Puasa sebagai Hijab
Inti dari puasa adalah menahan. Selain menahan dari lapar dan dahaga, juga menahan diri dari nafsu dan syahwat badan. Sehingga jika kita berhasil melakukannya, maka terjagalah diri dari kemaksiatan. Dan jika maksiat berhasil tinggalkan, maka api neraka juga bisa kita jauhkan.
Hijab berarti penutup atau penghalang. Untuk menutupi segala sesuatu agar tak terlihat. Untuk menghalangi sesuatu agar tak tergapai. Sehingga puasa juga bisa sebagai hijab yang akan menghalangi kita dari api neraka. Karena dengan puasa, perbuatan diri bisa kita jaga. Karena dengan puasa, maksiat bisa kita hindari perbuatannya.
Semoga dengan puasa kita semakin terhindar dari kebiasaan tercela. Semoga dengan puasa, kita menjadi terhalang dari panasnya api neraka.
Haknya puasa itu agar kautahu bahwa ia adalah hijab yang Allah letakkan di lisan, pendengaran, penglihatan, kemaluan, dan perutmu. Untuk menabirimu dari api neraka. (Ali Zainal Abidin)












