Memaafkannya itu urusan niat.
Tapi melupakannya itu urusan hati.
Stranger Things
TVSTRANGERTHINGS

if i look back, i am lost
No title available
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

Product Placement

Janaina Medeiros
Misplaced Lens Cap
cherry valley forever
styofa doing anything

⁂
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
hello vonnie
dirt enthusiast
h
NASA
trying on a metaphor
Jules of Nature

Kaledo Art
will byers stan first human second
seen from Germany

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from Bangladesh
seen from Germany

seen from United States
seen from Canada

seen from Türkiye

seen from South Korea

seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States

seen from Sweden

seen from Canada

seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@aicitea
Memaafkannya itu urusan niat.
Tapi melupakannya itu urusan hati.
Semoga kelapangan hatiku tergantikan dengan lapangan perkebunan milik pribadi yang rutin panen empat kali dalam setahun.
Aamiinn....
Sedang ujian.
Semoga segera lulus dan naik tingkatan.
Aamiinn...
Bahkan, ingin mengeluh untuk diri sendiri pun seperti tidak diberi kesempatan.
Tidak pernah memiliki hubungan.
Tapi menyakitinya paling dalam.
Bukan
Bukan berarti belum memaafkan.
Hanya terkadang ingatannya muncul ketika malam.
Pada dasarnya manusia sudah punya pilihannya sendiri.
Ketika dia meminta saran, yg dia butuhkan sebenarnya hanya dorongan untuk jawaban yg sudah dia pilih.
Manusia adalah campuran "Malaikat" dan "Iblis" dalam satu tubuh.
Tolong..
Biarkan aku jadi diriku sendiri.
Kenapa aku selalu bertanya "kenapa?"
Sebuah tanya yang menandakan ketidak-ikhlasan.
Tak pernah berbagi.
Tapi mengharapkan simpati.
Mungkin aku yang tak tahu diri.
Wanita.
Hobinya mengorek luka.
Jika sakit, mau menyalahkan siapa?
Terasa sudah biasa saja, katanya.
Karena sudah menjadi habit di suatu lingkungan.
Dan ketika kita memberontak karena alasan kebenaran.
Pada akhirnya kita akan tetap dipandang sebagai suatu kesalahan.
Perihal puisi, memang selalu tentang rasa.
Tapi perihal rasa, tak selalu tentang diri sendiri.
Jangan selalu berbagi masalah.
Karena tak semua orang mau menjadi tong sampah.
Sama halnya...
Jangan selalu berbagi kebahagiaan.
Karena tak semua orang ikut bahagia saat mendengarkan.
Dahulu aku selalu berpikir.
Kesalahan tetaplah sebuah kesalahan.
Sekalipun itu orang tua, guru ataupun atasan.
Ternyata tidak.
Pasal klasik itu nyata adanya.
Pasal 1. Selalu benar
Setelah menikah. Kau akan sadar.
Sahabat karibmu hanya satu.
Suami
Hal yang paling menyedihkan adalah kamu tahu telah melakukan kesalahan.
Tapi kamu tidak tahu kesalahan apa yang telah kamu lakukan.
- aicitea -