Allah tidak membawa mu sejauh ini hanya untuk gagal, jadi jangan pernah putus asa sama rahmat Nya ya 🤗

Love Begins

Andulka
Three Goblin Art
we're not kids anymore.

shark vs the universe
Jules of Nature
he wasn't even looking at me and he found me

ellievsbear
d e v o n

PR's Tumblrdome

@theartofmadeline
noise dept.

Janaina Medeiros
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

⁂

Product Placement

祝日 / Permanent Vacation
tumblr dot com
Monterey Bay Aquarium

No title available
seen from Germany
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Türkiye

seen from Germany
@birdpipit
Allah tidak membawa mu sejauh ini hanya untuk gagal, jadi jangan pernah putus asa sama rahmat Nya ya 🤗
Resident Evil: Welcome to Raccoon City
Avan Jogia as Leon S. Kennedy
Cobalah sesekali ketika pulang rumah lewati jalan yang berbeda, lupakan sejenak semua masalah, dan nikmati kebebasan singkat itu
Ramadan Tips:
1. Love those who love you
2. Forgive those who wrong you
3. Pray for those who hate you
4. Smile when at all possible
“Love if you’re in love. Cry if you’re hurt. Smile if you’re happy. Don’t grow old. Just grow up, and learn from your mistakes.”
— Unknown
“I cannot make you understand. I cannot make anyone understand what is happening inside me. I cannot even explain it to myself.”
—
Kini kami baru bisa merasakan apa yang kalian rasa; maafkan kami selama ini tidak peka tidak peduli :')
Ampuni kami ya Rabbi.
Engelberg, Switzerland
milik
“The world is a vehicle for you. If you drive it, it will deliver you to your destination. If it drives you, you will be destroyed”
Ada kalimat menarik dari buku terakhir yang saya khatamkan. Bunyinya, “Kita merindukan sosok semacam Abdurrahman bin Auf maupun Ustman bin Affan radhiyallahu‘anhuma yang kaya raya. Tetapi mereka bukanlah orang yang haus harta dan sangat bersyahwat terhadap dunia. Mereka kaya sebagai akibat, bukan tujuan”
Bukan tujuan. Ya, baris penutup memuat pelajaran tersirat agar kita menjemput rejeki dengan sebaik-baik niat dan cara. Nyatanya, kita tau segelintir orang yang dikendalikan obsesinya untuk menjadikan kekayaan sebagai tujuan akhir dan menghalalkan segala cara demi mencapainya. Yang penting kaya. Titik. Merampas hak orang lain, menipu konsumen atau merusak lingkungan dianggap sebagai “biaya” tak kasat mata yang memang harus dikeluarkan. Tujuan yang mereka buat, tuntas mematikan rasa, meniadakan etika dan membutakan mata.
Sebaliknya, pikiran selayaknya dua sosok mulia yang namanya tertulis di awal, berisi anggapan bahwa kekayaan adalah tambahan bekal untuk perbuatan-perbuatan baik berikutnya. Urusan rejeki enggak gampang bikin mereka baper karena memang kadarnya udah ditakar dan enggak mungkin tertukar. Penambahannya enggak membuat jumawa, pengurangannya juga enggak membuat nestapa. Kepunyaan atau ketidakpunyaan enggak bikin si empunya ngerasa harus memperlihatkannya ke khalayak.
Kalau Ibnu Qayyim Al-Jawziyyah bilang, “When there is money in your hand and not in your heart, it will not harm you even if it is a lot; and when it is in your heart, it will harm you even if there is none in your hands”.
Jadi jangan heran kalau ngeliat pekerja keras yang karakternya apik, sederhana dan enggak kemaruk. Mungkin, rejeki atas kecermatan mereka datang dalam bentuk kesehatan, keselamatan, kelancaran atau ketenteraman. Kalau kata sahabat saya, gaji dan rejeki itu dua hal yang berbeda. Gaji dijemput dengan kerja, rejeki dijemput dengan takwa. Untung, tanggung jawab atas perkara menghidupi-hidup melampaui usia kita di dunia. Dengannya, kita punya pengingat jangka panjang setiap kali berurusan sama pendapatan.
Betapa meruginya mereka yang memperkaya diri lewat cara-cara yang penuh pelanggaran. Tujuan untuk sebatas berharta melimpah mungkin tercapai. Tapi, akan ada dahaga yang enggak pernah tercukupi pada diri mereka karena gersangnya keyakinan. Ketenteraman yang didamba-damba enggak kunjung datang dan mereka terus terjebak dalam ketidakcukupan yang tak berujung. Sungguh betapa sayangnya hasil yang diperoleh dari mengorbankan kesementaraan untuk sebuah keabadian.
Tapi, bukan berarti bertujuan jadi kaya itu salah. Tentu enggak salah kalau kelebihan itu bisa jadi kendaraan untuk kita meneruskan dan menghidupkan lebih banyak kebaikan. Urusan utamanya bukan semata-mata jadi kaya, tapi juga melaju dengan berbekal ilmu dan iman supaya enggak ada hak yang terlanggar dari langkah yang dipijak. Kalau kekayaan datang sebagai akibat atas saldo kebiasaan baik, maka tentu ia bersebab dari amal-amal yang hasan.
Cermati kewajiban-kewajiban, karena di baliknya ada hak yang enggak boleh luput ditunaikan. Cermati tahapan-tahapan, karena nilai sebuah ketercapaian juga bergantung pada pelaksanaan.
Dengan menempatkan tujuan lebih jauh dari kesementaraan, kekayaan bisa menjadi akibat. Maka, dari mana datangnya setiap akibat baik kalau bukan dari-Nya? Di balik kerendahan hati mereka yang kaya karena akibat, biasanya turut hadir kesederhanaan untuk mengambil bekal secukupnya dan menggunakanya demi sebaik-baik alasan aja. Dalam hati mereka, bersemayam keyakinan bahwa dari setiap peser harta yang dipunya akan dipertanyakan dengan cara apa ia terkumpul dan kemana ia pergi.
Ketika ada temanmu yang lebih banyak dan lebih panjang do'anya, tidakkah kamu cemburu bahwasanya ada orang lain yang lebih dekat kepada Allah selain kamu?
— Taufik Aulia
…faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi.
“[ INI BARU WANITA HEBAT ] Oleh Muhamad Agus Syafii . Wanita yang mampu membalut LUKA HATINYA dengan KESABARAN. Wanita yang mampu meredam AMARAH dengan ISTIGHFAR. Wanita yang mampu menghapus DENDAM dengan MEMBERI MAAF. Wanita yang mampu BERTERIMAKASIH atas segala nikmat Allah dengan BERSYUKUR. Wanita yang mampu menerima KETETAPAN Allah dengan DOA DAN TAWAKKAL. Kerana baginya.. Apapun yang hadir dalam kehidupan tiada yang sia-sia. Allah telah mempunyai rencana baginya. Dan Allah Maha Tahu apa yang terbaik untuk hamba_Nya. Ya Allah.. Jadikan wanita yang membaca catatan ini, Menjadi wanita yang HEBAT. Menjadi wanita yang selalu TAAT. Menjauhi perbuatan MAKSIAT. Dan tidak gemar melanggar SYARIAT. Aamin Allahumma Aamiin.”
—
APAKAH ITU "CINTA"
هُوَ عَلِيٌّ حِيْنَ يَنَامُ بَدَلاً مِنَ الرَّسُوْلِ ﷺ فِي فِرَاشِهِ وَهُوَ يَعْلَمُ أَنَّ الْقَوْمَ اجْتَمَعُوْا لِقَتْلِ الرَّسُوْلِ ﷺ وَأَنَّهُ قَدْ يَمُوْتُ عَلَى نَفْسِ الْفِرَاشِ !!
Cinta adalah ‘Ali ketika dia berbaring tidur menggantikan Rasulullah Saw di katil Nabi dalam peristiwa Hijrah, padahal dia tahu bahwa sekelompok orang telah berkumpul untuk membunuh Rasulullah Saw, dia juga tahu bahwa dia mungkin saja terbunuh diatas katil yang sama!!
اَلْحُبُّ .. ﻫُﻮَ ﺑِﻼَﻝٌ ﺣِﻴْﻦَ يَعْتَزِلُ ﺍلْأَﺫَﺍنَ ﺑَﻌْﺪَ ﺭَﺣِﻴْﻞِ ﺍﻟﺮَّﺳُﻮْﻝِ ﷺ ، ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﺃَﺫَﻥَ ﺑِطَلَبٍ مِنْ ﻋُﻤَﺮَ عِنْدَ فَتْحِ بَيْتِ الْمَقْدِسِ ﻟَﻢْ ﻳُﺮَ ﻳَﻮْﻣًﺎ ﻛَﺎﻥَ ﺃَﻛْﺜَﺮَ ﺑُﻜَﺎﺀً ﻣِﻨْﻪُ عِنْدَمَا قَالَ أَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ.
Cinta.. Adalah Bilal, ketika dia tidak lagi mengumandangkan azan setelah Rasulullah Saw wafat, lalu ketika Bilal mengumandangkan azan lagi atas permintaan ‘Umar saat penaklukan Baitul Maqdis. tidak pernah tangisan begitu membahana terlihat sebelumnya, saat Bilal mengucapkan “Asyhadu anna Muhammadan Rasulullaah”
ﺍﻟْﺤُﺐُّ .. ﺣَﺮْﻓِﻴّﺎً ﻭَﻓِﻌْﻠِﻴّﺎً، ﻳَﺘَﺠَﺴّﺪُ ﻓِﻲ ﻗَﻮْﻝِ ﺍﻟﺮَّﺳُﻮْﻝِ ﷺ ( ﻻَﺗُﺆْﺫُﻭْﻧِﻲ ﻓِﻲ ﻋَﺎﺋِﺸَﺔَ ).
Cinta Secara teori dan praktiknya mendarahdaging dalam sabda Rasul Saw: “Janganlah kalian menyakitiku terhadap A’isyah”
ﺍَﻟْﺤُﺐُّ .. ﻳَﻘُﻮْﻝُ ﺃَﺑُﻮْ ﺑَﻜْﺮٍ : ﻛُﻨَّﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻬِﺠْﺮَﺓِ، ﻓُﺠِﺌْﺖُ ﺑِﻤَﺬْﻗَﺔِ ﻟَﺒَﻦٍ ﻓَﻨَﺎﻭَﻟْﺘُﻬَﺎ ﻟِﺮَﺳُﻮْﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﻗُﻠْﺖُ ﻟَﻪُ : ﺍِﺷْﺮَﺏْ ﻳَﺎﺭَﺳُﻮْﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻳَﻘُﻮْﻝُ ﺃَﺑُﻮْ ﺑَﻜْﺮٍ : ﻓَﺸَﺮِﺏَ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲُّ ﺣَﺘَّﻰ ﺍﺭْﺗَﻮَﻳْﺖ.ُ
Cinta Adalah Abu Bakar yang mengatakan: “saat kami berhijrah, aku hairan dengan munculnya susu yang tercampur air, lalu aku berikan susu tersebut kepada Rasulullah, dan aku katakan: “Minumlah wahai Rasulullah” Abu Bakar mengatakan: “Maka Rasulullah pun minum sehingga hilanglah dahagaku”
ﺍَﻟْﺤُﺐُّ .. ﻫُﻮَ ﺍﻟﺰُّﺑَﻴْﺮُ ﻳَﺴْﻤَﻊُ ﺑِﺈِﺷَﺎﻋَﺔِ ﻣَﻘْﺘَﻞِ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﷺ ﻓَﻴَﺨْﺮُﺝُ ﻳَﺠُﺮُّ ﺳَﻴْﻔَﻪُ ﻓِﻲ ﻃُﺮُﻕِ ﻣَﻜَّﺔَ ﻭَﻫُﻮَ ﺍﺑْﻦُ ﺍﻟْﺨَﺎﻣِﺴَﺔِ ﻋَﺸَﺮَ ، ﻟِﻴَﻜُﻮْﻥَ ﺳَﻴْﻔُﻪُ ﺃَﻭَّﻝَ ﺳَﻴْﻒٍ ﺳُﻞَّ ﻓِﻲ ﺍلْإِﺳْﻼَﻡِ .
Cinta Adalah Zubair yang mendengar kabar terbunuhnya Rasulullah, lalu dia pun keluar dengan menyeret pedangnya di jalan-jalan kota Makkah, padahal usianya baru 15 tahun. Agar pedangnya menjadi pedang pertama yang terhunus dalam sejarah Islam
ﺍﻟﺤُﺐُّ .. ﻫُﻮَ ﺭَﺑِﻴْﻌَﺔُ ﺑْﻦُ كَعْبٍ ﺣِﻴْﻦَ ﻳَﺴْﺄَﻟُﻪُ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﷺ ﻣَﺎﺣَﺎﺟَﺘُﻚَ ؟ ، ﻓَﻴَﻘُﻮْﻝُ : ﺃَﺳْﺄَﻟُﻚَ ﻣُﺮَﺍﻓَﻘَﺘَﻚَ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ .
Cinta Adalah Rabi’ah bin Ka’b saat Rasulullah Saw bertanya kepadanya “apa yang kamu mohonkan?” Rabi’ah pun menjawab: “aku meminta agar aku bisa mendampingimu di surga”
ﺍﻟﺤُﺐُّ .. ﻫُﻮَ ﺍﻣْﺮَﺃَﺓُ ﺑَﻨِﻲ ﺩِﻳْﻨَﺎﺭٍ ، ﺣِﻴْﻦَ ﻳَﺨْﺮُﺝُ ﺯَﻭْﺟُﻬَﺎ ﻭَﺃَﺑُﻮْﻫَﺎ ﻭَﺃَﺧُﻮْﻫَﺎ ﺇِﻟَﻰ ﺃُﺣُﺪٍ ﻓَﻴَسْتَشْهِدُوْنَ جَمِيْعاً فِي سَبِيْلِ اللهِ ﻭَﻳُﻨْﻌَﻮْﻥَ ﻟَﻬَﺎ، ﻓَﺘَﺮَﻯ ﺭَﺳُﻮْﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﷺ ﻓَﺘَﻘُﻮْﻝُ : ﻛُﻞُّ ﻣُﺼِﻴْﺒَﺔٍ ﺑَﻌْﺪَﻙَ ﺟَﻠَﻞٌ .
Cinta Adalah seorang wanita dari keturunan Bani Dinar. Saat suami, ayah, saudara laki-lakinya pergi ke medan Uhud lalu mereka semua mati syahid di jalan Allah, berita kematian mereka pun sampai kepadanya. Lalu wanita itu memandang Rasulullah kemudian mengatakan: “musibah apapun selainmu adalah kecil”
ﺍﻟﺤُﺐُّ .. ﻫُﻮَ ﺛَﻮْﺑَﺎﻥُ ﺣِﻴْﻦَ ﻳَﺴْﺄَﻟُﻪُ ﺍﻟﺮَّﺳُﻮْﻝُ ﷺ : ﻣَﺎ ﻏَﻴَّﺮَ ﻟَﻮْﻧُﻚَ ؟ ﻓَﻴَﻘُﻮْﻝُ : ﻣَﺎﺑِﻲ ﻣَﺮَﺽٌ ﻭَﻻَﻭَﺟَﻊٌ ﺇِﻻَّ ﺃﻧِّﻲ ﺇِﺫَﺍ ﻟَﻢْ ﺃﺭَﻙَ ﺍِﺳْﺘَﻮْﺣَﺸْﺖُ ﻭَﺣْشَةً ﺷَﺪِﻳْﺪَﺓً ﺣَﺘَّﻰ ﺃَﻟْﻘَﺎﻙَ.
Cinta.. Adalah Thauban ketika Rasulullah Saw bertanya kepadanya: “apa yang membuat warna (wajahmu) berubah?” lalu Thauban menjawab: “aku tidak sakit dan terluka, hanya saja jika aku tidak melihatmu aku menjadi sangat merindu kesepian sampai aku bertemu denganmu”
ﺍﻟﺤُﺐُّ .. ﻋِﻨْﺪَﻣَﺎ ﻳَﻘُﻮْﻝُ ﺍﻟﺼِّﺪِّﻳْﻖُ ﻟِﻠﺮَّﺳُﻮْﻝِ ﷺ ﻗَﺒْﻞَ ﺩُﺧُﻮْﻝِ ﺍﻟْﻐَﺎﺭِ: ﻭَﺍﻟﻠَّﻪِ ﻻَﺗَﺪْﺧُﻠْﻪُ ﺣَﺘَّﻰ ﺃَﺩْﺧُﻞَ ﻗَﺒْﻠَﻚَ، ﻓَﺈِﺫَﺍ ﻛَﺎﻥَ ﻓِﻴْﻪِ شَيْءٌ ﺃَﺻَﺎﺑَﻨِﻲْ ﺩُﻭْﻧَﻚَ .
Cinta.. Adalah ketika Abu Bakar AS-Shiddiq berkata kepada Rasulullah Saw sebelum memasuki gua (Tsur): “Demi Allah, janganlah engkau masuk sampai aku masuk terlebih dahulu, jika ada sesuatu di dalam gua ini maka akulah yang terkena bukan engkau”
ﺍﻟﺤُﺐُّ .. ﻫُﻮَ ﺃَﺑُﻮْﺑَﻜْﺮٍ ﻳَﺒْﻜِﻲ ﺍﻟﺮَّﺳُﻮْﻝَ ﷺ ﻟَﻤَّﺎ ﺑَﺪَﺕْ ﻃَﻼَﺋِﻊُ ﺭَﺣِﻴْﻠِﻪِ ، ﻓَﻴُﻮَﺍﺳِﻴﻪِ ﷺ : ﻻَﺗَﺒْﻚِ ، ﻟَﻮْﻛُﻨْﺖُ ﻣُﺘَّﺨِﺬًﺍ مِنَ الْبَشَرِﺧَﻠِيْلاً ﻻَﺗَّﺨَﺬْﺕُ ﺃَﺑَﺎﺑَﻜْﺮٍ ﺧَﻠِﻴْﻼً.
Cinta.. Adalah Abu Bakar yang menangisi RAsulullah Saw ketika tampak tanda-tanda telah dekat kewafatannya, lalu Rasulullah menenangkannya: “Janganlah kamu menangis! Jika saja aku boleh menjadikan seseorang kekasih dari golongan manusia, aku pasti menjadikan Abu Bakar kekasihku”
ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﷺ : “ ﻣِﻦْ ﺃَﺷَﺪِّ ﺃُﻣَّﺘِﻲ ﻟِﻲ ﺣُﺒًّﺎ ﻧَﺎﺱٌ ﻳَﻜُﻮْﻧُﻮْﻥَ ﺑَﻌْﺪِﻱْ ﻳَﻮَﺩُّ ﺃَﺣَﺪُﻫُْﻢْ ﻟَﻮْ ﺭَﺁﻧِﻲْ ﺑِﺄَﻫْﻠِﻪِ ﻭَ ﻣَﺎﻟِﻪِ ”.
Rasulullah Saw bersabda: “diantara kecintaan yang begitu besar dari umatku adalah mereka yang hidup setelahku, diantara mereka ada yang begitu ingin melihatku meskipun dengan mengorbankan keluarga dan hartanya”
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا وَقُرَّةِ أَعْيُنِنَا وَشَفِيْعِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ الْأَطْهَارِ الْأَبْرَارِ وَصَحْبِهِ الْأَحِبَّةِ الْأَخْيَارِ وَعَنَّا مَعَهُمْ وَجَمِيْعِ الْمُؤْمِنِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
Ya Allah berilah Selawat dan salam dan keberkahan untuk baginda kami, Nabi kami, kekasih kami, penghibur kami, pemberi kami syafaat di hari kiamat; Muhammad beserta keluarganya yang suci dan baik, dan para sahabatnya para kekasih pilihan, begitupun kami termasuk dari mereka dan seluruh orang mukmin dengan Rahmat-Mu wahai Yang Maha Penyayang
SILA SHARE DAN SEBARKAN DENGAN PENUH KECINTAAN
(Ustaz Iqbal Zain al Jauhari)
15. lomba kebaikan
pesan kepada para milenial (dan diri sendiri):
1. semua keindahan dan kebahagiaan yang tampak di sosial media adalah (hanyalah) kulit luar. setiap orang memiliki gejolak dan keruwetan hidup sendiri, yang kebanyakan tidak kamu ketahui. jangan pernah membandingkan apa yang tampak di “permukaan hidup orang lain” dengan apa yang ada di “bagian terdalam hidupmu”.
2. kalau kamu merasa seperti dipanah jika melihat keindahan dan kebahagiaan orang lain itu–ada yang harus diperiksa dengan dirimu. mungkin kamu belum bersyukur atas dirimu sendiri. ubahlah caramu mengukur kebahagiaan: jangan dari yang paling sempurna ke yang kamu miliki, tetapi dari yang serba tidak ada (dari kemungkinan yang paling buruk) ke yang kamu miliki–niscaya kamu lebih bersyukur.
3. irilah kepada orang-orang yang tepat, yaitu mereka yang berilmu dan mengamalkannya di jalan kebaikan, serta mereka yang berharta dan membelanjakannya di jalan kebaikan.
4. orang yang bertumbuh tidak pernah iri dengan pertumbuhan orang lain. orang yang bertumbuh juga tidak iri dengan keberhasilan orang lain. mereka iri kepada orang lain yang bertumbuh–kepada kegigihannya, ketekunannya, keuletannya, kesabarannya. hal ini mendorong diri mereka untuk menjadi semakin baik.
5. berlomba dalam kebaikan tidak berarti berlomba dalam mendapatkan sesuatu–jodoh, karir, prestasi, dan sebagainya–tetapi berarti berlomba dalam memberikan dan membagi sesuatu–makna dan manfaat. ingatlah bahwa saingan terbesarmu dalam perlombaan ini adalah dirimu sendiri, bukan orang lain. yaitu dirimu yang kadang malas, menunda-nunda, tidak penuh menghayati yang dilakukan, atau kurang sabar dan kurang ikhlas.
6. kalau ingin bersama-sama maju, sadarilah bahwa sekarang bukan zamannya untuk berperang di kolom komentar atau berbalas-balas status #nomention yang seakan membicarakan di belakang. sekarang ini zamannya kita berperang gagasan. lebih baik lagi, berperang karya.
7. pada dasarnya, jangan pernah membandingkan apapun. bahkan, jangan pernah membandingkan ujian yang diterima orang lain dengan ujian yang diterima olehmu. melalui ujian yang kita lalui, Allah tidak sedang menunjukkan siapa yang kuat siapa yang lemah, tetapi melihat siapa yang dekat dengan-Nya, siapa yang tidak.
ini saya setiap buka timeline Path dan Instagram, “ya Allah jadikanlah kami manusia yang pandai mensyukuri nikmat-Mu. limpahkanlah kepada kami rasa syukur sebanyak nikmat yang Engkau limpahkan.”
Memangnya aku siapa, yang selalu mencarimu?
Memangnya kamu siapa, yang selalu mencariku?
Pokoknya kalo kita dapet masalah,yg perlu kita evaluasi pertama hubungan kita sama Allah.
Ustadz Hanan Attaki
Sangat menampol.