“Tahu, tidak? Sebagian besar manusia gagal mendefinisikan dirinya sendiri. Tetapi, begitu hebat dalam menghakimi orang lain.”
— Selalu ada orang-orang yang kesulitan mencari kaca.

Discoholic 🪩

PR's Tumblrdome
Sweet Seals For You, Always
official daine visual archive

shark vs the universe

gracie abrams

pixel skylines
YOU ARE THE REASON
Misplaced Lens Cap
🪼
Show & Tell

#extradirty
he wasn't even looking at me and he found me
untitled
The Bowery Presents
noise dept.
Sade Olutola
𓃗
One Nice Bug Per Day
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Canada
seen from Germany

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Canada
seen from United States
@furqoonmafif
“Tahu, tidak? Sebagian besar manusia gagal mendefinisikan dirinya sendiri. Tetapi, begitu hebat dalam menghakimi orang lain.”
— Selalu ada orang-orang yang kesulitan mencari kaca.
“Bahwasanya kebahagiaan tak selalu berbentuk senyum yang terukur, terkadang luka juga bisa membuat bahagia karena dapat bersyukur.”
— Semoga rasa cukup dan syukur selalu menghiasi langkah kita.
Seperti berhenti tapi tidak tapi berhenti karena apa, rasany sudah mentok disini. Tapi aku ingin maju, tapi...
Ah ternyata hidupku banyak “tapi” yang mengakibatkan masalah tak kunjung selesai
Sekarang, kejarlah pelan-pelan cukup dirimu yang mengapresiasi ini
11 UJIAN PSIKOLOGIS UNTUK NABI YUSUF (عليه السلام) . Oleh Muhammad R. Ridho . Nabi Yusuf (عليه السلام) adalah kisah nyata anak manusia yang mengalami: . 1. Menjadi korban sibling rivalry (persaingan antar saudara) yang sangat parah . 2. Korban percobaan pembunuhan terhadap beliau ketika dilempar ke dalam sumur dalam . 3. Potensi trauma claustrophobia (takut pada ruang sempit tertutup) dan auchlophobia (takut pada tempat yang gelap) ketika berada di dalam sumur yang sempit dan gelap . 4. Potensi separation anxiety disorder (SAD) yaitu perasaan cemas atau tertekan akibat berpisah dengan orang yang sangat dicinta. Nabi Yusuf terpisah dengan sang ayah tercinta, Nabi Yakub dan adik seayah seibu, Bunyamin . 5. Korban human trafficking (perdagangan manusia) oleh kafilah musafir yang menyelamatkannya dari sumur lalu dijual ke pasar . 6. Korban sexual abuse (kekerasan seksual) dari nyonya majikan. Lalu beliau difitnah telah mencoba mencabuli istri tuan rumah yang sangat dihormati tersebut . 7. Korban sexual harassment (godaan sex) ketika disuruh tampil di depan istri para pejabat tinggi, kemudian beliau dirayu, tapi beliau menolak sampai merasa kehidupan di penjara lebih baik . 8. Korban kriminalisasi, beliau harus hidup di dalam penjara bukan karena kesalahannya . 9. Dilupakan teman di penjara, yang pernah berjanji menyampaikan permasalahan kasus Nabi Yusuf kepada Raja setelah bebas. Setelah beberapa tahun kemudian barulah teman itu ingat . 10. Kemampuan membalas dendam, saat bertemu dengan saudara-saudara beliau dan dalam posisi memiliki kekuasaan untuk membalas dendam. Tapi beliau lebih memilih memaafkan . 11. Ujian jabatan sebagai Menteri, ini adalah salah satu ujian besar apalagi mengelola kerajaan besar seperti Mesir. Selain itu juga tugas beliau untuk menyelamatkan rakyat dari ancaman kelaparan merupakan pertaruhan besar . Sumber: https://www.facebook.com/groups/2459407004309774/permalink/2471511286432679/ https://www.instagram.com/p/B77TsYjAmJl/?igshid=yfd9c2x1zctx
With every other creation, if you messed up, if you ever said something wrong to your mother, or your father, or your husband, or your wife, or your brother, or your friend. You said something wrong to them, you did something wrong to them . You should go to them. You should apologize. Sincerely apologize, and move on with your life. You don’t keep going back, and apologizing over, and over again . The only one you have to keep going back to, and keep apologizing over and over again is who? It is Allah (ّعز وجل) . - Nouman Ali Khan . . Dengan setiap ciptaan lainnya, jika kamu mengacau, jika kamu pernah mengatakan sesuatu yang salah pada ibumu, ayahmu, suamimu, istrimu, saudaramu, atau temanmu. Kamu harus pergi ke mereka dan meminta maaf . Minta maaflah secara tulus, dan lanjutkan hidupmu. Kamu tidak harus terus menerus kembali, dan meminta maaf berulang-ulang . Satu-satunya yang membuatmu terus menerus kembali, dan terus meminta maaf lagi, dan lagi, kepada siapa? Kepada Allah (ّعز وجل) . - Nouman Ali Khan . . Credit: @noumanalikhan @bayyinahinst @bayyinahindonesia . #noumanalikhan #noumanalikhanindonesia #nakindonesia #bayyinahindonesia https://www.instagram.com/p/B7AGRl0A6UI/?igshid=1gb2n6loymon3
Keburukan orang lain jangan sampai membuatmu juga berlaku buruk. Terus kalau udah berbuat baik lagi dibalas dengan buruk lagi atau dicuekin. Yaudah. Berarti nilai diri orang tersebut ya cuma segitu.
untuk kamu, masih terasa lelah ya? kukirimkan peluk dan rasa kagum kepada dirimu yang masih mau diam menahan amarah dan tetap berjalan. sungguh hidup memang perjalanan untuk menjadi lebih baik, jadi jika sekarang belum baik berarti kau sedang menuju menjadi baik karena kau begitu tenang dan lekukan senyumu selalu hadir dibalik kondisimu yang tidak baik-baik saja saat ini. salam
DIRI KUAT
berkualitas dan taat adalah sebuah tameng bagi diri sendiri. dimana itu lahir dari diri sendiri dan tentu kita kembalikan lagi kepada Allah apakah diridhoi atau tidak, jelas kita harus sadar tentang hal ini pada masa sekarang, nunggu masa nanti apakah menjamin masih bisa diraih?
Kau bersuara keras, memaksa untukku berhenti hanya sekilas untuk mengaggumi mu.. melintas didepan mataku hanya sesaat. Ingin kuhampiri, tp kau terlalu cepat sehingga berbahaya bagiku yang dapat membunuhku rasa ini. Berhentilah ke stasiun rasa ini secara perlahan, ajak aku masuk kedalam ruang hatimu dan ajak aku tersenyum saat berpetualang bersamamu.
furq.to
Bertahanlah, Allah Maha Adil!
Pernah merasa sendiri? Eh sebentar, ganti pertanyaan dulu, pernah merasa berjuang sendiri? Hm, atau memang saat ini sedang berjuang sendiri?
Ah, kesendirian adalah ujian paling memukau, apalagi dalam perjuangan. Karena dalam sejarah selalu begitu, jalan perjuangan tidak diisi oleh banyak orang, jalan perjuangan selalu diisi oleh kesendirian atau dalam kata lain, sedikit orangnya. Bahkan, sekelas para nabi saja, kelak didapati di hari akhir ada yang tidak mempunyai pengikut sama sekali.
Suatu masa, kesendirian membuat kita lelah bahkan berujung sambat. Hahah, sambat, memang tidak baik, ganti deh bukan sambat, tapi mencoba mencari solusi.
"Mas, aku kok, kaya berjuang sendiri ya. Padahal temenku banyak" kataku malam itu
"Dek, kamu tau nda? Allah itu Maha Adil"
"Maksudnya gimana mas?"
"Ya, Allah itu Maha Adil. Kesendirian itu merupakan ujian. Bisa jadi, saat ini, sedang Allah berikan kepadamu, untuk kelak diliat hasilnya, apakah berhasil melewati dengan baik atau tidak"
Aku menyimak
"Kesendirian mu dalam berjuang saat ini, jangan dipikir sederhana, ya walaupun jangan juga menjadi beban. Bisa jadi, saat kamu bisa melewati ujian kesendirian saat ini, Allah akan berikan sebuah kesempatan kebersamaan yang paling indah, sebagai tanda kelulusanmu, ya tapi tetap pada akhirnya kebersamaan juga akan menjadi ujian. Tapi, pada intinya pada kesendirian mu dalam berjuang, bertahanlah. Allah itu Maha Adil!"
Hingga malam ini, solusi yang beliau sampaikan terus terngiang, bahkan seperti menjadi energi baru.
Aku, atau mungkin kamu yang baru pertama menghadapi ujian kesendirian dalam berjuang, tak pernah menyangka, bahwa begitu hebat dan luar biasa rasanya; sendiri dalam perjuangan.
Tapi, malam ini mari kita putuskan, untuk terus bertahan. Walau sendiri. Sendiri dalam perjuangan. Bahkan, saat seharusnya kebersamaan itu hadir,bertahanlah! Allah Maha Adil.
Berbaik sangkalah, bahwa Allah telah menyiapkan hadiah kelulusan atas ujian itu, mungkin, dengan kebersamaan yang paling indah, yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.
Bertahanlah!
Seks Bebas Bukan Amanat Reformasi
Gimana ya, paham sih sebenernya karena demonstrasi hari ini lintas spektrum dan pemikiran. Banyak macem orang. Bisa jadi sebagian orang fokus ke isu yang satu dan sebagian lagi fokus ke isu yang lain.
Namun, sebelum gerakan moral ini semakin jauh melangkah, tulisan ini cuma ingin sekadar mengingatkan. Kalau semangatnya adalah #TuntaskanReformasi, maka mahasiswa tak sepatutnya memasukkan 'seks bebas' ke dalam agendanya.
Ada 6 amanat reformasi yang disepakati.
Adili Soeharto dan kroni-kroninya.
Cabut dwifungsi ABRI.
Hapuskan budaya KKN.
Otonomi daerah seluas-luasnya.
Amandemen UUD 1945.
Tegakkan supremasi hukum dan budaya demokrasi.
Reformasi tidak mengamanatkan seks bebas.
Jangan pakai standar ganda, Bro. Korupsi ditentang karena merugikan negara. Sementara zina yang merusak tatanan masyarakat, malah dibela. Gak semua orang bisa korupsi, karena gak semua orang punya wewenang. Tapi semua orang bisa zina karena semua punya alat kelamin. Koruptor keenakan karema korupsi. Pezina juga keenakan karena zina. Apa gak sama aja seremnya?
Lantas dimana pijakan narasi dalam spandukmu itu? Ayo pimpinan-pimpinan mahasiswa yang masih jernih moral dan pikirannya (yang udah rusak, silakan abaikan pesan ini), lebih waspada dan perbaiki narasi. Saya yakin, banyak yang kecolongan. Mungkin niatnya sarkas atau ngelucu, tapi kebablasan.
Gak lucu juga kalau kiprah kalian hari ini berkontribusi pada aborsi janin atau lahirnya anak-anak hasil perzinahan di masa depan. Negeri ini butuh patriot, bukan pezina yang nurutin hawa nafsu.
Maksiat yang dilakukan sembunyi-sembunyi dan penuh rasa malu berpeluang besar untuk diampuni. Sebaliknya, maksiat yang dilakukan, dikampanyekan, dan dibela tanpa rasa malu berpotensi besar untuk diadzab di dunia. (Abaikan kalau kamu udah gak percaya tuhan dan agama)
Gak usah bawa-bawa tuhan dan agama, mas.
Pancasila dan UUD 1945 juga bawa-bawa tuhan dan agama. Ubah dulu konstitusi kita kalau mau saya gak bawa-bawa tuhan dan agama. Saya NKRI, saya Pancasila. Kamu?
Jakarta | Taufik Aulia
Tolonglah hati, jangan engkau termakan kecewa yang mengakibatkan engkau jadi acuh terhadap mereka yang jasa nya tidak bisa kau hitung dan tak kan mampu kau balas jasa nya yaitu Orang Tua.. kau bisa lahir, kau bisa berubah lebih baik, itu semua qodarullah melainkan juga dari doa didalam keheningan mereka..
Jangan tunggu penyesalan, sadarlah kedepan apa yang akan kau dapat.. kebahagiaan atau penyesalan berkepanjangan (naudzubillah)
Rabu, 18-09-19
Tulisan : Respon
Lautan itu pada dasarnya tenang, anginlah yang membuatnya memiliki ombak. Manusia itu pada dasarnya sama, tapi bagaimana ia merespon suatu kejadianlah yang menjadikannya berbeda.
Kemampuan diri untuk merespon sesuatu itu bergantung pada banyak hal. Pada kemampuan mengendalikan emosi, kedalaman berpikir, pengetahuan, pengalaman, dan sebagainya. Kemampuan merespon itu adalah salah satu cara untuk melihat bagaimana kualitas diri kita sesungguhnya.
Bagaimana saat kita merasa jatuh cinta, bagaimana saat kita sedang marah, bagaimana saat kita sedang menerima kritik, respon yang akan kita berikan berdampak besar pada banyak hal dalam hidup kita.
Mungkin kita tidak menyadarinya, sebab semuanya seperti dalam bawah sadar. Tapi, seketika kita menyadarinya, bukankah kita seringkali menyesal setelah berbuat sesuatu?
Yogyakarta, 13 Agustus 2019 | ©kurniawangunadi
Mencari pujian dari orang lain itu menyempitkan hati, sedang yang kamu dapat hanyalah susah payah tapi sia-sia. Sebagus apapun dan seburuk apapun usaha yang kamu lakukan, mereka tetap akan memandangmu dengan kacamata mereka. Baik dan buruknya manusia itu beda dengan baik buruknya Allah. Istighfarkan saja dalam keadaan lapang maupun sempitmu, ada Allah yang menjaga dan membantumu. Tenang :)
@jndmmsyhd
Tips Nyari Istri Ala Mbah Moen
“Apabila ingin memilih pendamping (istri), pilihlah istri yang tidak mengerti dunia (tidak cinta dunia). Sebab, ukuran keshalihan anakmu tergantung keshalihahan ibunya. Sahabat Abbas memiliki istri yang tidak suka berdandan, sampai-sampai Sahabat Abbas merasa malu jika keluar bersama istrinya. Namun, beliau mempunyai anak yang sangat ‘alim, yaitu Sahabat Abdullah bin Abbas (Perawi Hadits dan Penulis Wahyu). Sayyidina Husain mempunyai istri seorang putri Raja Rustam (Raja Persia). Walaupun seorang putri Raja, namun setelah menjadi istri Sayyidina Husain, ia menjadi tidak suka dengan dunia. Makanya, ia mempunyai putra Sayyid Ali Zainal Abidin bin Husain. Sayyid Ali Zainal Abidin adalah keturunan Kanjeng Nabi yang paling ‘alim. Kyai-Kyai Sarang banyak yang ‘alim begitu, sebab mbah-mbah putrinya (neneknya) suka berpuasa (tirakat). Syech Yasin al-Fadani (ulama besar asal Padang yang tinggal di Mekah) mempunyai istri yang pandai berdagang, mempunyai dua putra, yang satu ahli bangunan, yang satunya lagi bekerja di bidang transportasi. Kedua putra Syech Yasin tidak ada yang meneruskan dakwah ayahnya. Di dalam Al-Qur’an disebutkan (نِسَآؤُكُمْ حَرْثٌ لَكُم) ‘Istri adalah ladang bagi suami’. Sebaik apapun bibit (suami), kalau tanahnya atau ladangnya (istrinya) tidak baik, maka hasil padinya (anaknya) tidak akan baik. Intinya, bisa mempunyai anak yang ‘alim jika istrinya tidak begitu suka pada dunia dan mau berkhidmah penuh kepada suaminya. Jika kamu memilih istri yang bisa bekerja (wanita karier), kamu harus berani tirakat (puasa). Jika kamu tidak berani tirakat, maka carilah istri yang ahli dzikir dan kamu yang harus mencari nafkah (bekerja).”
K.H Maimoen Zubair.
semoga menjadi istri yang dimaksud mbah moen yaaRobbb😭😭😭😭😭
Titip salam kagem kanjeng Nabi nggih, yai😭😭
Jangan mau dibuat bingung
Sudahlah jangan nyalahkan keadaan sekitar, cuma kamunya aja yang lemah karena belum mau berdamai dengan diri sendiri, keadaan sekitar itu sejatinya ujian untuk kepercayaan pada dirimu sendiri. Jadi bergegaslah berdamai!
Berjalan
ketika berjalan sendiri jangan melamun. udah gitu aja
Apalagi ketika banyak masalah, jangan melamun
tapi ajaklah jiwa kecilku bicara asik. agar aku dan jiwa kecilku bisa berdamai biar akhirnya hati ini gak kecewa sama diri sendiri. diriku mari kita mulai :)