Bismillah. Edisi bijak menasihati diri sendiri nih gara-gara sebuah video recommendation di YouTube berjudul Kuliah Tidak Penting dari skinnyindonesian24. (Nasihat itu bisa dateng dari apapun cuy, bahkan channel YouTube).
Ada kata-kata Andovi (halah siapa itu Andovi) yg menurut saya bener banget, yaitu “at least, finish what you’ve started”. Trus jadi keinget pernah dapet materi tentang “mastatha'tum” atau “semampu kalian”.
Dalam salah satu kaidah fiqih, dijelaskan bahwa tentang laksanakanlah perintah Allah semampu kalian. Jadi, walau cuma sebagian, jgn trus ditinggalkan seluruhnya. Menuntut ilmu juga perintah kan ya?
Nah, semampu kalian ini juga bukan berarti mampu ala kadarnya aja. Semampu kalian ini berarti mampu yg mencapai batas kita dimana kita benar-benar tidak mampu. Kapan itu? Sebenarnya yg tahu ya diri kita sendiri, tapi coba mari kita simpulkan batas tidak mampu kita itu ketika kita mati. Orang yg mati sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi, bukan? Jadi, kita yg masih bisa bernapas, melakukan banyak hal, diberi kesempurnaan fisik oleh Allah, kenapa harus menyerah?
Semampu kalian itu benar-benar mencapai batas tidak mampu kita, limit selimit limitnya limit. Jadi kita harus tetap optimis karena disini Allah juga secara tersirat memerintahkan kita untuk selalu optimis. Kita bisa kok melakukan hal-hal baik.
At least, finish what you’ve started.









