Malam Menelan Cahaya
Terang lampu kamar belum mampu meletihkan mata. Seharusnya aku sudah tidur, namun pikiran sedang kembali ke masalalu. Malam semakin larut, semakin jelas ingatan kelamku dimasa kecil. Tentang apa yang pernah teman-teman perbuat kepadaku. Hari-hari yang kulalui dulu membuatku trauma. Bullying adalah kata yang terkenal saat ini. Seperti ingin berhenti sekolah karena 2 tahun lebih ku terkena bully di kelas. Aku selalu tersenyum pada ibuku saat berangkat sekolah, padahal rasanya ingin menangis. Bully demi bully aku alami saat SMP. Hingga akhirya mentalku seperti terguncang, sering pura-pura sakit agar tidak usah pergi ke sekolah. Setiap nilaiku bagus, mereka protes, seperti aku tak pantas. Akhirnya aku semakin down, nilaiku anjlok, absensiku kacau, mau berprestasipun tak berani. Ku kuatkan kembali mentalku, berjuang untuk segera lulus.
Bullying? Tidak perlu! Seharusnya kita bisa saling menyayangi, menyemangati. Karena bersatu itu indah. Semoga tidak ada lagi yang mengalami. Bullying bagiku seperti malam yang menelan cahaya.














