Barangkali kamu hanya butuh ‘jeda’ untuk segala beban yang melelahkan itu
Berhentilah dulu sebentar jika memang kelelahan. Lepas sepatumu, mungkin pegal di kakimu butuh sedikit pijatan ditambah beberapa tetes minyak urut yang hangat.
Letakkan dulu tasmu, pundak dan punggungmu pasti juga pegal dengan beban yang setiap hari kamu bawa.
Kalau matamu lelah, lepas juga kacamatanya nanti dikompres pakai kantung teh atau mentimun, itu cukup baik untuk mata yang lelah.
Ohya, coba lepas dan letakkan dulu apa pun yang membebani pikiranmu; meeting yang tertunda, target yang masih jauh, tugas yang belum tersentuh, atau tunggakan pembayaran. Simpan dulu sana di laci meja atau sekalian di dalam tas, supaya tidak tercecer, jangan sampai hilang sebab itu tanggung jawabmu.
Kelelahan memang menyakitkan, apalagi tidak hanya badanmu, pikiranmu, perasaanmu juga, kan? Tidak hanya satu hal pula yang harus kamu emban dalam perjalanan, ada tanggung jawab pekerjaan, ada impianmu sendiri, juga ada orang-orang terdekat yang harus kau jamin kebahagiaannya.
Barangkali kamu hanya butuh 'jeda’ untuk segala beban yang melelahkan itu. Dalam 'jeda’ kamu bisa melepas segalanya yang melelahkan, kamu bisa istirahat dari itu semua. Dalam 'jeda’ kamu bisa menyiapkan kekuatan untuk kembali berjuang. Dalam 'jeda’ kamu bisa berterima kasih pada dirimu sendiri.
Jadi, berhentilah sebentar. Ambil 'jedamu’. Jangan khawatir, aku ada di saat juang juga 'jedamu’. Aku akan memastikan semua baik-baik saja.
Banjarnegara, 14 Mei 2019
Barangkali benar, kamu hanya butuh 'jeda’.