Pukul 2 dini hari, Cika masih sibuk mencari buku catatan kuliah semester 6. Namun secara tak sengaja ia menemukan sebuah amplop putih yang telah usang. Ketika dibuka isinya adalah dua buah surat yang ia tulis tahun 2012, yang satu untuk ibunya dan satu lagi untuk Cika dimasa depan.
“hahaha ambis banget sih cik maksa-maksa ingin kuliah di kampus gajah yang sedang duduk!” seru cika sambil tertawa geli.
Memori-memori itu kembali terputar seperti sebuah kaset di dalam otaknya. Memori yang sempat tertidur atau mungkin terpenjara lama di amygdala--amygdala merupakan sekumpulan saraf yang berbentuk menyerupai kacang almond yang terletak di bagian medial temporal lobe yang berperan untuk menyimpan memori yang berhubungan dengan peristiwa emosional--
Cika menghela napas panjang, air matanya hampir jatuh membasahi pipinya yang tirus. Cika langsung meminum satu gelas penuh air putih dalam satu kali tegukan, kemudian mengambil secarik kertas dan mulai menulis kembali.
Untuk Arisha Shaquila Malayeka di tahun 2027,
Hallo Sha!! Bagaimana kabarmu? Jika dihitung usiamu kini 31 tahun menuju 32 bukan? Apa saja yang sudah kau capai? Perkenalkan, aku adalah Arisha 10 tahun yang lalu. Aku tidak tahu apakah di tahun 2027 kau masih hidup atau tidak. Tapi tak apalah.. aku tetap ingin menulis surat untukmu hehe.
Sha, Apakah kau sekarang masih dipanggil Cika oleh teman-temanmu? jikalau masih, berarti tokohmu dalam drama itu masih melekat dihati mereka. Aku ingatkan kembali ya sha takut kau lupa, jadi ketika SMA kau bermain theater dan memerankan tokoh anak kecil yang riang bernama cika. Kau memerankannya dengan sangat baik, lalu sejak saat itu satu sekolah mengenalmu sebagai Cika. Nama panggung yang cukup bagus bukan? Haha.
Sha, diusiamu kini yang sudah menginjak kepala tiga apa saja yang sudah kau capai? Apakah kau sudah mewujudkan semua mimpi-mimpimu? Membeli rumah sendiri, memberangkatkan orang tua untuk beribadah ke tanah suci, memiliki toko kue, menjadi orang tua yang keren, dan hidup bahagia? Kalau sudah.. Selamat! Karena semua cita-citamu telah tercapai!! :)
Ehya berbicara mengenai orang tua yang keren, apakah kau sekarang sudah menikah sha? Kalau ku boleh tahu siapakah lelaki beruntung yang berhasil mendapatkan hatimu? Apakah kekasihmu 10 tahun lalu yang bernama Reksa Adhyastha Alfath? atau dengan lelaki pilihan ibumu yang katanya adalah seorang dokter? Atau mungkin bukan keduanya? Hahaha aku sungguh penasaran! Pokoknya dengan siapapun itu semoga dia bisa menjadi imam yang baik ya :) Shaa, bagaimana kabar keluargamu? Ibumu, Ayahmu, Kakakmu, Suamimu, dan anak-anakmu. Beruntunglah dirimu jika sudah dikaruniai malaikat-malaikat kecil yang sangat menggemaskan.. Lagi-lagi aku ucapkan selamat! Itu berarti keluargamu telah sempurna!
Shaa, Kau tau? Hari ini Arisha atau yang biasa dipanggil orang-orang dengan sebutan Cika sedang berjuang dalam studinya. Ia sangat sibuk sekali, setiap hari mengerjakan tugas kuliahnya. Makalah, ppt, presentasi, Makalah, ppt, presentasi. Arisha bilang nanti gelarnya jadi Arisha Shaquila Malayeeka, S.Farm., Ppt. Bukan S.Farm., Apt. Wkwkw lucu ya:)
Sebenarnya banyak sekali yang ingin aku ceritakan kepadamu sha, mengenai negaraku saat ini yang katanya sedang darurat demokrasi, krisis toleransi, entahlah aku tak begitu mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Lalu sosial media juga sekarang menjadi ajang saling menghujat, bullying, pamer kekayaan dan banyak sekali drama kehidupan didalamnya. Kau tak perlu repot mendownload serial drama korea, kau tinggal buka twitter atau instagram lalu sudah bisa melihat asyiknya drama kehidupan orang. HAHAHAHA. Eh iya maaf.. aku tak seharusnya berkata seperti itu, jangan-jangan aku juga menjadi bagian dari mereka. Huft. Semoga di tahun 2027 semuanya baik-baik saja ya sha!
Sha rasanya surat ini sudah terlalu panjang, jadi aku akhiri saja ya, aku khawatir kau lelah membacanya hahaha. Sampai Jumpa Arisha! Semoga kau selalu sehat dan bahagia!!
- salam hangat dari Arisha di tahun 2017 -