She is my aunty but like my sister and she is my soulmate

Love Begins
NASA
almost home
wallacepolsom

ellievsbear
Lint Roller? I Barely Know Her
cherry valley forever

@theartofmadeline
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
tumblr dot com

pixel skylines
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
🪼
Stranger Things
No title available
One Nice Bug Per Day

Kiana Khansmith
No title available

seen from Indonesia

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Singapore
seen from Pakistan

seen from Malaysia

seen from France
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Australia
seen from Bangladesh

seen from South Korea
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@yossikalista
She is my aunty but like my sister and she is my soulmate
Tak semudah itu
Wanita di ujung jalan itu menunggu..menunggu kekasih dengan gaun hitam dan bunga lili di tangannya..sebagai tanda kesiapan hatinya..tak lupa sapu tangan pemberian sang kekasih pada pertemuan terakhirnya..
Wajah pucat pasih, mata yang sembab karena tangis beberapa malam terakhir ini..wanita ini siap.. Yaa dia siap untuk kesekian kalinya..kali ini si wanita hanya terlihat mematung di pinggir rel kereta itu.. mata nya hanya fokus pada satu titik seakan tak berkedip, kesedihan itu terasa olehku yang berada jauh dibelakangnya.. Sakitnya nyata kulihat dari genggaman bunga lili dan saputangan ditangannya.
Orang disekitar hanya bisa melihat heran, bingung dan tak sedikit yg menertawakan si gadis walau ada yg merasakan kesedihan si wanita, tp mereka hanya lalu lalang di sekitar wanita itu tanpa ingin bertanya atau berhenti sejenak..urusan mereka pasti lebih penting (jelaaass) siapa wanita ini bagi mereka..
Tapi hal itu tak berlaku untukku..walau aku tak menegurnya tapi aku melewatkan perjalananku untuk mengamatinya, seolah aku tak ingin meninggalkan sang wanita itu..aku ingin tau seperti apa lelaki yang membuatnya begitu kelam. Atau bukan lelaki yang membuatnya begitu sakit tapi takdir..maka ku memutuskan untuk menemaninya dalam jauhku, dalam jarakku..
Entah kereta mana yang hendak ia tunggu banyak kereta yang berlalu tapi si wanita tak kunjung bergeming sedetikpun dari tempatnya. Dia hanya membiarkan kereta2 itu melewatinya, angin kencang dari keretapun tak membuatnya tergeser dari titik itu. Perlahan aku mendekati si wanita. Dari satu kursi ke kursi yang lain. Ku rasa ia tak akan menyadari perpindahanku.
Sekarang jarakku tak seberapa jauh dari si wanita itu..semakin jelas semua terasa dan terlihat. ‘Apa ini?’ batinku, rasa yang sangat tak nyamaan ku rasakan. Sakit, pedih, sedih, tangis, luka, dan semua yang serba kelam gelap gulita dengan sakit yang bertubi2. Aku terbawa auranya.. rasanya tak kuat untuk menahannya dan ingin ku segera berlalu. Tapi hatiku berkata ‘mengapa pergi?dia saja kuat menahan mengapa kamu tidak?’ Yaa seolah aku mengajak diriku untuk tinggal.
Sampai gelap datang karena senja tak lagi berwarna oranye dan digantikan rembulan si wanita masih tetap tak bergeming..tak lelahkah dia? Tak hauskah dia? Tak laparkah dia?. Genggaman dan kuda2 kakinya masih terlihat kuat badanya pun masih tegap berdiri.
Perlahan ku berjalan mendekatinya…aku takut menganggu si wanita maka ku pelankan suara sepatuku dengan langkah kecilku itu. Semakin kuat sakit itu kurasakan tp aku tetap mendekatinya.. Sampai ku tepat di belakangnya… Wanita ini tak kehilangan wangi tubuhnya walau dia berkali2 terhempas angin kereta atau bahkan karena keringat tubuhnya, wangi khas kesukaan kekasihnya kah ini?.
Ku beranikan untuk menegurnya 'maaf kak..apa kakak tak apa?’ Tanyaku, tak ada jawaban darinya tapi ku mendengar tangis yang ia tahan sepanjang hari ini..mungkin tak terdengar karena bisingnya stasiun dan tak terlihat karena pantulan cahaya yang membuat kabur. Pindahku tepat di sebelahnya.. belum sempat aku mengajukan pertanyaan si wanita itu berputar tepat ke arah ku berdiri.
'Apa kamu tidak merasakannya??apa kamu mau menutupinya?? Haruskah kamu melakukan itu setiap hari? Setiap waktu? JAWAAAAAAB!! SAKIT KAH KAMU!JUJUR!!JAWAAAAAB’ amuknya padaku. Aku hanya bisa terdiam, ku pikiir dia memang membutuhkan samsak untuk pelampiasannya dan aku hanya bisa diam tanpa menjawab..ku terpaku dengan wajahnyaa. 'KENAPAAA KAMU DIAAAAM!!JAWAAB!!KAMU JAHAT PADAKU!!KAMU TAU ITU! KM RASAKAN ITU!!TAPI KENAPA KM DIAAM KENAAPAAA!!Kamu jahat!’ Wajahnya memerah karena amarah dn isak tangisnya..aku diam tak terasa airmataku ikut mengalir bersama isak tangisnya.
'Kenapa kamu terus berpura-pura?, kenapa kamu membiarkannya? Kenapa? Kamu baik atau bodoh? Kamu polos atau tolol?? Km ramah atau idiot? Hah?? Berkali-kali kah kamu harus merasakkan ini?? Hah??!! Aku tak tahan, knp kamu begitu egois!! Kenapaaaaaaa!!!! Kenapaaa kamu tak menyeraah?! Knp km tak marah?knp km hanya memendamnya??!! Knp km menutupinya??? Bukankah kamu punya banyak teman untuk menghibur? Untuk berbagi??!! Kenapa harus sendirii?? Knp kamu bisa seperti itu?? Knp kamu diam ketika kamu diremehkan orang lain yang tak ber HAK melakukan itu padamu? Knp kamu biarkan orang lain menyakitimu dengan mudah?? Knp kamu tak hiraukan sakitmu? Knp kamu harus berpura-pura. Knp??? Lawaaan!!!!aku tak sanggup. Mati rasa jadinya.. ini sakiiit sekali tau!!teganya km!’. Aku hanya mendengarkan dan diam..sampai akhirnya tubuh wanita yang tegap berdiri itu mendadak lemas dan aku membiarkannya jatuh..
Perlahan aku duduk agar sejajar dengannya, tak kuasa aku memeluknya.. 'Sudahkah kamu tenang? Menangislah sekuatmu..disini hanya ada aku..keluarkan sakitmu semuaa’ pintaku padanya, kuat pelukannya padaku dan derasnya airmata si wanita membasahi pundakku.. Saat ia mulai tenang ku bisikkan jawabanku….
'Inilah yang aku butuhkan untuk melewatinya, kesendirian ini membuatku kuat dan sadar bahwa sakit ini cuma aku yang rasa aku yang alami seberapa sakitnya itu, orang lain hanya lalu lalang di hidupku belum tentu mereka mengerti bahkan jika aku bercerita detail yang ada aku hanya semakin di sakiti dan semakin sakit. Mereka akan merendahkanku, menjudgeku, dan kasihan padaku. Aku pernah melakukannya, tapi aku kecewa dibuatnya. Maka buatku mereka tak akan pernah ada di duniaku ini. Maka ku buat panggung untuk yang lain dimana ku adalah badut dan berbagai macam peran yang di butuhkan disana. tp setelah itu aku akan kembali ke duniaku yang tak akan mereka tau seberapa kelam gelap dan dalamnya duniaku. Dunia ku terlalu sulit untuk di telusuri karena kamu tak akan menemukan harta karun yang sebenarnya. Mungkin km hanya bisa memetakkan dengan batasan padanganmu, atau kamu akan tertipu dengan fatamorgana panggung yang aku ciptakan. Karena sampai detik ini tak satupun yg tau. Maka aku tahan itu semua. Hanya aku yang berhak tau, merasakan, menjalankan dan berhak berdamai dengan diriku sendiri. Mereka tak perlu ada di duniaku. Mereka cukup di panggungku saja.’
'Aku kuat karena kamu masih bertahan dan karena Tuhan masih mendetakkan jantungku, maka kita harus saling menguatkan ya?? Kamu boleh merasa tak kuat km boleh mengeluh tapi kamu jangan menyerah ya?bertahan bersamaku.’
YKD 22.7.2015/12:05
****************************FIN*************************
Nasib seorang 'Putri' -ykd-
Dipekatnya malam dihari sebelum sang putri dinobatkan sebagai pewaris tahta, dimana usianya dianggap matang dan hanya dialah pewaris tunggal dari kerajaan. Sang Putri merenung, menatap langit yang tak bercahaya (menurutnya). Dimana waktu terasa begitu cepat baginya dan seoalah2 kebahagiaan pada usianya akan direnggut paksa.. Ia ingin 'normal' seperti teman2nya, atau bahkan ingin 'bahagia' seperti sahabatnya yang tak lain adalah anak dari ahli taman di kerajaanya..mereka bisa tertawa, bisa menangis, bisa marah bisa melakukan apaaa saja yang ingin mereka lakukan. Tanpa beban (menurutnya). Atau paling tidak ia ingin dapat 'mencinta' tanpa harus digariskan pada siapa ia harus mencintai. Ia ingin merasakan sensasi dari cinta seperti yang orang 'normal' rasakan. Entahlah..tp di malam itu sang putri merasa sangat lelah dan bertanya mengapa harus dirinya pewaris tahta? Mahkota itu terlihat besar dan berat baginya, sama seperti tugas dan kewajibannya. Mengapaaa??(meneurutnya). Entah apa yang akan dilakukan sang putri pada malam ini..haruskah ia lari meninggalkan istana kerajaannya yang megah agar ia bisa 'normal'? Atau dia akan bertahan dengan keberathatianya dlm menanggung takdirnya?. Entahlah..
Graduation? Next what??
Ya..dua hari ini 28.4.15-29.4.15 adalahhari dimana wisuda gua berlangsung..ada dua sesi..knp?? (Rutinitas) Ya ini hanya euforia dari hasil belajar di bangku kuliah selama studi..tergantung jg seberapa lama kita studinya hahaha jd klo makin lama makin euforia karena terbebaas dan terlepaaas dari kampus.. Buatku keluar dari kampus terasa begitu cepat, tp melihat usia sudah tak lagi 'muda'..#iyelah Flashback 4,5 yang lalu di bulan yang sama dimana hari sebelumnya aku bertambah usia 10.4.10 *inget beuthdah* Dengan perasaan hopeless, ngga mau ngarep banyak dan ga yakin gua mau cek pengumuman hasil tes UM 1 UNDIP..yakin ga yakin dah jadinyaa.. Daaan akhirnya setelah buka account register di undip jawabannya adalah "selamat anda diterima". Awalnya pesimis gamungkin gt trs kaget karena takut salah baca, terus gua baca ulang dah tu hasil..ternyata bnerrrr... gua langsung teriak kegirangan passs bgt bokap lg bebas tugas.. gua lariii ke kamar bokap untuk kasih tw tu hasil.. Dn yanda ikut seneng plus ngeledekkin takutnya gua salah baca..karena psikologi gua jadiin pilihan 1..*seorang gua gt bs masuk undip..impossible* Ternyata bener...yaa tp itu dl..sekarang udah lulus aja..hmmm Ya cpeeeet bgt kaan..sekarang bakal makiin banyak pertanyaan yg menyulitkan hati bgt dah.. :( Ya udah di jalanin aja lah yaaa.. Allah tw mana yang terbaik untuk umatnya..dan itu terbukti buatku.. Alhamdulillah... Segini dl deh berhubung udh mau tdr krn bsk mash wisuda pagi jg jdnya harua tdr..lanjut bsk yaaaa :)
Some things I’ve learned in the CBT clinics I’ve been going to regarding anxiety that I thought might be helpful to some.
I need to show that panic disorder one to a lot of people wow
These are awesome. Now if somebody could make one for bipolar and how it’s not changing your mind all the time …
yep ^^^
Nicely done.
Menunggu adalah hal yang melelahkan..daripada lelah selfi aja dulu ah
My dream destination
Bismillah perjuanganku dimulai demi gelar sarjana
3 Killed In Shooting Near University Of North Carolina At Chapel Hill The three victims were reportedly identified as Deah Shaddy Barakat, 23, Yusor Mohammad, 21, and Razan Mohammad Abu-Salha, 19.
American media didn’t consider giving a decent report about them simply because they aren’t Charlie Hebdo.
Once more TERRORISM HAS NO RELIGION!
REBLOG SO THE WHOLE WORLD COULD KNOW!!!
#CHAPELHILLSHOOTING
"American media didn’t consider giving a decent report about them simply because they aren’t Charlie Hebdo."
Just try to say it..
Kebahagiaan - #makna
Kebahagiaan, masih banyak yang mempertanyakan dan mengeluhkan mengenai kebahagiaan..
Mereka mengeluhkan bahwa kau tak kunjung datang.. bahkan mengklaim bahwa kau tak pernah ada di kehidupan mereka
Ya.. termasuk aku yang merasakan ketidakhadiranmu..
Naif memang kami para manusia si pemilik emosi..bagaimana kami bisa merasakan sedih tanpa merasakkanmu? Bagaimana kami tau tanpa membandingkannya denganmu?? Bagaimana kami tertawa bila tak mengenalmu?? Dan bagaimana kami tersenyum lebar tanpa memahamimu?
Benarlah ke naifan hanya milik manusia..
Kadang kami menghilangkan maknamu dengan berpura-pura merasakkanmu padahal kami bersama dengan musuhmu..
Maafkan kami karena melupakkanmu dan arti sesungguhnya akan hadirmu.. Hadirmu kadang tak terasa cukup bagi kami yang selalu ingin puas dengan kehadiranmu..
Maafkan kami yang mengkhianati dirimu..
Maafkan aku yang sesungguhnya merasakkan itu semua dan kini aku mengakuinya, bahwa: “Kau selalu hadir dalam tiap hidupku,kau tak pernah marah dan kau hanya diam menunggu, menunggu untuk aku dapat merasakkan kehadiranmu dan memaknaimu dengan benar”
Tulisan usang untuk ' KELUARGA ' (yang katanya K.E.L.U.A.R.G.A) #1
kita berbagi, kita bercerita..
kita mengerti, kita peduli..
kita mendalami, kita memberi makna..
bertegursapa, bercerita, berbagi, bersandar, berserah..
Yang paling utama untuk kita melakukan itu semua pastilah pada Sang Maha Kuasa dan Maha Mencintai dengan KetulusanNya, Tuhan..
Tuhanku Allah SWT..lalu pada siapa kemudian kita meringankannya setelah itu???
'K.E.L.U.A.R.G.A'
mengingat kata 'KELUARGA' perlahan memori masa lalu samar-samar terlihat..
seolah terproyeksi dalam diri..
lirih suara khas yang tak akan ku lupa nada lirih berubah menjadi tegas dan lantang.
bayang yang samar mulai tergambar nyata dan lugas.
sosok itu....
ya sosok itu..
sosok yang aku takuti
sosok yang aku segani
sosok yang aku hindari
dan sosok itu yang aku cintai, sayangi, rindui dan aku teladani kebaikannya..
simbol kekuatan untukku, pembentuk jati diri yang tak akan terganti,
sosok yang keras namun lembut hatinya walau tak terpancar karena kerasnya tameng dan tembok yang ia bentuk sendiri karena keharusan..
sosok dan suara lugas tegas keras itu membawa pesan..
pesan yang selalu ku ingat, pesan yang kadang ku tolak, pesan yang ku asingkan, pesan yang kadang ku biarakan berlalu begitu saja.
namun pesan itu menjadi kenyataan, kenyataan kebenarannya..walau kadang meleset karena aku telah mempersiapkannya terlebih dahulu..
"hanya pada KELUARGA lah kamu harusnya bercerita, terbuka, dan berbagi.. karena mereka yang benar-benar mengetahuimu, menyayangimu, mengarahkanmu dan tidak akan menjatuhkanmu atau menghinamu..apa yang mereka lakukan pasti yang terbaik untukmu! bukan oranglain!"
ya paling tidak itu yang aku ingat, aku pahami, aku maknai dan aku cerna dalam hati, pikiran dan tindakan.
kata-kata dari pesan itu penuh emosi dan penekanan, saat itu aku hanya terdiam.. terdiam saat mendengarkannya dan kini terdiam saat mengingatnya.
dulu kata-kata itu aku tepis dengan id ku sendiri, dengan pandanganku, dengan teoriku.
karena KELUARGA itu bisa menjadi sematan kata, gelar, dan simbol kepercayaan yang kita berikan.
KELUARGA yang aku bentuk berlandaskan asumsi
kesamaan hati, penyatuan diri, keterbukaan, ketulusan, keikhlasan dan pemahaman.
maka #baaam KELUARGA-ku terbentuk.
bukan karena ikatan darah, bukan karena pernikahan, bukan karena keturunan atau hanya kesepupuan..
untuk beberapa orang mungkin teori itu bisa aku nyatakan terbukti tergantung kualitasnya tetapi jika di kuantikan??????
ternyata aku SALAH!!! itu hanya berlaku untuk beberapa saja.
tak semudah itu, tak segamblang itu, tak seenak itu untuk dapat menyematkan, menganggap, dan membentuk KELUARGA.
HAH!
tertipu terdiam tersakiti
terbuai terabaikan terluka
terlena terpuruk tersayat
terhempas hancur terbuang
kata dan rasa itu selalu berputar-putar disekujur tubuh..seakan tak mau hilang..
tertipu dengan kata..
terbuai dengan tingkah..
terlena dengan janji..
terhempas dengan keterbukaan..
lalu aku hancur karena kebencian.
KELUARGA(aku pikir)
yang dengan bangganya aku sematkan,
dengan keterbukaan aku bercerita
dengan ikhlasnya aku berbagi
dengan tulusnya memberi..
MENYESAL???????
TIDAK!!
apa yang terjadi biarlah, apa yang dikata hiraukanlah, apa yang dihina ya sudahlah..
dengan lugas aku yakinkan
dengan tegas aku ucapkan
dengan lantang aku teriakkan
dengan lirih aku bisikkan
dengan tangis aku tunjukkan..
ini hanya bagian dari perjalanan hidup kawan,
ini pelajaran teman,
ini dinamika sahabat,
dan ini cinta sayang..
ini yang aku jalani dan aku prediksi..
lalu apa setelah ini??
benci?(tidak)
menghindar?(tidak)
menjauhi?(tidak)
menghakimi?(tidak)
tapi aku memantaskan diri, karena aku rasa aku tidak layak daripada semakin terkoyak aku yang bergerak.
tapi aku tak perlu layak untukmu, aku perlu layak untuk KELUARGAku (benar-benar KELUARGAKU!)
hanya tulisan usang, tak bermakna.
Abaikan Hiraukan Baca Buang Hancurkan (SAHABAT)
Sahabat buatku adalah tantangan, karena aku bukan orang yang mudah untuk bersahabat.. aku tipe orang yang sebenarnya banyak kurangnya dan aku ragu ada orang yang dapat tahan dengan ku untuk menerimaku dan menjadikanku kawan untuk hidupnya. berpikir untuk menjadikan aku kawan saja aku tak pantas, bagaimana aku merasa pantas untuk menjadi sahabat kalian. kembali pada pandanganku, bagaimana aku melihat kalian dan menyematkan kata sahabat untuk kalian sahabat-sahabatku. tak mudah mungkin kalian menerima segala kekuranganku, jenuh mungkin kalian melihat tingkahku, kesal kalian melihat gelagatku yang tak kunjung berubah dan kadang membuat kalian berpikir untuk meninggalkanku. tapi bukan berarti aku tak memikirkan salahku, tingkahku, dan gelagatku yang membuat kalian tak nyaman sahabat... justru aku tipe orang yang sangat sensitif untuk melihat itu.. tapi tak didukung dengan rasa gengsiku yang tinggi. kadang aku berpikir untuk pergi dari kalian karena terlalu menyusahkan. kadang aku hanya bisa diam tanpa menjelaskan apapun pada kalian karena takut kalian bosan, kadang aku akan membuat diriku sibuk sehingga tak bertemu kalian karena aku enggan jadi benalu kalian.. aku tak ingin kalian merasakan apa yang aku rasakan. ya aku tetap merasa tak pantas untuk kalian. sahabatku, aku memang orang yang berlebihan, terkadang aku terlalu over pada kalian.. karena apa?? karena aku takut sahabat.. ya aku terlalu takut.. aku takut kalian disakiti aku takut kalian direndahkan aku takut kalian kecewa aku takut kalian dipermainkan dan satu hal yang paling aku takutkan.. aku takut kalian sedih.. aku tak ingin kalian merasakan apa yang aku rasakan. berlebihankan???ya tapii itulah aku sahabat sahabatku, banyak hal yang telah kita lalui.. tawa, canda, ceria, marah, pertengkaran, sedih, bahkan tangis sesegu'an pasti pernah terjadi ditengah-tengah kita. ya itu pasti karena aku yang memulainya.. tapi tahukah kau sahabat, dengan cara itulah aku menguji kalian dan mengenal kalian. aku tak butuh orang yang hanya ada disaat aku tersenyum bahagia. tapi aku ingin orang yang selalu ada disaat apapun. aku tak ingin kalian merasakan apa yang aku rasakan. aku sering merepotkan kalian, ya karena aku orang yang ceroboh dan terlalu santai. hal itu membuat kalian kesal akan aku.. ya kadang aku enggan memikirkan hal yang tak pentiing, namun kadang terlalu memikirkan hal yang tak penting juga.. itu membuat kalian bingung kadang emosiku naik dengan cepat dan turun dengan cepat pula.. kadang itu tak adil untuk kalian.. karena kalian membutuhkan ruang untuk mengendalikan emosi kalian sendiri. aku tak ingin kalian merasakan apa yang aku rasakan. banyak hal bodoh yang aku lakukan, tapi aku juga banyak melarang kalian untuk melakukan hal bodoh. sahabat.. rasa sayang dan cintaku pada kalian lebih dari kekasih..mungkin bisa lebih dari kakak bahkan orangtua kalian.. tapi aku hanya manusia sahabat, yang banyak kurang dan bahkan tak ada kesempurnaan dalam diriku ini.. cukuppun tidak.. yang aku mau kalian 'aman' dalam pengamatanku. aku tak ingin kalian merasakan apa yang aku rasakan. jangankan aku melihat, membayangkan kalian disakiti oranglain rasanya aku tak akan tinggal diam begitu saja. tapi aku tak akan gegabah sahabat jika hal itu membuat kalian tak nyaman. tapi aku tak bisa memendam amarahku pada orang-orang itu, jadi jangan salahkan aku jika aku dapat jauh lebihh membenci orang yang menyakiiti kalian dibanding kalian sendiri kepadanya. aku akan memaafkannya ketika dia meminta maaf pada kalian dihadapanku dengan mengakui kesalahannya (mungkin) sahabat.. aku memang bukan malaikat pelindung kalian, atau ibu peri penjaga kalian.. tapi kadang aku ingin menjadi seperti itu untuk kalian, seolah-olah aku memiliki sayap untuk melindungi menjaga dan merawat kalian. ingin menjadi ibu peri penjaga yang memiliki tongkat sihir untuk mengobati rasa sakit atau sedih kalian, dan berharap selalu ada di tiap moment penting kalian tanpa terlewatkan. tapi malah aku lah satu-satunya orang yang menyakiti kalian melukai kalian dan membuat kalian sedih. aku tak ingin kalian merasakan apa yang aku rasakan. tapi tak ada maksudku untuk melakukannya, aku hanya ingin kalian terbuka padaku... jikalau kalian ingin memintaku pergi sekalipun aku akan melakukannya..alangkah senangnya aku jika kalian meminta padaku apapun itu akan aku usahakan ada untuk kalian..aku ingin kalian 'nyaman' akan aku. ya aku tak akan memaksakan apapun itu hanya inginku, mungkin bagi kalian aku tak seberapanya dibanding sahabat kalian yang lain, semua itu karena kurangku..tapi bagiku hanya itu sahabat.. melihat kalian berbagi dan senang itu sudah cukup untukku.. aku tak ingin kalian merasakan apa yang aku rasakan. sahabat, entah apa yang ingin aku ungkapkan lagi kepada kalian, tulisan ini bahkan belum mewakili apapun.. ini hanya tulisan iseng ku pada kalian..ya seperti judul yang tertera di atas.. mungkin kalian bisa abaikan hiraukan baca buang dan hancurkan sesuka hati kalian.. karena walau kalian melakukannya aku tetap menamai kalian SAHABAT. aku tak ingin kalian merasakan apa yang aku rasakan.
Perjalanan ini punya makna
sebagai manusia kita kadang lupa untuk memaknai apa yang sedang terjadi dalam kehidupan.. atau sekedar memberikan 'nama' dari perjalanan yang kita lalui..
ya manusia tempatnya salah, memang.. tapi ingat manusia adalah sesempurna-sempurnanya makhluk..
jangan kamu berkecil hati kawan, semua punya makna.
makna itu bukan oranglain yang mencantumkan tapi kita sendiri sebagai sang pemberi makna, sifatnya individual walau kadang tergeneralisasi dengan arti yang 'mirip' tapi tetap kesan yang berbeda dan penanganan tergantung dia yang mengalami, orang lain hanya pemberi asumsi.
hemm bahasa ini bukan hanya untuk menunjukkan intelektual, tapi pemaknaan sendiri bagiku.
pahit, manis, asam, asin, pedas, bahkan hambar dapat berbeda makna pada tiap individu. ya, semacam itulah makna yang digeneralisasikan. ngga mudeng? tak apa hak untukmu.
perjalanan selama kita hidup memiliki makna dan khas sendiri-sendiri. tak akan ada yang dapat menyamainya, jika kita berhasil memaknainya. tapi jika tidak ya paling makna kita hanya 'generalisasi' biasa,standart..
tak ada salahnya jika kita mau bilang manis itu pait buat kita, ataupun sebaliknya. itu hakmu
hemm ya sepenggal tulisan tanpa makna yang entah kapan akan aku lanjutkan, tapi yang jelas aku ingin hidup dengan makna ku sendiri dalam tiap perjalananku. kalian tak mengerti? tak apa itu hakmu.
Bismillah ya Allah.. lancarkan skripsiku, mudah kan jangan kau persulit.. doa khusus skripsi untuk saat ini dah..
Demi gelar S.Psi
huaaah banyak mahasiswa tingkat akhir kayak gua yang niatnya mau revisian, searching dll berakhir dengan buka 'hiburan' yang sebenernya menyita waktu lebih banyak dibanding searching sama revisinya.. *maklum memanfaatkan wifii kenceng bin mantep
Sama halnya kayak yang gua lakuin sekarang..
berhubung lupa sama tugas akhir yang bener-bener berharap udah di tahap akhir jadinya berusaha menyelow kan diri.. (padahal udah terlalu slow). hmmm..
Tentang judul yang gua ambil buat tulisan ini, ya.. dari prolog pengalaman nyekrip dengan tempat yang cozy bin manteph inilah gua memulai.
Tugas akhir gua ini memang butuh banyak waktu, ya dan gua sendiri terlalu banyak minta waktu, tapi sekalinya gua ngerjain alamat ngga tidurpun gua jabanin demi ni skrip.. demi ngejar dosen dan ngebenerin apa yang udah gua tulis a.k.a revisi.
Judul yang berani dan agak sulit gua ambil karena di kampus masih jarang yang neliti apalagi metode kuantitatif, dan referensi di kampus cuman ada Handbook berwarna hitam sebiji doang dan ga boleh minjem, jadi gua berusaha sebisa mungkin cari buku lain di kampus lain pula. heh.. ribet dah dimulai dari judul dan referensi. bahagianya tu buku bahasa inggris semuaaaa broooo...makin ribet dah dan ngejelimet, oke ini ga menyerang pada gua doang mungkin..tapi bersyukurlah karena gua ga akan nyerah gitu aja sama judul yang gua ambil.
oh ya FYI gua ambil ni judul karena intrest nya gua untuk menerapkan dan membuktikan teori, yaa itung-itung jadi belajar dengan sendirinya dah..jadi walaupun temen-temen bilang ini itu tapi gua bakal berusaha nyelesein ni judul dan mengkhatamkan ni tulisan berharap manfaat itu bukan gua aja yang nikmatin tapi semua pembaca
oke emang sederhana mungkin hasilnya, dan banyak remehan dari orang yang cuman sekedar baca judul skrip gua, tapi klo mereka berani mulai dari 0 tu skrip pasti mumeet juga.. hahaha.. yakinlah..
point nya adalah apapun judulnya semua punya kesulitan masing-masing dan punya seninya masing-masing.
waktu terus jalan brooo.. satu-persatu temen seperjuangan udah pada lulus.. dan gua, cuman berusaha ada untuk jadi cheers mereka dah, berusaha ada disidang mereka sahabat-sahabatku. terlintas dalam pikiran gua, kalo gua sidang bakal begini juga ga ya...
ya bener aja yang ada dipikiran gua, mungkin karena waktu yang lama buat gua mood lagi ama skrip gua dan sahabat-sahabat gua udah sibuk sama dunianya jadinyaaaaa mungkin gua udah prepare buat kemungkinan terburuk. skip aja lah ga penting
balik lagi ke judul bahagia gua ini, hedehh waktu tidur yang udah berubah, badan yang udah ga seimbang dan banyaaak lagi yang diperjuangkan demi gelar ini dan demi ni judul. huufp tapi emang itu dinamikanya, mau berusaha nyenening hati dengan refreshing tetep aja ga ada hasilnya, kayaknya sama aja gitu karena belom kelar. uang jajan pun cepet abis bukan karena print aja tapi karena makan yang ga tau larinya kemana, karena jadi daging juga kaga tu makanan hahah..
tapi emang buat gituan doang dah tu duit gua, lebih boros dibanding kuliah, ya termasuk modalin gua untuk tetep stay di cafe cozzy ini..hahaha
yah apa lagi ya yang mau di share, mendadak buntu, jadi ga penting lagi dah tulisan gua..
tapi pointnya adalah demi gelar itu segala macam cara bakal ditempuh dah dan akan berusaha sebaik mungkin buat tu gelar.
that can be possible if you want