Kita tidak mampu mengatur semua hal di dunia ini sesuai keinginan kita.
Dunia ini ada yang mengatur, mulai dari proses perputaran bumi, sampai hati manusia yang sering terbolak balik.
Maka jangan paksakan semua yang diluar kemampuan kita, tugas kita hanya ikhtiar maksimal, selebihnya ada yang maha mengatur.
Tugas kita adalah bekerja sesempurna mungkin dalam tahap ideal versi manusia, tapi selebihnya ada Allah yang maha mengatur.
Tidak akan ada karya yang sempurna di dunia ini selain apa yang Allah tetapkan. Tidak ada prestasi yang paripurna tanpa cacat kecuali karya Allah semata.
Berlapang dadalah atas semua keadaan, berlapang dadalah atas semua ketidaksempurnaan manusia. Karena memang Allah menciptakan semua makhluk penuh dengan kekurangan.
Jangan iri dengan kelebihan orang lain, jangan abai untuk prioritas memperbaiki diri, dan jangan pernah pelihara penyakit hati yang membuat manusia hidup tercela.
Kesempurnaan hanya milik Allah, berlapang lapang lah dalam bergaul dengan sesama manusia. Jangan berlebih-lebihan dalam mencintai dan membenci.
Peliharalah selalu sikap tawadhu di depan Allah dan di depan manusia, bersabarlah atas perlakuan tidak enak dari orang lain, dan jangan membalas segala keburukan dengan keburukan serupa.
Hindari berkonflik yang tidak perlu, hindari waktu yang mubazir untuk bertengkar, berdebat dengan orang orang awam, dan hindari menghabiskan energi untuk menunjukkan kesempurnaan di depan manusia. Sesungguhnya Itu bukan ranah kita.