awalnya pingin ngetik pake english laguage, tp mungkin dengan bahasa sendiri bisa lebih mudah dipahami ;)
mungkin kamu baca ini, walaupun tidak hari ini, mungkin esok, lusa, atau kapanpun. aku hanya ingin menumpahkan sesuatu yang sangat membingungkan disini.
Disini, tempat yang tidak banyak orang mengetahui bahwa “AKU” yang menuliskan ini.
Disini, dengan nama pena ‘Authorrain’ yang pastinya telah kamu ketahui bahwa itu ‘Aku’, karena hanya kepada kamu aku membagikan alamat website tumblr ku ini.
2 hari yang lalu aku tersadar akan sesuatu yang tidak seperti biasanya.
kegiatanku masih sama, ketika aku merindukanmu, aku hanya bisa mencari kontakmu di BBM, walaupun ‘selalu’ tidak pernah ada perubahan apa2 disitu.
seperti biasa, kamu hanya mengganti display picture dengan rentang waktu yang selalu lama, dengan sebuah nama wanita pada personal status yang kadang masih saja membuat perasaan ngilu dihati.
hanya dengan cara itu aku mengetahui kabarmu, karena untuk mencarimu dalam sosial media lainnya merupakan suatu hal yang ‘cukup menegangkan’ untuk aku lakukan, karena aku gak mau mengambil resiko patah hati ketika melihatmu berbahagia- maupun bersedih dengan pacarmu. aku takut baca. aku takut perasaan yang susah payah aku kubur kembali terasakan dalam hitungan detik yang mengecewakan seperti itu.
jadi, satu-satunya caraku untuk mengetahui kabarmu yaitu dengan melihat kontak BBM mu, jika tak ada yang aneh2, mungkin keadaanmu sedang baik-baik aja; semoga begitu. karena jika terjadi sesuatu, aku mungkin akan menjadi orang ketiga yang panik dan menghawatirkanmu; setelah 1. Keluarga, 2. Pacarmu.
2 hari yang lalu aku cukup heran dengan kontak bbm ku. Nama ‘R’ yang selalu aku search tiba2 menghilang.
saat itu, yang aku lakukan pertama kali yaitu terdiam mengingat semuanya.
mengingat apakah aku mengganti namamu, ataukah namamu yang kau ganti sendiri sehingga tidak nampak dalam barisan kontak BBM ku.
aku duduk mencari kontakmu satu-persatu dalam setiap kontak yang aku kategorikan ‘Male’ dihandphone ku.
5 Menit telah berlalu dengan gerakan jari jempolku yang terus menerus menscrool keatas kebawah berkali-kali karena ‘saking gak percayanya’ untuk memastikan secara detail, hingga akhirnya memang kontakmu tidak ada.
jujur banget, aku gak percaya kalau kamu men-delete contack bbm aku. karena aku percaya kamu bukan sosok yang seperti itu, yang tiba-tiba membenciku dengan cara seperti itu.
rasa kecewa dan sedih itu ada.
tp aku ga bisa berbuat apa-apa.
yang aku lakukan setelahnya yaitu, aku mencoba berfikir ulang atas ucapan atau sikap aku kemarin-kemarin, yang ‘takutnya’ menjadi suatu kesalahan tak sengaja yang tak aku sadari. TAPI, tetep aja aku gak menemukan hal apa yang menjadi kesalahanku.
apa kamu DC aku atas permintaan pacarmu? Salah aku apa?
Kemarin saat aku ke kampus kamu, aku sengaja untuk ‘hanya’ melihatmu dari kejauhan tanpa bertegur sapa apalagi berbincang secara akrab. karena aku gak mau ada temanmu yg berfikir macam2 tentangmu ‘yang masih saja’ berdekatan dengan seorang mantan, ataupun aku gak mau kamu berfikir bahwa aku masih mengaharapkanmu, karena kedatanganku saat itu hanya ada 2 alasan:
1. aku ingin datang karena seminar nasional tentang ‘hal’ yang pernah aku hadiri sebelumnya di organisasi FKPPI-ku.
2. rasanya ingin melihat akhir dari kesibukanmu dalam acara yang telah lama sekali kamu usahakan dengan pengorbanan waktu, tenaga dan pikiran. rasanya sangat ‘haru’ jika bisa hadir disana, mengingat acara itu pernah jadi bulan-bulananmu ketika ‘masih’ bersamaku.
tetapi jika kehadiranku saat itu merusak hubungan kalian, aku minta maaf.
aku gak pernah membayangkan/berfikir sebelumnya kalau hal itu menjadi suatu kesalahan yang aku buat.
dan sekarang, aku bingung harus bagaimana.
gak mungkin untukku melupakanmu secepatnya, karena cara melupakan versi aku itu bukan seperti itu. bukan dengan cara menjadi jauh ataupun menjadi musuh. karena sampai detik ini masih saja ada hal yang aku takutkan; Rindu.
ketika aku rindu, aku pasti selalu mencari hal yang mampu membuatku ingat dengan ‘kita’ dan kemudian lekas mencari kabarmu lewat media sosial seperti BBM.
aku takut ketika aku kangen kamu, aku ga bisa mencari kontakmu dan mengetahui keadaanmu. lalu bagaimana cara aku melegakan jika aku tak tau apa-apa tentang keadaanmu?
sms? impossible. buat apa? gak penting juga kan.
jadi, jika kamu ingin membuatku untuk tidak mengaharapkanmu lagi, sebenarnya keinginanmu itu telah terwujud. pasalnya, aku sudah tak mengaharpkanmu lagi.
tapi untuk melupakanmu dan menjauh darimu? itu yang belum aku sanggupi sepenuhnya. aku ingin ‘selow’ menjalani niatanku itu, hingga suatu saat tiba.. dimana aku ataupun kamu bisa sama-sama berbahagia dan mendukung untuk terus berbahagia dengan jalan & pilihannya masing-masing.
So, please.. don’t far away..
come back to me, to be my besties friend. keep our contack, and let’s continue to making a good memmories ;)