Pernikahanku dengan dia..
Alhamdulillah segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam.
Alhamdulillah..Allah berikan kepadaku nikmat segala-galanya. Suami menjadi pendamping hidup__bersamaku merajut asa. Menjadi penengah kala keputusanku hampir goyah. Menjadi penyemangat kala hatiku terluka. Menjadi pemimpin, penyokong, penenang dan sandaran semua keluh kesah.
Ada yang bilang menikah adalah menggenapkan separuh agama. Nyatanya memang benar adanya. Dengan menikah, bersatunya aku dan dia, bersatunya kami menjadikan kami bisa sholat berjamaah bersama. Memunajatkan doa doa seiring berdua. Meminta ampunan Allah dengan penuh harap bersamaa__aku disisinya, lebih mengena, lebih khusyuk, lebih membangkitkan iman dan kecintaan pada-Nya. Doa satu orang pasti akan terbang ke langit dan sampai pada Allah. Dan doa dua orang__jauh lebih cepat sampainya karena kami bersama bermunajat diiringi isak tangis dan tatapan keyakinan satu sama lain. Seperti ada tambahan kekuatan, keyakinan.
Akan kutatap matanya seraya berbisik "terus berusaha mas, yakin, kita harus yakin. Allah nggak akan mengecewakan hamba-Nya yang berdoa. Kita doa bareng, kekuatan doa kita inshaallah lebih besar. Allah Maha Mendengar, Maha Segalanya"
Ketika imanku hampir merosot, dia tak ubahnya penyemangat "Jangan khawatir, coba lagi, bentar lagi ko. Inshaallah bakal dikabulin bentar lagi. Yuk dzikir terus"
MasyaAllah. Indahnya menikah karena-Mu. Apa apa yang kita lakukan selalu menuju pada ridho-Mu. Maka, hadiah yang Allah berikan adalah ketenangan luar biasa.
Dengan menikah menjadikan hatiku tentram, tenang, tak terpikir dosa zina yang selalu menggelayuti kala dulu berstatus lajang. Zina pandangan, zina pikiran, zina perkataan. Alhamdulillah ya rabbi..
Menikah menjadikanku lebih dewasa dengan sendirinya. Sabar menjadi tonggak pondasi sifatku yang dulu jauh tak mampu kugapai karena keegoisan watak dan semauku.
Sabarku menjadi seorang istri...menerima semua kekurangan suami. Menerima semua keadaan kami, baik senang atau sedih. Menerima segala pernak pernik adu argumen di keseharian kami.
Alhamdulillah...
Indahnya menikah muda. Indahnya menikah karena mencari ridho-Nya.















