Amin. 👼🏻👼🏻👼🏻
seen from United States
seen from Japan
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Netherlands
seen from United States

seen from Germany
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Brazil

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from China
seen from United States
seen from China

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States
Amin. 👼🏻👼🏻👼🏻
Do good things.
Do the right thing(s).
For your own good.
⠀
_
_
Disadur dari @mayaseptha
⠀
------------------
👉🏻 Follow @𝙖𝙧𝙞𝙤𝙖𝙜𝙞𝙤 untuk dapat 𝒕𝒖𝒍𝒊𝒔𝒂𝒏-𝒕𝒖𝒍𝒊𝒔𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒏𝒂𝒓𝒊𝒌 𝒍𝒂𝒊𝒏𝒏𝒚𝒂.
⠀
🧒🏻 Jadi pribadi yang lebih baik setiap harinya.
⠀
𝚆𝚒𝚝𝚑 𝚝𝚘𝚗𝚜 𝚘𝚏 𝚕𝚘𝚟𝚎,
ᗩᖇIO ᗩᘜIO
Ketika kamu sibuk dengan khayalan mu tentang kesempurnaan... Hanya akan ada 2 pilihan untukmu.... 1. Sungkirkan semua bayang semu itu, mulailah terima apa adanya semua yang memang di takdirkan untukmu... 2. Teruslah nikmati khayalanmu itu... 😊😊😊 #mumpungsehat #jadibijak #randomquotes (at Kebumen, Jawa Tengah, Indonesia)
Yapss.... Semua di dunia ini gak lepas dr segala antrian,, mulai dr antrian biasa, antrian buat sukses, bahkan antrian buat balik ke tanah.. 😂😂😂 Yg cm bisa kita lakuin cm nunggu... Dan yg bikin beda cuma saat nunggu itu mo cuma nunggu,, ato sambil ngelakuin hal yg bermanfaat + menambah amalan.. ?? 😄😄 #antri #justIseng #mumpungsehat #jadibijak (at BNI Gombong)
intimacy vs isolation!
hidup adalah proses. dimana kematangan seseorang yang awalnya nangis2 melulu (bayi) bisa menjadi mandiri. proses pertumbuhan, kita yg awalnya kecil ni lahirnya sekitar 50cm, tumbuh berkembang menjadi 170cm. Karena gw mahasiswa psikologi gw akan bahas tentang perkembangan psikis dan tugas2 perkembangan seorang manusia.
Mengacu dari tahap perkembangan psikososial erikson. Pada dewasa awal 20 – 30 tahun. Hal pokok yang menjadi tugas utama seorang manusia adalah intimacy vs isolation. Maksudnya?
Individu menghadapi tugas perkembangan pembentukan relasi yang akrab dengan orang lain, Erikson menggambarkan keakraban sebagai penemuan diri sendiri, tanpa kehilangan diri sendiri pada orang lain.
Pada periode ini, individu termotivasi untuk berhasil melalui perkembangan sosial. Pada proses belajar individu membentuk keintiman dalam proses pembentukan identitas yang tetap dan berhasil, jika keintiman tidak berkembang individu mengalami “isolasi” yang membentuk persahabatan yang sehat dan ketidakmampuan melakukan hubungan sosial individu => frustasi => introspeksi diri untuk menemukan kesalahan.
Introspeksi diri mengakibatkan depresi dan isolasi => menghambat keinginan untuk bertindak atas inisiatifnya sendiri.
Nah, itulah kata erikson mengenai tugas perkembangan dewasa awal, ya yang seumuran gw sekarang lah. Erikson menyatakan untuk dapat menjalin suatu hubungan yang dekat dengan seseorang, orang yang mampu menyelesaikan tugas ini, mereka memiliki kekuatan yang erikson namakan love. Love yang ia maksudkan lebih kepada kesediaan untuk menyadari perbedaan, dan menerima perbedaan.
Dengan anggapan tugas perkembangan tahapan sebelumnya telah selesai (identity vs identity confussion), maka para dewasa dianggap telah mengerti dan mengenali dirinya. Memiliki prinsip hidup dan jati diri mereka. Mereka tahu banyak tentang diri sendiri, kontrol emosi yg baik, penguasaan diri yang matang. Kontrol emosi yg baik bukan berarti tidak pernah marah atau sedih. Maksudnya mereka mampu dengan baik meregulasi keadaan emosi mereka. Saat mereka marah, mereka tahu harus pergi keluar sendiri, agar dapat kembali tenang daripada marah-marah dan justru memberikan dampak yang semakin buruk selanjutnya. Ketika mereka sedih, mereka tahu, mereka akan menangis, tapi tidak akan menangis di depan umum, mereka tahu situasi, mengerti keadaan dan paham dengan diri mereka dan apa saja yg mereka butuhkan.
Jadi, ketika memasuki tahap intimacy vs isolation, seseorang kembali dilatih untuk semakin matang pribadinya. Kali ini, tantangan baru yang ditawarkan, tidak hanya untuk dapat berdamai dengan diri sendiri, tapi juga harus mampu berdamai dan berhubungan dekat dengan orang lain (intimacy).
Dan begitulah, seperti yang dipaparkan di awal, hidup tidak lepas dari proses yang terus dijalani demi tercapainya kematangan yang tepat dalam proses kehidupan kita. Ketika telah melewati suatu tantangan akan ada ujian-ujian baru yang tujuannya menjadikan kita manusia yang lebih baik.