Dari banyaknya kesempatan yang Tuhan berikan, senang rasanya diberikan kesempatan untuk menemukanmu di bumi yang luas ini..

seen from Russia
seen from Germany

seen from United States

seen from T1

seen from United Kingdom
seen from China

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from China
seen from China
seen from Germany

seen from Netherlands
seen from Türkiye

seen from Germany
seen from Türkiye
seen from Germany

seen from United States
seen from United States
Dari banyaknya kesempatan yang Tuhan berikan, senang rasanya diberikan kesempatan untuk menemukanmu di bumi yang luas ini..
Aku ingin menjadi seseorang yang mengantarmu menuju mimpi-mimpimu—bukan seseorang yang menghalanginya.
Kuharap, kita bisa perjuangkan mimpi-mimpi kita bersama kelak. :)
Mencintaimu adalah perjalanan tentang kesabaran,tentang ego yang harus ku endapkan,tentang cemburu yang harus di tekan,tentang rindu yang harus dilawan..
Mencintaimu adalah perjalanan tentang keikhlasan,tentang kepercayaan,tentang saling mengerti,tentang saling membaikan hingga akhir usia
Andai Engkau Tahu
Pernah tahu bagaimana rasanya dicintai?
Ketika seseorang mau menerimamu dalam keadaan yang agaknya belum ideal. Tapi dia bersedia bersiap bersamamu untuk menyongsong hari esok yang separuh jelas, separuh samar.
Pernah tahu bagaimana rasanya ditunggu?
Ketika seseorang selalu di sana bertahan melawan bosan dan ketidakpastian, juga pikiran-pikiran untuk meninggalkan dan berlalu. Sedangkan orang yang ditunggu merasa malu karena hal-hal yang separuh sepele, separuh serius.
Pernah tahu rasanya menemukan?
Suatu proses yang berbelok liku tapi sebenarnya sederhana, karena jalan dan pilihan-pilihan yang telah berlalu dan terlalui semuanya bermuara pada menemukanmu.
Before I even found you, you were already there, are still there, being the most beautiful girl (inside and outside) whom I hardly have a second thought to marry.
Kau tahu? Semua proses yang sudah dan sedang berjalan memberi pengaruh positif pada diriku: soal merapikan ibadah, membetulkan niat, meluruskan yakin pada Sang Pemberi Rezeki, serta mengupayakan dan merencanakan yang terbaik untuk kita berdua ke depannya.
Karena cinta sudah jauh lebih dari cukup untuk seorang pemuda berubah menjadi lebih visioner, lebih hati-hati, dan lebih optimis serta peduli untuk membekali diri menjadi kepala keluarga yang pantas didengarkan, peduli pada kesehatan agar bisa menjaga dan membersamaimu di dunia ini lebih lama, peduli pada finansial karena ingin menjadi “pakaian” yang menutupi kekurangan dan memperindah luaran agar kita tidak perlu malu, dan mendukung visi dan cita-cita seseorang yang telah rela menahan “ingin”-nya untuk mendukung pria yang ia yakini mampu menjadi imamnya.
Bagaimana aku harus bersyukur atas semua ini? @syofarahals
Menemukanmu
Lagi, tepat hari ini, siang tadi. Aku menemukan sosok yang ingin ku temui sebelumnya. Hadirnya tak pernah ku sangka, tak pernah terfikir, jikalau hari itu aku akan menemukannya. Sosok yang hanya bisa ku jamahi di dunia maya, di dunia yang mungkin banyak orang mengatakan gila kalau kamu bisa percaya dan menemukan orang baik di dalam sana. Tapi tidak bagiku, dia berbeda. Dan tadi, hadirnya tepat menjelma di depan tubuhku, yang membuat lamunanku seketika terbelenggu. Nahasnya, beberapa lama kemudian, angkutan gojek yang sedari tadi menungguku segera membawaku pergi dari tempat itu. Walaupun begitu, pertemuan singkat ini adalah suatu hal yang patut ku syukuri. Ah, andai aku bisa menghentikan waktu selepas sholat dzuhur itu. Aku akan berusaha bercakap, walaupun sekedar bertanya "Bagaimana kabarmu? Baik-baik saja bukan? Ku harap kau baik-baik saja dan semoga Allah selalu memudahkan langkah kaki baikmu menuju kebaikan yang berada di depan" Sayangnya itu akan menjadi suatu kemustahilan, yang tidak akan pernah terjadi. Semua itu karena ketidak beranianku tuk menyapamu, yang kupikir, siapa aku hingga berani menyapamu terlebih dahulu? Kau pun tak mengenal sosok yang menulis tentangmu saat ini. Hanya satu yang ku bisa, berusaha melangitkan doa untukmu, agar segera di pertemukan sebagai dua insan yang bertemu dengan keadaan baik diatas keridhoan Nya. Semoga pertanda baik yang akan menjadi kabar terindah dari pertemuan singkat siang tadi, aku berdoa begitu. Entah kamu, mas.
Semoga kamu bisa membacanya, walaupun aku tau, hal ini adalah kemustahilan bagimu tuk menemukanku, disini.
Yogyakarta, 6 Januari 2018.
- Masjid Ghede Kauman-
ini hanya tentang perjalanan.. jangan pikirkan ending nya seperti apa.. tapi nikmati saja proses nya
Dalam segala hal, fokuslah hanya pada hal yang merupakan ranahmu. Tak perlu kau merisaukan selainnya.
Apa yang jadi milikmu, tak akan jadi milik orang lain. Dan apa yang tak akan jadi milikmu, ia akan tetap begitu.
Kau tahu? Kau bisa melihatku sedemikian tenang dengan senyuman lebar, padahal hatiku riuh. Seperti ada festival besar di dalamnya. Ah, rupanya ia menyambut kedatanganmu.