“Kau tidak memilih aku, dan kau tau betapa terpukulnya aku untuk bisa menerima kenyataan itu? Mengetahui bahwa di matamu aku bukan yang terbaik; meski aku sudah memberikan yang terbaik untukmu.”
—

Product Placement
Stranger Things

No title available
taylor price

⁂
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
h
Sweet Seals For You, Always
occasionally subtle
AnasAbdin
NASA
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

#extradirty
TVSTRANGERTHINGS
noise dept.
Mike Driver
I'd rather be in outer space 🛸
ojovivo
Cosimo Galluzzi
Monterey Bay Aquarium

seen from Malaysia

seen from France
seen from United Kingdom

seen from Thailand
seen from Singapore
seen from Portugal

seen from United States

seen from Australia

seen from Hong Kong SAR China

seen from Türkiye
seen from United States
seen from Ecuador

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye
seen from Malaysia

seen from Belgium

seen from United States

seen from Oman
@septemberdelapan
“Kau tidak memilih aku, dan kau tau betapa terpukulnya aku untuk bisa menerima kenyataan itu? Mengetahui bahwa di matamu aku bukan yang terbaik; meski aku sudah memberikan yang terbaik untukmu.”
—
“Aku butuh waktu melupakanmu. Tapi kau butuh dia untuk melupakanku.”
— Bemaratamukti
“Terima saja. Dalam dunia ini memang selalu ada sosok yang hanya dipertemukan tapi tidak untuk ditakdirkan.”
—
Pernah melangitkan namamu. Dalam sepertiga malamku. Dalam setiap sujud panjangku. Tapi kesungguhan doaku ternyata belum bisa merengkuh hatimu. Belum sanggup untuk menggetarkan jiwamu. Dan belum mampu untuk mendekatkannya kepadaku.
Pada akhirnya, aku hanya bisa berpasrah. Dalam gemuruh rasa amarah. Bergumul dengan ombak kecewa yang menggulung dalam dada. Meski sejatinya semua itu terkesan sia-sia. Namun dimata-Nya itu adalah yang terbaik untuk kita.
Meminta hatimu kepada-Nya. Merayu-Nya dengan lembut nan mesra. Seperti angin fajar yang menyapa dedaunan dengan nyaman. Seperti itulah yang masih ku lakukan. Sampai nanti masing-masing dari kita saling mencari dan menemukan kembali. Untuk terikat kuat dalam janji suci yang abadi.
@suniyahdewi
Warsaw, Poland - Then and now..
Then you turn as cold as the weather..
Setiap kepergian memiliki alasan. Tetapi tidak semua kepergian kamu perlu tahu alasannya. Sebab tidak mudah bagi seseorang menyampaikan alasan, saat dia tahu keadaan tidak mungkin baik-baik saja.
Kepergiaan yang tiba-tiba tentu mengejutkan dan sangat menyakitkan bagimu. Namun jika kamu lebih peka, kamu sebetulnya tahu jika seseorang sebetulnya sudah menunjukan jika perlahan dia akan meninggalkanmu.
Semuanya memang akan terasa sia-sia, tetapi tidak perlu lagi ada yang kamu sesali, tidak perlu ada yang kamu pertanyakan. Seseorang memilih mengakhiri hubunganya dengan keputusan sadarnya.
Lalu untuk apa lagi kamu harus mempertahankannya? Sementara dia bisa begitu mudahnya meninggalkanmu.
Berhentilah untuk memberatkan langkahnya, biarkan saja dia pergi dengan pilihannya. Meski dilupakan adalah hal yang berat untuk dilalui. Berdamai dengan rasa sakit juga bukanlah hal yang mudah.
Setiap orang yang hadir dalam kehidupanmu tidak selamanya akan menetap. Beberapa orang datang untuk memberi pelajaran, beberapa orang datang untuk menghadiahi kenangan.
Sadari bahwa dia memang bukan untukmu, cepat atau lambat, sekarang atau nanti. Kapanpun waktunya, jika dia memang bukan milikmu, maka pada akhirnya dia akan pergi, pada akhirnya kamu akan berpisah.
Setiap rasa sakit bisa disembuhkan, setiap luka akan pulih. Sekarang tinggal bagaimana kamu mau mengakui kehilanganmu, menerima kekecewaanmu, dan berdamai dengan kesedihanmu.
Bersabarlah, merawat memang perlu waktu.
—ibnufir
"Man proposes Allah disposes".
Semakin memakai rasa semakin takut kecewa. Semakin ingin memiliki semakin takut utk kehilangan. Makanya tidak salah kalau jatuh cinta sebelum halal itu adalah ujian.
@dessyrhma
“Perpisahan paling keji adalah yang tiba-tiba menghilang. Tidak ada pelukan, tidak ada kecupan perpisahan, tidak ada kalimat penyelesaian. Dipaksa ikhlas melepas ketika masih ada rasa sayang.”
— (via mbeeer)
“Karena yang paling menyakitkan adalah mengetahui orang yang kita cintai, tengah mencintai orang lain juga.”
— (via mbeeer)
“I no longer want it all, just some comfort and some sex and some minor love.”
— Charles Bukowski (via quotemadness)
I like you because you are you.
Aku Tahu
"Ditinggal nikah itu rasanya nggak enak ya, Mba."
Aku tahu bagaimana kecewamu.
Saat dia yang kau nanti dengan sepenuh hati malah berbalik arah, bukan ke arahmu.
Aku tahu bagaimana nelangsamu.
Saat dia yang kau puja setengah mati, nyatanya mendamba dan memilih yang lain.
Duhai, semesta tak pernah salah dalam mempertemukan.
Kita sebagai manusia yang seringnya terlalu berlebihan.
Maka baca ini sebagai pengingat,
Apa saja yang di takdirkan untukmu takkan pernah melewatimu. Dan apa yang tidak di takdirkan untukmu akan melewatimu, sekeras apapun usahamu dalam menjaganya.
Nostalgia Perasaan
Teman: Kenapa, sih, lo suka enggak konsisten gitu?
Saya: Apanya yang enggak konsisten?
Teman: Itu, lho. Lo bilang udah beranjak dari orang yang lo tulisin setahun ini setelah ditinggal nikah. Kok, masih aja galauin perempuan itu?
Saya: Cuman ingin nostalgia rasa aja. Begini cara saya belajar soal sebuah hubungan. Soal sebuah penantian.
Teman: Yha, kalau gitu tetap aja kesannya lo cuman nulis tok, enggak ada artinya.
Saya: Semua tulisan saya tentang dia ada artinya. Kalau enggak, saya enggak akan tahu jika soal memiliki, enggak cuma seberapa dalam cinta itu, tetapi juga seberapa mantap untuk melangkah lebih lanjut.
Teman: Lo mmangnya masih cinta dia?
Saya: Bagi saya, mencintainya ialah ketika saya mencintai kebahagiaan yang sudah dia pilih, meskipun bukan dengan saya. Dan, kamu enggak bisa menghilangkan begitu saja walaupun sudah beranjak.
Teman: Terus sekarang lo kenapa masih sendiri?
Saya: Lagi nikmatin perjalanan menemukan saja, hehe. Menikah itu disegerakan, tetapi enggak terburu-buru. Jangan impulsif karena sekelilingmu pada nikah, terus kamu jadi ingin juga. Saya butuh belajar kedewasaan sedikit lagi. Butuh waktu untuk memantapkan hati kalau sudah waktunya memikirkan hal ini.
Sebuah percakapan dengan sahabat di kedai kopi Selatan Jakarta.
Absolutely adorable 😺 by gringomoustachecat