Sebelum berangkat tidur saya selalu menyodorkan permintaan begini--semoga kami bertemu di kehidupan selanjutnya, semoga kami lahir dalam kondisi yang sama - sama diinginkan masyarakat. Saya mencintainya tanpa syarat, tanpa keinginan muluk, karena sudah begitu mengenalinya sedari purba. Namun kami mesti berhadapan dengan barier yang, entah butuh berapa panjang lagi hingga sampai ke penghabisan, nasib kami ini. Tapi saya akan selalu berdoa untuknya, tanpa perlu ia ketahui, tanpa kenal lelah. Saya berdoa, agar selalu ada kesempatan untuk berdiri sedekat mungkin dengannya. Bukan untuk memilikinya, namun agar ia bisa mengingat saya baik - baik.
Dee Hwang









