Keberkahan memang unik, misteris, dan penuh dengan kejutan-kejutan yang terkadang menggelitik, kadang pula membuat tercekik.
Apa-apa yang tak kita mengerti, barangkali adalah keberkahan yang selama ini kita cari.
Lembahnya diri, kurangnya diri, dan ego yang tinggi terkadang membuat kita lupa mensyukuri.
Bahkan pada apa-apa yang tanpa sadar selalu kita miliki.
Pada hal-hal sederhana dalam pandangan diri.
Padahal bisa jadi istimewa, barangkali keberkahan justru bertumpah ruah disana.
Ya... pada hal-hal sederhana yang seringkali kita lupa.
Sesederhana air hujan yang diturunkan-Nya. Nyatanya selalu bertumpah cinta, kasih, dan berkah yang berlimpah dari-Nya.
Sayangnya kita lupa, malah mungkin tanpa sadar menggelisahkan keberadaannya.
Padahal Allah janjikan keberkahan.
Allah kabulkan permohononan.
Ada kebahagiaan disana, bagi jiwa-jiwa yang senantiasa percaya pada janji-Nya. Meski hanya dengan hal-hal yang sederhana.
“Dan yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).” (QS: Az-Zukhruf : 11)
Ditulis dalam hujan nan penuh berkah, malam ke tujuh Syawal 1441 H
Cilacap, 30 Mei 2020 (21.49)