyak, ada lontong atau ketupat, opor, sayur labu, sambel goreng ati, lepet dan kerupuk.
Nah waktu itu Mama nyuruh aku nyicip sayur labu yang lagi Mama buat, gimana rasa sayurnya dan kurang apa. Kayak biasa gitulah. Aku icip kuah sayurnya sambil aku rasa-rasa kurang apa. Terus aku bilang "Kurang manis ma, dikit" jawabku.
Mama noleh ngelihat aku nggak percaya. Anaknya yang dulu nggak pernah mau eh bukan, nggak pernah bisa makan lauk yang manis sekarang malah komen kurang manis. Seisi rumah gempar sama jawabanku. "Heh mosok kurang manis." Kata Mama nggak percaya sambil icip kuah sayur labu. Akhirnya Mama masuk ke kamar, nyari orang lain buat nyicip dan kasih pendapat. Nggak berapa lama Mama balik ke dapur sambil bilang "Wah dinda ini lidahnya wes lidah Jogja. Wong yang lain bilang udah pas kok.". Akhirnya Mama ikut pendapat yang lain, udah pas, menyesuaikan dengan lidah Jawa Timur yang nggak seberapa suka manis.
Sebenernya aku sama nggak percayanya sih sama mereka denger jawabanku. Kok bisa-bisanya aku komen kurang manis ya. Dulu, makan sop yang dikasih gula aja aku nggak bisa, bakal langsung masuk angin malah wkwkwk. Lah sekarang? Ya lebih bisa nerima makanan manis lah. Bahkan udah bisa makan bubur ayam pakai kecap manis kwkwkw. Tapi masih nggak bisa makan soto pake kecap. BIG NO!
Tapi ya aku nggak heran-heran amat juga sih, karena sadar bahwa dunia dinamis dan tidak berhenti berubah, ceileeeh. Lidah Jawa Timur-ku pun akhirnya berubah setelah bertahun-tahun tinggal di daerah Jawa bagian tengah.
Pagi itu meskipun lidah Jawa Timur-ku dipertanyakan tapi aku sih nggak masalah. Yang penting aku tetep suka kulineran ahahaha apasih nggak nyambung. Ini postingan random banget deh wkwkwk. Dahlah daaaah
Dinda yang sekarang ngidam makan telor ceplok pakai nasi anget dan kecap
Surabaya, 09 Juni 2020.