Arab Saudi dan sekutunya kembali menyerang yaman meskipun Arab Saudi mengeluarkan pengumumkan serangan udara berakhir tapi kenyataannya masih dilanjutkan serangan udara. Kekhawatiran terganggunya pasokan minyak membuat harga crude oil kembali naik diatas $ 58. Perlu diketahui bahwa yaman bukanlah produsen minyak mentah yang besar akan tetapi yaman merupakan jalur distribusi minyak mentah terbesar melalui selat Bab el Mandeb yang menjadi kontrol akses ke Laut Merah, Terusan Suez dan Pelabuhan Barat Arab Saudi. Pasokan minyak mentah secara global masih berlimpah apalagi Arab Saudi dan Iran menggenjot produksinya selain itu Amerika juga meningkatkan produksinya. OPEC akan menggelar pertemuan pada bulan Juni dan beberapa Negara mengharapkan pemangkasan output produksi. Secara teknikal, jika harga terus bergerak naik, kemungkinan Crude Oil akan mencoba test psikologis price $ 60 akan tetapi jika terjadi taking profit karena kenaikan sebesar $ 10 selama bulan april, kemungkinan harga akan test $ 54 - $ 53. (at PT.Monex Investindo Futures Semarang)