Bekerja keraslah sampai orang lain mengira itu bukan kamu 🌹

#extradirty

roma★

shark vs the universe
No title available
The Bowery Presents
EXPECTATIONS
Doug Jones
$LAYYYTER
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

ellievsbear
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
𓃗
Not today Justin
No title available
almost home

No title available
🩵 avery cochrane 🩵
Lint Roller? I Barely Know Her
Phantogram Three
The Stonewall Inn
seen from United States
seen from Russia
seen from Canada
seen from Malaysia
seen from Syria

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Saudi Arabia
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Italy

seen from United States
seen from Brazil

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@butteirrfly18
Bekerja keraslah sampai orang lain mengira itu bukan kamu 🌹
ya Allah, jika aku pernah mempersulit urusan manusia lain, jika aku pernah lalai dalam menunaikan amanah manusia lain, maafin aku yaa ya Allah.
jangan Engkau persulit juga mereka yang mempersulitku,
jangan Engkau halangkan untuk ditunaikan amanah yang mereka miliki.
lapangkanlah segala urusan mereka, tunaikanlah amanah-amanah yang mereka miliki.
ya Allah, aku tahu jika ada urusanku dipersulit dan amanahku disepelekan itu semua karena-Mu, Engkau tidak akan menguji jika tidak mencintaiku kan ya Allah? :)
Perahuku kecil , banyak sekali tambalan , sering dihantam gelombang tapi aku bangga masih bisa berlayar..
Selamat Hari Kartini
Disetiap diri perempuan, ada jiwa Kartini yang selalu hidup. Perempuan yang selalu ingin yang terbaik untuk generasi yang dilahirkan. Apapun keadaannya, anaknya harus lebih tinggi sekolahnya daripada ibunya.
Tak usah jauh-jauh mencari sosok Kartini. Dia ada pada ibumu, yang berkorban apapun untukmu. Dia ada pada saudari perempuanmu yang banyak mengalah padamu. Bisa pula dia ada pada dirimu, yang ditempa badai berkali-kali, tetapi tetap tegak berdiri.
Serapuh-rapuhnya dirimu, tetaplah belajar menjadi Kartini. Terangi bumi dengan pengetahuan, karena ketahuilah engkau adalah lilin yang suatu saat akan habis. Sebelum itu terjadi, nyalakan lebih banyak lilin lagi, agar nyalamu pernah memberikan arti.
@yurikoprastiyo
اللهم، لا أعلم كم تطلب مني الصبر. فإن كان تحقيق ما أدعو به سيستغرق وقتاً طويلاً، فأرجو أن تمنحني الصبر وأن تحفظني من الحسد والغيرة مما حققه من سبقوني.
"Ya Allah, aku tidak tahu sampai sejauh mana Engkau memintaku untuk bersabar. Jikalau masih butuh waktu lama untuk sampai pada apa yang aku do'akan, tolong perluas lagi sabarku dan lindungi aku dari rasa iri hati serta dengki melihat pencapaian orang yang lebih dulu."
ريزال:في النهايةالخيارالأفضل لكل حادث هوالقبل والتسامح والتخلي
pada akhirnya pilihan terbaik dari setiap kejadian adalah menerima, memaafkan dan mengikhlaskan.
Tidak ada yang sulit jika Allah memudahkan, tidak ada yang berat jika Allah ringankan, dan tidak ada yang mampu melawan jika Allah mengabulkan.
Belum Indah, Maka Belum Berakhir
Jika hari ini belum bahagia, jangan buru-buru menyebutnya akhir, karena hidup, seperti cerita baik, selalu menyimpan keindahan di bab yang paling tak terduga.
Jalan ini mungkin melelahkan, penuh belokan yang tak kita rencanakan, tapi bukankah lukisan indah butuh banyak warna gelap sebelum diberi cahaya?
Wahai diriku, jangan menyerah di tengah musim, karena bunga pun menunggu waktunya mekar, dan langit tahu kapan harus bersih setelah badai bersuara, segala hal indah memang menunggu sabar.
Bila langkahmu berat hari ini, maka mungkin kamu sedang menuju puncak, dan bila hatimu retak, mungkin Tuhan sedang mengukir tempat untuk sesuatu yang lebih layak.
Jika semuanya belum indah, jangan tutup bukumu, karena hidup tak akan berakhir sebelum ia menyampaikan hadiah terindah yang ia simpan diam-diam.
Percayalah, hal indah masih menantimu.
Tidak ada yang sulit jika Allah memudahkan, tidak ada yang berat jika Allah ringankan, dan tidak ada yang mampu melawan jika Allah mengabulkan.
#1
namanya juga hidup ...
Kadang kopi -- yang pahitnya bikin melek.
Kadang esteh plastikan -- sederhana manisnya tapi cukup menghibur.
Yang harus banyak tuh aer putihnya, karena hidup gak selalu kuat menahan pahit atau larut dalam manis. Hidup soal menjadi bening, tenang, gak dramatis, gak banyak pamer rasa. Mampu jernih di tengah rasa apapun yang datang. Mampu untuk merasa cukup di tengah rasa yang macem-macem.
barangkali benar, apa yang di katakan mama dulu.
"Nak! hidup ini tidak selalu mudah. Akan selalu ada saat dimana kamu akan merasa lelah, cape, atau barang kali kamu merasa sia-sia dan tidak ingin melanjutkannya lagi. Nak! di saat itu tiba, ingatlah bahwa Rumah adalah tempat mu Mebasuh pelu, Mengubur luka, dan kamu harus selalu ingat, nak! Mama selalu ada di dalamnya."
Malam ini aku mengingat kembali kata-kata itu, "kata-kata yang di ucapkan mama dalam remang-remang lampu rumah."
Seperti biasa, warung kopi adalah tempat favorit dari semenjak menjadi dewasa. tempat dimana segala imajinasi, hayalan, dan rindu di luapkan.
malam itu, dalam ingatan yang terbata-bata. kepala ini kembali mengingat kata-kata mama di waktu itu, Entah; ini semacam pelajaran hidup, atau barangkali sebagai orang tua, Mama coba memberi tahu anaknya bahwa iya akan selalu ada untuk anaknya di saat-saat seperti apapun, atau barangkali maksud Mama; Agar anaknya selalu semangat dan terus berjuang.
Malam itu, aku mulai menyadari bahwa dalam hidup ada hal-hal yang di tambahkan sebagai pasangan dari perjalanan hidup, entah; kemudahan-dengan kesulitan, susah-senang atau barangkali yang lainnya.
saya pikir, hidup memang harus begitu. Namanya juga manusia, "ya kan." "dalam perjalanannya, ia tidak selalu menemukan kesedihan atau kesusahan, ada juga kesenangan dan kemudahan. barangkali, itu yang di sebut dengan keadilan Tuhan.
"dan betul kata mama. Untuk itu, malam ini biarkan aku mengingat rumah."
Wanita Hebat
Habis baca nasihat ttg seorang perempuan boleh menjelajah kemana pun tp nanti jika sudah waktunya, jadilah istri & ibu yg hebat.
Hebat daya juangnya, hebat ibadahnya, hebat karirnya, hebat ilmunya, dan kelak jadi ensiklopedia buat anak²nya.
Ini bener banget, mba!^^
Aku belajar banyak hal. Ternyata muaranya adalah mempersilakan diri kita untuk terus "belajar" dan "tumbuh".
Dan 1 hal yg pertama dan utama, "on the track" di jalan & pilihan hidup yg Allah ridhoi.
Aku tumbuh dgn ngeliat gimana hebatnya mamaku.
Di duniaku, mama lah manusia yg paling sabar, paling lembut tutur & perilakunya, paling luas hatinya, paling teduh senyumnya.
Apa yg mama hadapi saat seusiaku ya?
Ada berapa banyak hal yg sudah beliau relakan ya?
Meski sebagiannya aku tau, tp pasti banyak juga yg beliau simpan.
Untuk menjadi ibu sehebat itu, pasti Allah gak main² dlm merancang kehidupan untuk "membentuk"nya.
Aku ngerasa fafifu yg aku hadapin sampai hari ini, salah satunya buat mempersiapkan aku biar nanti ketika saatnya menjadi peran itu aku bisa kasih yg terbaik.
Dan tentu sebagai istri & ibu nantinya yg akan selalu ada di do'a & hati anak² juga pasanganku, aku mau mereka dibersamai "wanita hebat" itu.
Semoga nanti aku juga bisa hebat kayak mama dengan versi terbaik dr diriku sendiri ya ma.
Makasih udah ngajarin aku banyak hal ma, sampai² sekedar diamnya mama aja aku suka❣
Hari ini, rasanya aku terlalu berlebihan, terlalu Overthinking sama sesuatu yang bahkan sebenarnya ga perlu dikhawatirkan secara berlebihan.
Setiap lagi ovt, obat paling manjur itu yaa nelpon mama. Ceritain semuanyaaa dari A-Z ke mama. Walaupun ga 100% selesai masalahnya, setidaknya 99,9% bisa menenangkan.
Beautiful words from mama hari ini :
Jangan memikirkan yang belum terjadi. Jalani aja seperti air mengalir, berdoa yang baik-baik, berdoa apa yang kita inginkan sama Allah.."
Haha.. Sering kali yaa.. banyaknya kekhawatiran yang datang menghampiri karena kurangnya rasa yakin dalam hati. Padahal setiap pilihan itu punya kelebihan dan kekurangannya juga kan..
Kuncinya, lakukan saja apa-apa yang bisa dilakukan. Sekiranya ada yang diluar kendali kita, biarkan saja Dia yang menyelesaikannya.
Seandainya kita tau bagaimana cara Allah mengatur urusan kita, Tentulah kita akan menangis karena su'uzon kepada-Nya..
Aku Sudah Memaafkan, Tapi Aku Terus Ingat!
Baru kusadari,menjadi anak guru itu enggak salah, tapi kenapa dulu aku merasa dibully ya?
Mama adalah guru dari masa gadisnya, sampai aku TK, mama adalah guruku, ketika SD, mama juga masih menjadi guru, dan ketika SMP, aku benar-benar gak mau kalau harus satu sekolah sama mama, jadi aku masuk ke negeri, mencari alternatif aman karena gak boleh masuk pesantren.
Aku lupa kapan pastinya itu dimulai, yang sudah sangat pasti itu ketika SD, anak lelaki di kampung (karena di masa ku lebih banyak anak laki-laki) banyak yang mulai mengejekku.
Menurut beberapa orang mengejek nama orangtua adalah wajar, bahkan dinormalisasikan, dan aku menjadi bagian omongan mereka itu.
Aku sebut namanya, Yaya, Fian, Yuda, Hanip, Dani, dan beberapa muka yang aku ingat tapi aku lupa namanya. Kalian, aku benar-benar sudah memaafkan kalian, tapi maaf, aku masih terus berada dalam kemarahan jika melihat wajah kalian. Lagian, gak mungkin aku gak memaafkan Hanip, dia sudah meninggal, dan menjelang dewasa kemarin, sebelum dia meninggal, kami sudah berteman.
Mereka, ada yang seumuranku, ada yang di atasku setahun. Mereka mulai mengejek, ketika ada murid mama dari SMP Swasta satu kampung dengan kami, dan ejekan itu terus dilanjutkan oleh sekelompok lelaki-lelaki Jahanam ini.
Kalau cuma nama, gakpapa. Yang bikin aku benar-benar benci adalah mereka menggunakan singkatan. SMS (S.. Makin Sexy), nama mamaku dari huruf S.
Aku pernah benar-benar melihat mama ketika memakai seragam ia mengajar, mama tidak sexy, mama tidak menunjukkan sesuatu yang aneh, mama benar-benar definisi guru yang tidak memakai pakaian ketat ke sekolah. Lalu?
Kalau dulu aku lebih pintar, aku harusnya berpikir mama sexy karena kepintarannya, mama sexy karena dia mengajar dengan suara yang tegas dan bijak, mama dianggap sexy karena kecantikan dan keteduhan mukanya, tapi di zaman itu manalah ada kepikiran itu.
Aku pernah menangis, aku pernah lari-menjauhi mereka, aku pernah berantam sambil memegang kera baju mereka, dan sepanjang perjalanan pulang sekolah, ejekan itu terus kudengar. Di sekolah, di rumah, ketika dibonceng ayah keluar, pulang sekolah, les, dll, semuanya.
Lelaki-lelaki Jahanam ini terus demikian, sampai aku pun berani untuk mengejek orangtua salah satu dari mereka, 'Kau MMS, Murni Makin Sexy' bernama Yaya, dia diam, dan sempat marah, aku pernah dikejar karena dia semarah itu. NAJIS
Aku sudah memaafkan kalian, karena dulu mama pernah bilang biarin aja, mama membantuku agar gak ada dendam di hati, tapi kalian malah melanjutkan ketika kita semua sudah SMP. Sialnya, SATU SEKOLAH LAGI.
Ah kalian lupa? Sebelum kalian memutuskan untuk diam dan tak mengejek lagi, tapi beberapa dari kalian malah berusaha NEMBAK perempuan yang kalian bully ini? Hanip? Menulis namaku dan dia di dinding pagar rumah saudaranya di pinggir jalan, menulis namaku di dinding sekolah besar-besar, ada yang ketika SMP sering kirim salam dan ngajak jumpa di luar padahal rumah kami dekat, ada pula yang ketika udah SMA malah mendekatiku, dan ketika kuungkit soal ejekan itu, dia bilang malah BIAR DIPERHATIKAN. NAJIS
Aku sudah memaafkan kalian, tapi, kenapa ketika ada momen kita bertemu lagi sudah sedewasa ini, salah satu diantara kalian menyapaku lagi dengan itu? Kau gak tau kan, sekujur tubuhku ini merinding? Bahkan tanpa dosa, dia menyapa 'eh ada SMS, SMS sehatkan'. NAJIS KETIGA KALI
Aku sudah memaafkan kalian, tapi maaf, kalian akan terus kuungkit (KECUALI HANIP Ya Allah, SOALNYA KAMI BETEMEN DAN DIA UDAH MENINGGAL), dan ketika ingat itu, rasanya ada sesak di dada, keringat, kek dikejer-kejer bayang-bayang, dan yaaa KALIAN NAJIS.
Aku memaklumi kita yang masih anak-anak, tapi maaf kalau urusan orangtua, kalian NAJIS. OKE NAJIS KELIMA KALI
Ini tema apa?
#tautannarablog9 #day6
Sebagian Kecil Tentang Ibu
Bagiku, ibu adalah wujud cinta paling nyata yang tak pernah kudapatkan dari setiap sudut semesta
Dia yang mampu menahan air mata saat semua tak berpihak kepadanya, namun tak kuasa menahannya saat anaknya sedang tidak baik-baik saja
Tak peduli seberapa keras dunia menghajarnya, asalkan anaknya bahagia, ia pun ikut merasakannya
Tak peduli seberapa banyak orang merendahkannya, asalkan anaknya slalu dihargai, ia pun ikut merasakannya
Tak peduli seberapa banyak orang membencinya, asalkan anaknya slalu dicintai, ia pun ikut merasakannya
Makna rumah yang sebenarnya itu masih terasa jika ada ibu di dalamnya
Bagiku....
Setiap waktu saat bersama ibu, adalah waktu terindah yang pernah Tuhan berikan
Setiap tempat yang ada ibu di dalamnya, adalah tempat paling nyaman yang pernah Tuhan ciptakan
Dan setiap kasih sayang yang berasal dari ibu, adalah perasaan paling tulus yang pernah Tuhan anugerahkan
Kepadaku
Terima kasihku takkan pernah terhenti atas segala sesuatu yang telah kau beri
Semoga waktu kebersamaan kita masih banyak, ya, Bu.
Aamiin
—Babay
5 Pesan yang Jadi Bekal Saya Memulai Awal 2025
@edgarhamas
Saya suka dengan pepatah ini, "In the beginning there is meaning, in the end there is feeling." Di permulaan ada pemaknaan, dan di akhir biasanya ada rasa.
Orang memulai harinya dengan membuat pengalaman, lalu senja harinya ia pulang membawa pengalaman, dan malamnya ia merenungi kenangan dari sebuah pengalaman. Dan, itulah yang membuat hidup jadi dinamis. Kita, memaknainya, setiap pergantiannya. Ada zikir pagi, ada pula wirid sorenya.
Bagi kita yang hidup di zaman ini, rasa-rasanya kita yang terbiasa menggunakan kalender Masehi jadi perlu membuat pemberhentian sejenak. Bukan, bukan kita merayakan akhir tahun gregorian. Kita sudah punya kalender sendiri. Namun terbiasanya kita menggunakan tahun-tahun gregorian ini akhirnya membuat kita jadi butuh juga memuhasabahi: akhir tahun 2024 aku sudah jalan sejauh apa, dan bagaimana aku memulai hari-hari setelahnya?
Maka, "in the end, there is feeling."
Alih-alih fokus membeli bahan bakar-bakaran, makin dewasa ini, saatnya diam sejenak bersama Allah dan diri kita sendiri. Hadiri kajian jika ada, mabit jika memang ada agendanya. Kalau saya sendiri, saya biasanya diam saja sambil merenung.
Saya selalu menanyakan dua hal: tentang apa yang telah saya lakukan, dan apa yang kelak akan saya azamkan. Saya akan lihat 100 target 5 tahunan, dan mulai memindai mana yang masih relevan, mana yang telah terjadi, dan mana yang masih mimpi.
Dan, pesan-pesan ini membantu saya —dan semoga kamu— untuk kembali menyegarkan sudut pandang menjalani hari-hari ke depan.
1. "Allow yourself to be a beginner"
Izinkan diri kita untuk menjadi pemula pada hal yang baru. Pada potensi yang kita baru asah, pada pekerjaan yang baru kita jalani. Sebab banyak orang menuntut dirinya harus langsung ahli, dan itu mustahil. Banyak guru bilang pada saya bahwa setiap hal butuh "Husnul Bidayah", awal yang baik.
Dan salah satu makna awal yang baik itu adalah: berikan hak pada dirimu untuk berproses.
2. "Some years you win, some years you build characters."
Hendaknya kita memahami bahwa tahun-tahun yang berjalan, tak selalunya berakhir memuaskan. Kadang ada masa dimana kita menang. Tapi, jangan overthinking kalau memang tahun ini kita "rasanya" tak menghasilkan banyak hal berarti. Kamu salah jika berpikir begitu.
Sebab pada akhirnya kita bertumbuh: kadang berakhir dengan momentum, kadang berubah menjadi pelajaran berharga. Baca surat Ali Imran 140, dan kita akan memahami siklus ini.
3. "I'rif qadraka..."
Seseorang pernah datang pada Imam Ibnu Mubarak, lalu dia meminta nasihat. Dan, jawaban Ibnu Mubarak singkat padat jelas namun sangat dalam, "i'rif qadraka", ketahuilah kapasitasmu. Dalam jalan panjang hidup ini, kita sering mengenal orang, tapi kenapa kita jarang duduk mengenal diri kita sendiri?
Mengetahui kapasitas kita, itu artinya memetakan apa yang bisa persembahan buat Islam dan umat ini.
Sebab generasi pembebas Al Aqsha bukanlah hanya dari orang-orang militer, tapi oleh siapapun yang memenangkan potensinya di bidangnya masing-masing. Dan itu hanya bisa benar-benar terjadi jika setiap orang mengetahui kapasitasnya, sehingga ia mampu menentukan posisinya.
4. "Maa kaana Lillahi yabqaa"
"Apapun yang dilakukan karena Allah, maka akan bertahan", itulah yang dikatakan Imam Malik bin Anas ketika menulis Kitab hadits Al Muwattha. Saat itu, buku-buku hadits sudah banyak. Namun Imam Malik tetap menulis dan bahkan karyanya bertahan sampai kini. Apa rahasianya?
Ya, beliau melakukannya tulus karena Allah, maka Allah menjadikan karya itu "abadi" menginspirasi umat melintasi ruang dan zaman.
Mirip-mirip dengan quote Maximus, "What we do in life echoes in eternity"
5. Terhubung dengan misi para kesatria: Al Aqsha
Dan ini yang pamungkas. Saya terkesan dengan salah satu quote demonstran pro Palestina di Amerika, "bukan dunia yang telah membantu Gaza, tapi Gaza lah yang membangunkan dunia." Clear. Jernih.
Permasalahan Al Aqsha dan Palestina adalah milik pendekar hati nurani. Selama kita masih bertaut dengan Al Aqsha, maka kita akan sadar: beban kita belum ada apa-apanya, dan visi kita bertaut dengan mereka; yang terabadikan dalam lisan seorang ibu di pengungsian Gaza, "Al Aqsha, jika tidak dibebaskan oleh aku, maka oleh anak-anakku. Jika bukan oleh anak-anakku, maka oleh cucuku!"
Bencana itu, bukan sekadar air yang meluap, atau tanah yang meretak tanpa suara.
Kadang… itu adalah bisikan langit bahwa bumi telah lama menahan perih dari langkah manusia yang lupa arah, lupa sujud, lupa tunduk.
Ketika dosa-dosa naik lebih cepat dari doa yang terbang, alam pun bersaksi bahwa setiap titis hujan mengajarkan takut, setiap hembus angin mengajarkan sadar, setiap gelombang besar mengajarkan kembali pulang.
Dan di balik segala getir itu, Allah masih membuka pintu-Nya selebar cahaya Subuh, mengajak hamba yang runtuh untuk bangkit, mengajak jiwa yang lalai untuk kembali bersimpuh.
Karena bencana bukan hanya murka, ia juga peringatan bahwa kasih sayang Allah kadang datang dalam bentuk teguran, agar manusia ingat siapa yang Maha Mengatur dan siapa yang hanya singgah di atas bumi-Nya.