Kita selalu bertengkar karena masalah sepele, contohnya: masing-masing ingin dimengerti, tapi tak ingin saling mengerti.
seen from China
seen from Greece

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Macao SAR China

seen from Maldives

seen from United States

seen from Slovenia
seen from India

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Australia

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from France

seen from Germany
seen from Germany

seen from Slovenia
Kita selalu bertengkar karena masalah sepele, contohnya: masing-masing ingin dimengerti, tapi tak ingin saling mengerti.
Ketidakberanian
Katamu aku tak perlu bicara panjang kali lebar, supaya kau mengerti apa yang aku butuhkan.
Katamu aku tak perlu marah membabi buta, supaya kau sadar apa yang aku cemburukan.
Katamu aku tak perlu menangis sesegukan, supaya kau sadar bahwa aku merindukan.
Itu pesanmu, yang dengan lancang kutafsirkan.
Tapi aku terlalu lelah diam. Diam-diam justru sepertinya kau sudah menemukan seseorang. Aku terlalu lelah bertahan. Bertahan untuk menunggu, dan entah untuk apa pula menungguku itu. Saat ini pun kau juga tak kunjung datang. Atau, memang kau diciptakan agar tak pernah datang.
Sampai saatnya kita harus dipertemukan oleh dua keabadian.
Keabadian hati.
Hati yang tulus menerima, bahwa hati cukup diletakkan untuk pintu pengaguman. Tidak lebih dan tidak bisa kurang. Bahwa mata cukuplah terpejam, yakin ketika mata terbuka kau akan hilang.
Sialnya, tidak. Aku merasa gagal.
Keabadian takdir.
Sekuat apapun hati bersatu dalam kemenangan, takdir akan selalu di atas kemenangan. Segiat usaha dan doa yang dilakukan, hasilnya tetap bernama takdir kan?
Ini rancauku, tak usah kau pikirkan.
Solo, 26 Agustus 2020
Aku mencintaimu teramat besar, sedangkan kamu mencintai dia seperti aku mencintaimu.
Nun mati bertemu Alif aja dibaca idzhar yang artinya jelas, masak aku ketemu kamu terbaca idgham yang artinya samar. Dah lama padalo :(
Aku sakit tapi tak mampu berkata, sebab untuk diungkapkan saja tidak bisa, terlalu pahit walau sudah diberi gula.
Kalo kamu bosen, ngomong aja janga ngilang. Biar aku ada alesan buat mundur dan ngga nyariin kamu pas lagi ngilang☺
-06/03/20-
Rasanya pengap, mumet, sedih, bosan, kesal, kadang-kadang disertai sesak. Ketika aku tidak bertemu denganmu.
Ingin peluk, lalu bilang "Aku sayang kamu!"
-04/03/20-
"Seruanku bisu, tenggelam di bola matamu. Asaku jengah, berlutut di ujung senyumanmu."
Kata seorang budak cinta di suatu sore yang tenang.