Ada seorang anak laki-laki
Setiap hari hidupnya dedikasikan untuk kedua orang tuanya
Setiap hari dia membantu mencari nafkah untuk kedua orang tuanya
Semua dia lakukan karena dia tau tugas seorang anak laki-laki, yaitu menjaga kedua orang tuanya
Anak yang tidak pernah dianggap oleh kedua orang tuanya
Anak yang selalu dibandingkan dengan kakak perempuannya
Anak yang tidak pernah ditanya keadaannya
Tapi, anak itu selalu ada di garda terdepan ketika kedua orang tuanya membutuhkan bantuan
Selalu dibebankan oleh keadaan yang seharusnya bukan tugasnya
Selalu ada tekanan yang dia terima setiap hari
Namun, setiap hari dia selalu menggunakan topeng ketika keluar kamar
Terkadang topeng senyum tipis
Dan terkadang topeng diam
Ayah yang selalu menghancurkan mental Health dia dengan kata kata yang tidak pantas dikatakan sebagai ayah
Ibu yang selalu dia pikir bisa mengerti keadaannya, tapi justru TIDAK
Kakak perempuan yang hanya ada ketika dia butuh pinjaman uang ataupun urusannya
Dan, waktu yang selalu membuatnya tertekan
Pikiran itu selalu dia simpan sendiri
Masalah itu selalu dia simpan sendiri
Tanpa ada orang lain tahu
Tanpa ada orang lain menanyakan “ are u oke”?
Setiap hari dia berkelahi dengan pikirannya
Setiap hari tembok kamar selalu mendengarkan curahan hatinya
Setiap hari bantal selalu mengusapkan air matanya
Doa yang dia panjatkan setiap hari adalah harapan terakhirnya