Kenapa jubor mak aku lain ehh lentik lain macam
seen from Italy

seen from Czechia

seen from United States
seen from Russia

seen from Poland
seen from South Korea
seen from Yemen

seen from United States

seen from Poland

seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Czechia
seen from Norway
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Netherlands
seen from Russia
seen from Egypt
seen from Angola
Kenapa jubor mak aku lain ehh lentik lain macam
Tertunduk pada yang Seharusnya Kutundukkan
Perang ini terjadi di ruang yang tak bernama, di antara bisikan dan kehendak yang saling meniadakan. Aku berdiri di tengahnya, tanpa benar-benar berpihak, hingga kebenaran terasa samar, dan salah terasa wajar.
Aku selalu mengira akan menang, entah atas dasar apa; mungkin karena terlalu sering memaafkan kelengahanku sendiri. Hingga pada akhirnya, aku jatuh tanpa perlawanan berarti, dan nafsu mengambil alih, tanpa perlu merebut.
Sesal ini bukan lagi luka, melainkan kehampaan. Iman terasa seperti bayangan yang menjauh dari tubuhnya. Dan aku menyadari satu hal yang menyesakkan: aku tak pernah benar-benar ingin menang.
Di lisanku, Tuhan adalah nama yang tak pernah absen, namun di hatiku, Ia sering kehilangan tempat. Aku menggeser-Nya perlahan, tanpa pernah merasa bersalah, hingga aku hidup dalam jarak yang kuciptakan sendiri dari-Nya.
“Mahkotanya laki-laki adalah self-control.”
Sebab ketika mahkota itu jatuh,
maka jatuh pula kehormatannya.
Dan ketahuilah…
laki-laki tidak bisa dipercaya
jika sudah menyerah pada nafsunya.
Bukan karena ia jahat,
tapi karena ia sudah tidak menjadi dirinya lagi.
Nafsu itu buta.
Ia tidak kenal istri, tidak kenal keluarga,
tidak kenal tanggung jawab.
Ia hanya ingin dipenuhi.
Dan laki-laki yang kehilangan self-control
akan kehilangan arah,
lalu kehilangan amanah,
dan akhirnya kehilangan dirinya sendiri.
“Mahkotanya laki-laki adalah self-control.”
Karena laki-laki tanpa kendali diri
bukan pemimpin,
bukan pelindung,
bukan imam,
hanya tubuh besar
yang dikuasai keinginan kecil.
Dan benar…
laki-laki tidak bisa dipercaya
jika ia sudah jatuh dalam jerat nafsunya.
Karena nafsu tidak pernah setia.
Ia akan membawa siapa pun
ke dalam tempat-tempat yang ia sendiri malu mengakuinya.
Dalam tasawuf,
siapa yang tidak mampu menundukkan nafs,
maka nafs itu akan menundukkannya.
Dan seorang laki-laki yang ditundukkan nafsunya
telah melepaskan mahkota yang Allah titipkan padanya.
“Mahkotanya laki-laki adalah self-control.”
Dan jujur saja:
laki-laki yang tidak bisa menahan nafsu
tidak bisa dipercaya.
Sebab siapa pun yang kalah dari dirinya sendiri
akan mudah mengkhianati siapa pun di sekitarnya.
I drew these both with just a mouse
Douleur drawings, and Nafsu!
Jika belum tiba waktumu untuk berqurban dengan binatang, maka sembelih sifat kebinatangan dalam diri adalah suatu keharusan.
Selamat hari raya Idul Adha.
Tiba-tiba menemukan informasi menarik saat scrolling instagram.
Menurut penelitian dari universitas Groningen tahun 2017, ternyata cinta pada pandangan pertama itu tidak ada. Yang ada adalah nafsu pada pandangan pertama. Penyebabnya simpel, itu karena kita tertarik sama penampilan fisik.
Pada akhirnya, secinta apapun aku dengan dunia. Ketika Allah katakan "Tinggalkan!" Yaaaa, aku akan meninggalkannya. Suka tidak suka. Mau tidak mau. Rasanya sungguh sakit, bertarung melawan nafsu sendiri tapi yaaa, ini akan berlalu dan menjadi terbiasa seiring berjalannya waktu, hingga saatnya untuk aku kembali pulang 🖤