Jika sudah musimnya, hujan akan turun. Jika sudah tiba masanya, bunga akan mekar. Begitupun dengan doa kita. Jika sudah waktunya, doa-doa kita akan dikabulkan dan hal-hal terbaik pun akan datang sesuai dengan linimasanya..

seen from United States
seen from Türkiye
seen from China
seen from Canada

seen from United States
seen from Netherlands

seen from Indonesia
seen from United States
seen from Netherlands
seen from Türkiye

seen from United States
seen from China

seen from Canada

seen from United States
seen from Canada
seen from Netherlands

seen from United States

seen from China
seen from Czechia
seen from Türkiye
Jika sudah musimnya, hujan akan turun. Jika sudah tiba masanya, bunga akan mekar. Begitupun dengan doa kita. Jika sudah waktunya, doa-doa kita akan dikabulkan dan hal-hal terbaik pun akan datang sesuai dengan linimasanya..
Untukmu
Hai, Apa kabar kamu?
Ah, tentu aku tau kamu selalu terlihat ramah dan bersemangat, padahal menyimpan banyak tanda tanya dan keraguan dalam pikiranmu. Juga bekas-bekas luka dan sembab yang tak terlihat di hatimu.
Tapi sayang, semua tidak akan selamanya kok. Nanti akan ada orang-orang baru yang berdatangan silih berganti untuk menjawab pertanyaanmu, menguatkan keraguanmu, merawat bekas lukamu, juga menyamarkan sembabmu. Dan mengisi kekosonganmu. Begitupun sebaliknya.
Karena seperti itulah kehidupan, bahagia, sedih, bahagia, sedih. Kadang datang bergantian, kadang datang bersamaan. Dengan warna dan bentuk yang berbeda.
Tapi yang harus diingat, setiap kejadian yang kamu alami itu, memiliki makna yang berbeda, dan akan mengubah hidupmu, cara pandangmu, isi doamu, dan mimpimu.
Jadi, nikmatilah setiap langkah yang sedang kamu jalani itu. Duduklah sejenak jika kamu merasa lelah. Sapalah orang-orang yang berpapasan denganmu. Sebab jalan yang kamu tempuh hanya satu arah. Hanya ada jalan ke depan. Tidak bisa berbalik untuk mengulang.
Dariku.
Kamu di masa depan.
Kita sering mengira bahwa tantangan terbesar adalah berkata jujur kepada orang lain. Padahal, yang paling sulit justru mengakui apa adanya diri kita sendiri. Mengakui bahwa kita belum cukup disiplin. Bahwa ada bagian dari hidup yang sedang kacau. Bahwa kita belum sekuat atau sepandai yang kita tampilkan.
Kejujuran pada diri membutuhkan keberanian—keberanian untuk mengakui kekurangan, melihat potensi yang belum tergarap, dan menerima bahwa proses belajar kita masih panjang.
Namun dari sanalah perubahan sejati dimulai. Saat kita jujur pada diri sendiri, kita berhenti hidup memakai topeng, dan mulai melangkah berdasarkan kenyataan. — Mahkota338 Quotes
Semakin sering aku membaca,
semakin sering aku terlihat bodoh.
Semakin sering aku belajar,
semakin paham ternyata aku sebatas serpihan abu.
//
Boyolali, 16 Desember 2024
Masih ingat sekali bagaimana rasanya ketika harus pulang lagi ke tempat rantau setelah liburan panjang mudik lebaran. Berat sungguh. Karena liburan lebaran bukan hanya sekadar libur, tapi benar-benar kumpul keluarga yang intimate banget dan itu ya sekali setahun menikmatinya 🥹
Kemudian harus pulang lagi, sendiri lagi, berjuang lagi, menghadapi realita lagi dan lagi.
Untuk yang masih menuntut ilmu, rasa beratnya pastilah berbeda. Orang yang kembali bekerja hanya melanjutkan pekerjaan, namun para pencari ilmu, harus berkejaran dengan waktu lagi menyelesaikan tantangan demi tantangan yang berjuta rasanya itu. Indeed, i've been there. How time flies.
Buat yang kembali bergerilya di kehidupan, apapun itu mau pekerja, atau anak sekolah, selamat menempuh hari-hari lagi.
Hati-hati di jalan, semoga segala urusan kita semuanya diberi jalan selalu olehNya. Aamiin.
Sesulit apapun itu, serumit apapun itu, pasti akan kau temukan jalan terbaik, pasti akan kau dapatkan jawaban terindah.
Terus berjalan dan terus berdoa. Tuhan tahu apa yang terbaik untukmu. Tuhan tidak akan pernah meninggalkanmu. Tuhan tahu segalanya. Percayalah.
Mungkin pesanku tak kau hiraukan. Yang penting, doaku didengar Tuhan.