Sebuah Opini tentang alur Film
saya adalah salah satu dari ribuan orang gabut yang suka nontonin konten alur film 😂 yaa selain karna efisiensi waktu konten ini cukup menghibur bagi orang² yang cepet bosan nonton film seeprti saya, meski begitu untuk beberapa film yang saya anggap bagus.. saya akan tetap' berkorban' untuk menonton filmnya secara utuh.
Namun bnyak catatan penting sebab sebenarnya itu ilegal guys 😅
Dan bakal membawa banyak kerugian bagi produsen film.Lain hal banyak bngt spoiler film ini menggunakan thumbnail yang cukup sensual dan kiranya tidak pantas.
Padahal sebenarnya inti filmnya bukan di situ.
Sudah bukan rahasia lagi
Bahwa s*x adalah bumbu pelengkap yang sangat sayang untuk tidak di tambahkan dalam perfileman orang-orang Western.
Tapi.. saya yakin jika orang² cuma tertarik pada adegan ranjangnya saja,itu sudah cukup sebagai bukti bahwa sang produser gagal dalam filmnya.
Atau bisa juga si penonton yang tidak paham esensi sebuah karya seni. Jenis Penonton seperti ini biasanya sulit untuk memahami titik keindahannya.. Nyarinya yang aneh-anehnya doang.
Yaa klo begitu kenpa gak nonton blue film aja yak 😂 (jangan ngajak gelud saya gegara nyaranin blue film yak... canda aja wan kawan)
Sebenarnya yang di 'jual' bukan cuman ttg s*x aja, kesadisan, dendam, pedofilia,psikopat,perang, dan hal-hal menjijikan lainnya cukup laku untuk konten alur film ini..
Maka dari itu dengan jujur saya mengatakan bahwa ini salah satu bentuk peng-eksploitasian sebuah karya seni. :'³
Btw mo cerita dikit awal awal kenal konten alur film saya jadi keranjingan sama hal hal berbau peperangan dan NAZI wkwk.. Sehari bisa 5-10 film tak nontonin.
Sebab konten yang saya tonton sering tidak di sensor, alhasil itu cukup buat saya bermimpi buruk untuk bbrpa malam ...
😂 sejak saat itu saya udh mulai batasin nonton film perang.. Dan beralih ke yang lebih soft kaya :³ kaya film Jepang seperti yg dari studio Ghibli (extrim banget yekan dari perang ke animasi anak²😂)
Selasa 21 September 2021 ( 21.52)














