It's my 11 year anniversary on Tumblr 🥳

roma★
cherry valley forever
NASA
we're not kids anymore.

titsay
hello vonnie
Claire Keane

shark vs the universe
No title available
Alisa U Zemlji Chuda
Mike Driver
sheepfilms

❣ Chile in a Photography ❣

PR's Tumblrdome
Jules of Nature
Sweet Seals For You, Always

Kaledo Art
dirt enthusiast
h

No title available

seen from T1
seen from United States
seen from Netherlands

seen from United States

seen from United States
seen from Philippines

seen from France

seen from Sri Lanka

seen from Poland
seen from Maldives

seen from Australia
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Indonesia

seen from Russia

seen from France

seen from India
seen from Ukraine
seen from Sri Lanka
@bukanyangterindah
It's my 11 year anniversary on Tumblr 🥳
Tuhan Maha Pengampun, aku tidak
Beberapa bulan yang lalu saat aku menemukan sebuah puisi di sebuah website dan membaca line terakhir seperti yang tertulis di atas, batinku mengiyakan, aku juga tidak. Dadaku semakin sesak, air mata tak hentinya meluap membanjiri pipi, menangisi mereka yang mengkhianati. Bulan demi bulan berlalu. Betapa waktuku habis meratapi hidup. Aku tak sanggup lagi melanjutkan hidup, jemput saja aku, Tuhan. Waktu aku habiskan dengan duduk termenung menatap kosong, menunggu Tuhan menjemput. Tentu saja aku tak punya nyali untuk mengakhiri hidupku sendiri. Memegang pisau pun aku enggan, takut lecet. Ini bukan pertama kali, tapi kenapa malah lebih sakit dari sebelumnya?
Merenung berarti membiarkan otak dan hati berdiskusi. Bukan lagi pertanyaan, kenapa ini bisa terjadi? Kenapa orang-orang itu datang jika hanya untuk meluluhlantakkan hidupku? Bukan. Bayangan tentang aku yang lebih muda memenuhi kapalaku. Kejadian demi kejadian masa lalu muncul dengan semua canda dan sedihnya begitu lengkap. Inikah hidup? Sedih kadang mengagetkan saat aku terlalu bahagia. Aku harus apa?
Aku coba berpuasa untuk tidak membuka media sosial untuk proses penyembuhan lukaku. Itu cukup berhasil. Itu lebih baik daripada memelihara dendam yang justru membuatku kesulitan bernafas. Aku tidak punya teman bicara, aku terlalu dewasa untuk mengadukan ini kepada kedua orangtuaku, kuputuskan untuk mencari kajian di YouTube. Mendengarkan kajian, membuatku sadar bahwa semua yang terjadi padaku adalah karena aku. Kuseringkan mendengar kajian dalam segala aktivitasku hingga aku menamai diriku Jemaah Yutubiah.
Perubahan memang butuh proses, dan aku membutuhkan waktu yang lebih lama dari orang-orang. Aku menikmati proses. Memaafkan diri sendiri adalah langkah paling awal yang harus aku lakukan. Tuhan ternyata begitu baik, memberikanku kesempatan untuk hidup lebih lama, membuatku sadar bahwa aku selama ini bernapas dengan alat pernapasan yang sempurna, melihat dengan mata tanpa alat bantu, mendengar dengan telinga tanpa alat bantu. Kakiku masih bisa menapak ke tanah. Semua adalah hal-hal besar yang harus aku syukuri dengan sungguh-sungguh.
Betapa malunya diri, dengan nikmat yang sebesar ini, masih meratap tentang sesuatu yang aku sendiri tidak bisa mengontrol. Kelelahan yang aku rasakan selama ini adalah karena aku memikirkan sesuatu yang di luar kontrolku. Tak bisakah aku hidup nyaman dan menikmati berkah agung yang diberikan Tuhan secara cuma-cuma?
Bagaimana bisa aku tidak memaafkan orang lain yang berbuat salah kepadaku yang mereka tak menyadari bahwa mereka salah, padahal kesalahan dan dosaku bahkan melebihi luas langit dan bumi. Aku tidak punya alasan untuk tidak memaafkan seseorang yang telah menyakiti, karena akupun tidak sesuci itu.
R, 241023
Follow to Grow this academy
"Aksioma Islam = aksioma matematika"
+ x + = + + x - = - - x + = - - x - = +
“ Kebenaran yang dikatakan benar adalah kebenaran. Kebenaran yang dikatakan salah adalah kesalahan. Kesalahan yang dikatakan benar adalah kesalahan. Kesalahan yang dikatakan salah adalah kebenaran. ”
The depression project
Rezeki itu...
Rezeki itu apa yang dinikmati; tak melulu perkara mata uang. Bukan hanya tentang rupiah, dollar, ataupun riyal. Apa yang bisa dinikmati kemarin, hari ini, esok dan di masa depan. Seperti oksigen alami yang selalu gratis, kesehatan sebelum sakit, ataupun makanan meski sedikit.
Rezeki itu apa yang bermanfaat; tak melulu tabungan yang banyak apalagi dipendam. Bukan hanya berbagai macam aset. Apa yang bisa dimanfaatkan. Ilmu yang bermanfaat, waktu yang bermanfaat, jasa yang bermanfaat, ataupun harta yang bermanfaat.
Rezeki itu apa yang bisa meningkatkan rasa syukur; tak melulu ketika mendapatkan sesuatu yang berlimpah. Bukan hanya banyak-banyakan sesuatu yang diperoleh. Tetapi banyak-banyakan syukur. Meski sedikit, meski pas-pasan, meski secukupnya.
Rezeki, suatu pemberian Allah untuk memelihara kehidupan. Nikmati, manfaatkan, syukuri.
Rezeki tak pernah hilang ataupun berkurang. Apapun kondisinya. Terserah bagaimana bersikap apa yang telah Allah berikan di muka bumi.
@hilyahkamilah
Tangerang, 18/9/1441 H | 11/5/2020 M
Bahagia itu luas. Jangan hanya mengintip dari sela tirai. Buka jendelamu, buka pintu rumahmu. Bahagia itu luas. Jika tidak kamu lihat di posisimu yang sekarang, coba lah maju satu langkah dari tempatmu berdiri.
Aku ingin belajar jadi orang baik.
Pernah suatu hari pada masa itu, kurang lebih tahun 2009, guru saya bercerita, ketika dia berada di Jepang salah satu rekan kerjanya bertanya darimana asal/tempat tinggalnya dan guru saya menjawab di Indonesia. Temannya itu tercengang dan bertanya lagi, Indonesia itu dimana? Guruku bilang kalo di peta dekat dengan Australia. Temannya itu langsung bertanya lagi, "Kalo sama Bali sebelah mananya?" Guru saya menjawab, ya deket situ lah tanpa menjelaskan lagi. Tahun 2010, waktu saya ikut majikan saya, majikan saya dengan menggebu-gebu bilang, "Meskipun sekarang kerjaannya cuma jadi broker, dulu saya itu kerja jadi CEO di Bank Maldives." Dengan polosnya saya bertanya, "Dimana Maldives?" Dengan semangat majikan saya menjawab kalo Maldives itu negara kecil yang sangat indah dan mayoritas penduduknya muslim. Letaknya dekat dengan Sri Langka dan India. Semuanya diceritakan, karena memang majikan saya suka bercerita sampai kerjaan saya terbengkalai dan akhirnya marah-marah, kalo saya nggak fokus mendengarkan ceritanya saya juga dimarahi. Terkadang saya jadi bingung, tapi itu semua sudah berlalu. Baru-baru ini saya nonton yutub juga denger ada negara yang namanya Cook Island. Negara apalagi itu?? Setelah googling, itu adalah negara yang deket dengan Selandia baru. Mungkin bisa dibilang negara bagiannya kali ya,, karena mata uang yang di pake juga dollar Selandia Baru.. Ah mungkin perlu googling lagi😄 #newplaces #newcountry #newexperiences #jepang #bali #indonesia #maldives #cookislands #rarotonga https://www.instagram.com/p/B6Alo8jphKv/?igshid=1t31avhn99yhp
Hanya sebagian orang yang tau betapa nikmatnya makanan ini, sebagian yang lain bahkan tak tau kalo ini adalah makanan🤣🤣🤣 https://www.instagram.com/p/B4_w2IFg_ht/?igshid=1ifuqut20r936
“Apa yang tidak kau kerjakan dengan bahagia, lama-lama akan menggerogoti kewarasanmu.”
—
Tapi kehidupan memang unik, seringkali kewajiban membawamu pada lahan yang tak begitu ingin kau tempati. Padanya kesabaranmu terus teruji.
Selalu ada pilihan, hanya saja beberapa konsekuensi tak sanggup kita tanggung dengan segera.
Tuhan tidak pernah sebercanda cara pikirmu. Tuhan selalu beri kesempatan. Kita yang tidak peka.
Selalu ada pilihan, kita tetap memupuk sabar pada apa yang pelan-pelan mulai menyiksa, hingga pada akhirnya menjadi hal yang mebahagiakan (barangkali), atau perlahan-lahan mengupayakan kehidupan yang kita impikan.
Tuhan tak pernah melarang untuk bermimpi, Tuhan tak pernah menghina impianmu, kita yang membuatnya tenggelam.
Yang rukun ya nak, kalo bisa sampe tua😉 https://www.instagram.com/p/B0u_crJAD5x/?igshid=1d72s1ckekkgw
Sovenir pernikahan paling bermanfaat 😍👍 #sovenir #sovenirpernikahan #gogreen💚 https://www.instagram.com/p/BzAJINcAtYL/?igshid=o5iuso3zcs88
Akan ada masa dimana tangisan anak orang lain terdengar sangat merdu dan tangisan anak sendiri terdengar sangat berisik Ada juga masa dimana perut merasa lapar tapi enggan untuk makan tapi malah marah-marah Ada juga masa dimana cerita siti nurbaya lebih menyedihkan ketimbang cerita tenggelamnya kapal van der wicjk Ada lagi masa dimana nonton berita di tv udah kayak nonton drama korea Yang paling seru adalah masa dimana lagi butuh duit teruss tau-tau barang dagangan banyak yang ngeborong. Alhamdulillah😀 #curhatanhati #ceritaku #coretanku #bukangalau #story #distributornasa #purworejo #dewaruci https://www.instagram.com/p/Bynd9MGAOzD/?igshid=ou2omj5ibh58
Mungkin jika aku bertemu kamu di jalan, aku sudah tak lagi mengingat wajahmu. Tapi rasa ini, aku masih mengingatnya dengan jelas.
Ketika engkau beranjak dewasa
Rasanya gak mungkin jika engkau tetap disini menemani emak. Lambat laun kau akan tumbuh besar dan mandiri dan mungkin dah tak ada lagi yang memanggil emaaaak di tiap waktu seperti kemarin lagi.
Akan ada waktu dimana emakmu ini akan merindukan panggilanmu.
Jangan pernah lupakan hari ini anak sholeh😘 (di Geparang) https://www.instagram.com/p/ByhjQhmpaiq/?igshid=f8ntgduhf4y5
Rahasia
Apa yang kamu simpan diam-diam? Hingga kesunyian tak sanggup mencuri dengar dari batinmu?
Aku tahu, bahwa lembar baca yang tersedia dari hidup seseorang, hanya mampu menuliskan permukaannya saja. Bagian yang memang terbuka untuk diketahui. Menyelaminya, berarti membaca catatan-catatan kaki yang selama ini tak tercantum.
Seperti rahasia-rahasia tentang bagaimana hubungan dalam rumah tangganya yang ternyata retak, tentang bagaimana ia mempertahankan rumah tangganya yang tidak memberinya kebahagiaan. Tentang ketakutannya soal persepsi orang lain terhadap perceraian, janda, duda. juga ketakutannya pada nama baik keluarga. Tentang ia yang berjuang keras membangun persepsi di dalam dirinya bahwa pernikahannya akan baik-baik saja, meski jiwanya mengatakan tidak.
Seperti rahasia-rahasia kecil tentang bagaimana keluarga besarnya selama ini mengatur hidupnya. Cita-citanya yang tenggelam -lebih tepatnya sengaja ditenggelamkan- karena cita-cita telah tergadai oleh persepsi tentang kehidupan layak, penghasilan yang menghimpun materi, dan tentang kepastian pekerjaan dan status sosial.
Seperti semua hal yang kita sembunyikan layaknya ketidakmampuan kita menyelamatkan diri dari hutang, dari jerak ketidakpastian, dari harapan-harapan kosong, dari ikatan tak berbentuk.
Kita sembunyikan dalam ruang paling sunyi, sampai-sampai kesunyian itu tak sanggup membisikkan sedikitpun rahasiamu kepada dunia. Kamu simpan dan menjadi milikmu sendiri.
©kurniawangunadi | 30 April 2019