TANPA JUDUL (LAGI)
Hei kau! Kenapa dengan kau?! Apa salah kami?! Ada apa dengan dunia saat ini, kenapa bisa-bisanya pemimpin seperti kau menjadi pemenang. Sudah, tampak jelas ketika pemilu kau lontarkan, pernyataan yang menyayat hati sebagian masyarakat. Masihkah, kalian menyayangi pemimpin yang menghakimi masyarakat tidak bersalah. Tuduh dia, Tuduh mereka, Tuduh kalian. Itu mereka, berjenggot panjang dan berkumis. Berkopiah putih. Tangkap! Teroris! Mengancam keamanan, kita harus lindungi masyarakat. Jangan beri mereka cela sedikitpun untuk masuk. Keputusanmu dalam bertindak, saat ini. Sangat kami sayangkan. Semboyanmu, 'membuat negeri ini kembali hebat'. Kami yakin, negerimu tidak akan hebat. Tapi, negerimu adalah sekumpulan orang-orang penakut; tak berani mencegah. Iya kau penakut. Keputusanmu, memberi rasa aman pada masyarakat atau memberi rasa takut. Ah, negeri pencetus yang katanya, 'sistem terbaik di dunia' tapi, kau tidak sama sekali mencerminkan. Jangan panggil kami 'teroris'. Kalau kalian hanya melihat dari sudut pandang berita yang selama ini memutarbalikan fakta tentang keyakinan kami. Tapi, lihatlah kami secara langsung. Engkau akan tau, betapah indahnya keyakinan kami. Untuk pemimpin yang saat ini sedang bergelora. Sekedar mengingatkan, apapun tindak-tandukmu. Pasti akan dipertanggung jawabkan kelak. Kalau, kau masih punya keyakinan. S Hidayat. 3 Februari 2017, 19.51PM. Tangerang Selatan.








