Sejak dulu, dulu bangeettttt, aku udah siapin nama buat anak-anakku. Dan yang pertama dan utama sekali namanya adalah Umar, apapun yang terjadi pokoknya kalau Allah amanahkan aku anak laki-laki, aku akan beri nama Umar. Pokoknya harus ada kata Umar dan Abdurrahman. Titik. Waktu itu nama yang paling firm dan kayanya ga bakalan bisa berubah lagi adalah “Umar Abdurrahman Al Fath”. Udah fix banget nih menurut aku. Nama ini aku pilih bahkan jauh sebelum aku tau siapa abinya. Qadarullah ternyata nama abinya Fath juga,, tambah cocok lah kaannn...
Tapi makin kesini makin
bejibun banget nama anak orang pake fath-fath,, ah apa aku ganti aja ya? Aku sempat memikirkan beberapa alternatif nama, Omar Said Abdurrahman, atau Omar Mukhtar Abdurrahman. Nama Omar Said ngikutin namanya HOS Tjokroaminoto, gurunya para bapak bangsa ini. HOS itu singkatan dari Haji Omar Said. Sementara Kalau Omar Mukhtar itu nama seorang pejuang Islam Libia yang juga maa syaa Allah keren banget.
Tapi apapun itu, pokoknya harus ada Umar dan Abdurrahman nya. Soalnya aku ngefans banget sama Umar bin Khattab. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam aja sampai bilang, kalaulah seandainya ada nabi setelahku, maka orang itu adalah Umar. Maa syaa Allah. Terus Abdurrahman itu karena, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam pernah bersabda bahwa nama yang paling dicintai oleh Allah adalah Abdullah, dan Abdurrahman. Jadi aku udah tetapkan insyaallah nanti nama anakku Umar Abdurrahman sama Ali Abdillah.
Yaa,, manusia cuma bisa berencana. Tau-tau anakku namanya jadi Muhammad Al Musthafa Asadullah. Ga pernah kepikiran sama sekali bakal ngasih nama itu. Waktu baru lahiran banyak yang nanya makna dari nama anakku, tapi waktu itu aku jawabnya simple aja, namanya Rasulullah sama nama abinya. Udah gitu aja. Soalnya kalau mau kujawab beneran bakalan panjang ceritanya, kaya sekarang yang lagi aku tulisin ini. Dan kayanya cuma dua orang di dunia ini yang tahu sejarah dibalik nama itu; abinya dan giku (sahabatku tercintah).
Jadi kenapa Muhammad?
Jadi, waktu hamil Muhammad, qadarullah aku sering banget nangis, aku jadi melow banget. Gatau kenapa ya, mikirin banget gitu, keadaan negri kaya gini banget, keadaan umat gini banget. Dimana-mana muslim dizalimi dan ga ada satupun yang berani untuk membela. Umat muslim benar-benar dalam keadaan yang dihinakan. Padahal Allah bilang, “kuntum khaira ummah”, kalian adalah sebaik-baik umat. Ya umat Islam itu hakikatnya adalah umat yang paling mulia karena kita umat dari nabi yang paling mulia. Tapi lihatlah keadaannya sekarang. Hampir tiap hari aku nangis terus, tiap liat berita, di sosmed, dimana-mana. Umat Islam benar-benar kehilangan kemuliaannya. Mereka sungguh telah dihinakan oleh musuh-musuh Islam. Dan aku yearning banget, seandainya Rasulullah ada disini sekarang bersama kita. Pasti beliau shallallahu ‘alaihi wassalam akan membela dan melindungi. Mengobati luka dan membesarkan hati dengan janji Allah yang Maha Tinggi.
Sungguh, aku rinduuuu sekali. I cried hard, really hard, like every single day. Nangis nya sampai hampir muntah gtu, saking parahnya, sampai sesak nafas. Suatu hari, aku nangis sampai suamiku pulang dari kantor, dan beliau mendapatiku bersimbah air mata. Setelah ku ceritakan sebabnya, beliau berkata, insyaallah kalau Allah amanahkan kita anak laki-laki, kita kasih nama Muhammad ya.
Jadi begitulah, akhirnya kami namai buah cinta kami, dengan sosok yang paling amat sangat kami cintai.
Awalnya niatnya namanya cuma Muhammad aja. Udah. Ga pake embel-embel apa-apa lagi. Etapi kok orang-orang kaya ga terima gitu. Tiap ditanya “namanya siapa?”, trus aku jawab “Muhammad”, trus pasti nanya lagi, “Muhammad apa?”. Gitu terus..
Yaudah, akhirnya kita tambahinlah namanya dengan Al Musthafa (gelarnya Rasulullah) dan Asadullah (nama abinya).
Kenapa Al Musthafa juga karena pas di Kuttab, alhamdulillah Allah kasih kesempatan untuk bisa ikut kajian kitab “lathaif qur’aniyah”, waktu itu bahas makna kata Al Musthafa, yang masyaa Allah ternyata maknanya keren banget, makna secara general “the chosen one”. Tapi makna yang dalam banget, dari kata itu, ia “dipilih” tanpa pikir panjang, karena kemuliaan, kesucian, kemurnian, kehalusan, keutamaan, dan puncak yang terbaik, sehingga tidak butuh pikir panjang untuk menjadikannya “yang terpilih”.
Sedangkan Asadullah selain memang nama abinya, juga karena kemuliaan Hamzah bin Abdul Muthallib sang Singa Allah, yang merupakan penghulu para syuhada nantinya di surga.
Semua do’a kebaikan untukmu sayangku. Semoga Allah senantiasa menjagamu, memberkahimu, menjadikanmu diantara waliNya, keluargaNya, orang khususNya, al muqorrabun, yang dicintai oleh Nya, yang menjadi wakilNya, perantaraNya, perpanjangan tanganNya, untuk memenangkan dinn ini, untuk menyatukan dan mengembalikan kemuliaan umat ini. Semoga kehadiranmu menjadi salah satu alasan pantasnya kita mendapatkan pertolongan Allah dan kemenangan. أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ
#AlKhidmat_Foundation_Peshawar arranged Education Support program 2017 for Orphan & indigent Students of AlKhidmat Foundation School Palosi that was sponsored by FOF" .Mr. #Yasir HAmeed (#FSO AKF Peshawar) and Mr. #Asadullah (Principal #AlKhidmat Foundation School Palosi) Distributed bags among Student.
يک وکيل پيشين لوگر د کابل به قتل رسيد کابل- پل علم (پژواک، ١٠ اسد ٩٥): داکتر اسدالله همت يار نمايندۀ پيشين مردم لوگر در ولسى جرگه، از سوى افراد مسلح ناشناس در شهر کابل کشته شده است. بصير مجاهد سخنگوى قوماندانى امنيۀ کابل، در اين مورد ابراز بى خبرى نمود؛ اما دفتر مبارزه با جرايم جنايى اين اداره، امروز(١٠ اسد) به آژانس خبرى پژواک