Oh kekasihku, pada malam yang tentram sepi ini, tak bisakah kau sekedar menyapa diri ini? Hanya untuk mengobati rindu yang kian menumbuh di sanubari.
seen from United Kingdom
seen from China

seen from Hong Kong SAR China

seen from China
seen from Thailand

seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from China

seen from United States

seen from Germany

seen from China

seen from United States
seen from Germany
seen from Sweden

seen from Türkiye
seen from Italy

seen from Malaysia
seen from Singapore
seen from China
Oh kekasihku, pada malam yang tentram sepi ini, tak bisakah kau sekedar menyapa diri ini? Hanya untuk mengobati rindu yang kian menumbuh di sanubari.
347
Tentram ada pada hal-hal yang dilekati biasa.
Entah itu masa, kegiatan, lokasi, berikut orang-orang di dalamnya, yang penting biasa saja. Tidak penuh drama atau kepura-puraan. Biasa saja mereka dan biasa juga kita, tidak disanjung-sanjung dan tidak juga dihina. Biasa saja, menganggap satu sama lain setara, tidak merasa tinggi hati atau rendah diri karena deras-tenangnya arus takdir yang tak sama.
—27.02.2025
Menjemput Ketentraman
Tulisan ini hanya singkat saja yang ingin kusampaikan padamu Kawan, ketika ingin mencari ketentraman, mencari ketenangan, mencari kedamaian, carilah ia pada surat CintaNya yang mungkin sekarang lama terdiam dilemari kamarmu, iya pada Al-Quranul kareem, tengoklah ia kawan, baca dan resapi setiap makna ayatnya, jika hatimu sudah tertaut dengan Al-quran rasanya enggan untuk berhenti membacanya, karena ada rasa tenang dan tentram yang dirasakan. Kuingatkan lagi salah satu ayat al-Quran yang menjelaskan tentang ketentraman
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (QS : Ar rad ayat28)
Sangat jelas, untuk mendapatkan ketentraman yaitu banyak banyak mengingat Allah, berdzikir disetiap hari, sholat, Qiroaah membaca Al-Quran dan maa syaa Allah sekali jika berniat menghafalkannya, jadi tunggu apa lagi, beranjaklah segera ambil surat CintaNya itu dan bacalah sekarang kemudian resepi setiap makna ayatnya
Semangat yah, harus istiqomah untuk menjemput dan mendapatkan ketentraman
Yang Terbaik
Memaknai doa memohon yang terbaik menurut Allah ada tingkatannya. Dulu aku dalam tingkatan,”yang menurutku baik untukku belum tentu baik menurut Allah”. Seakan ada versi terbaik lainnya dr pada yang Allah pilihkan untukku. Astaghfirullah, ampuni hamba ya Allah yang masih cacat imannya. Sekarang aku ditahap, Apapun hasil dari ikhtiarku entah akan berbayar airmata, luka fisik maupun psikis, atau tawa bahagia semoga inilah yang terbaik versi Allah. Karena bukan dunia lagi yang jadi tujuan. Melainkan ridhoNya.
Seringkali kita mendengar “yang penting Allah Ridho” tapi pernahkan bertanya apakah dirisendiri ini sudah ridho dengan Allah berikan?
Yang ku pelajari, masalah tidak akan pernah ada selesainya. Selesai masalah yang satu, datang lagi yang selanjutnyq. Akan seperti itu. Tapi yang dilihat bukan seberapa banyak masalah yang datang, tapi lihatlah masalah-masalah itu terselesaikan dengan baik.
Dengan ketabahanmu, dengan kepandaian mu memecahkan masalah itu tanpa keluh, tanpa memperlihatkan muka sedih dihadapan orang lain, karena itu kamu maka Tuhan melimpahkan masalah - yang memang setara dengan kesanggupanmu.
Bahwa engkau sanggup melaluinya, wahai diriku.
Jika hari ini barangkali kau sedang berleha-leha dengan santainya, dengan kepala dingin bahwa kau sedang bahagia, tak ada lagi masalah, bila nanti masalah itu datang kepada mu, percayalah apa yang ku katakan tadi;
Masalah datang untuk diselesaikan, untuk di perjuangkan dengan baik-baik. Jangan menyerah ditengah jalan, kan engkau punya Allaah Yang Maha Besar.
Yumisstrynsh, 1 dec 2019
Menjadi Bahagia
Dalam sebuah kesempatan wawancara, seorang interviewer bertanya pada saya, “apa prestasi yang paling berharga dalam hidupmu?”. Dan entah apa yang merasukiku ehe, saat itu saya tidak menjawab dengan capaian-capaian yang biasanya akan disebut. Saya menjawab, “BAHAGIA Teh..”, hehe. Si Teteh pun terheran-heran, gimana tuh?
Dengan Memberi Maaf
Memberi maaf pada yang merasa punya khilaf, menentramkan hatinya. Memberi maaf pada yang tak merasa bersalah, menentramkan hati kita. (Ustadz Salim A. Fillah)
Dengan memberi maaf, kita juga memberi ketentraman kepada semua. Karena siapa saja berhak merasa tentram, termasuk diri kita. Maka berilah maaf tanpa pandang yang salah siapa. Berilah maaf tanpa dipinta siapa-siapa. Semoga kita semua selalu diberi rasa memaafkan kepada siapa saja.
Aku rindu perasaan tentram itu.
Perasaan tentram saat aku masuk ke dalam rumah-Nya.
Perasaan tentram saat aku membaca atau mendengar ayat-ayatNya.
Perasaan tentram saat aku tidak menggantungkan segala harapanku pada manusia, tetapi hanya kepada-Nya.
Perasaan tentram saat aku percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin bagi-Nya.
Perasaan tentram saat aku percaya bahwa Allah akan selalu ada untukku.
Perasaan tentram yang aku rasakan setelah aku bersujud karena ketidakberdayaanku.
Perasaan tentram saat aku tidak mengkhawatirkan apapun yang terjadi padaku karena aku percaya skenario terbaik yang Allah berikan.