Bersama Jaga Hati Sesama
Syawal kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Syawal kali ini kita ada di tengah kondisi yang sebenarnya sangat ideal untuk kita bermuhasabah diri banyak-banyak.
Sebulan penuh ramadhan ditengah pandemi corona dg beragam keterbatasan kita ibadah.
Banyak yang gugur dan tidak berkesempatan bertemu ramadhan karena Allah cukupkan usianya.
Ada yang pisah dari keluarganya karena tuntutan pekerjaan atau menjalankan perintah pemerintah tetap #stayathome sebagai bentuk kehatia-hatian.
Ada yang sedang bersedih karena ditinggal keluarga tercinta karena jadi korban virus corona.
Ada yang sekarang sedang merayakan Idul Fitri di ruang Isolasi sendirian karena Allah hadiahi positif corona.
Ada yang sedang sangat kekurangan bahkan hari ini tidak bisa makan karena sudah berbulan-bulan tidak kerja.
Ada yang harus stay menjaga pasien-pasiennya di ruang-ruang isolasi.
Dan masih banyak lagi kondisi yang sebenarnya layak kita berikan porsi empati lebih besar.
Oleh karena itu smg syawal kali ini kita bukan termasuk orang-orang yang tidak menjaga hati sesama.
Yuk usahakan jangan posting kebahagiaan syawalmu berlebihan barangkali ada salah satu teman followers kita sedang merayakan idul fitri sendiri di tempat rantau atau bahkan di rumah sakit atau sedang sedih karena sanak keluarganya baru saja meninggal dll
Jangan makan berlebihan barangkali di lingkungan kita ada tetangga kita yang tidak bisa makan sehari penuh hari ini. Karena ekonominya sedang sulit.
Jangan buang uang berlebihan untuk kepuasan diri karena barangkali diluar sana ada yang jauh lebih butuh bantuan materi daripada kita memenuhi kebutuhan sendiri.
Iya karena Kebahagiaanmu tak akan berkurang walau tak di posting di media sosial. Perutmu tak akan kelaparan walau sedikit berbagi ke tetangga. Uangmu yang nyatanya sebagai rizkimu dari Allah pun ternyata masih ada hak orang lain di dalamnya










