Seperti yang pernah disampaikan ustadzuna hafizhahullaahu Ta'ala,"Esensi kebaikan seseorang terletak pada dua hal: Hati dan lisan. Yaitu hati yang ikhlas dan lisan yang bersih dari ucapan keji."
Itulah kenapa ilmu para salaf terdahulu bisa menjadi ilmu naafi' bahkan biidznillaah bisa kita rasakan manfaatnya hingga saat ini karena kejernihan hati mereka radhiyallaahu 'anhum ajma'in, setelah taufiq dari Allah.
Ustadzuna hafizhahullaahu pernah mengatakan,"hikmah atau ilmu hanya bisa menetap di dalam hati yang tenang, yang bersih, hati yang ikhlas, hati yang nggak punya kepentingan. Maka, bersihkan hati kita lalu amalkan."
Semoga Allah anugerahkan kepada kita hati yang bersih yang selalu memompa semangat untuk mendekat kepada Allah سبحانه وتعالى.















