Udah lama ngga buka ini.
we're not kids anymore.
h
Not today Justin

No title available
d e v o n
Show & Tell

if i look back, i am lost

shark vs the universe
hello vonnie
No title available
Cosmic Funnies
No title available

⁂
Monterey Bay Aquarium

Discoholic 🪩
Keni
Xuebing Du
One Nice Bug Per Day
Acquired Stardust
i don't do bad sauce passes

seen from United States
seen from Belgium
seen from Türkiye

seen from Germany
seen from Italy
seen from Chile
seen from United States
seen from China

seen from Germany
seen from Brazil
seen from Australia
seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Norway

seen from South Korea

seen from Germany

seen from Germany
seen from United States
seen from Italy
@itsraaaaa
Udah lama ngga buka ini.
Hingga saat ini yang kuketahui adalah kesetiaan memang tidak ciptakan untuk manusia.
Jika hidup adalah serangkaian perjalanan.
Maka kamu adalah pulang yang selalu ingin aku tuju.
Beruntunglah seseorang yang bisa bersama dengan orang yang ia cintai dan mencintainya.
“Aku bersumpah, kelak bahagiaku akan menjadi rasa rindu yang paling kau benci. Rasa sesal yang sesak. Kangen yang menyebalkan.”
— (via mbeeer)
'Kenapa masih sendiri?'
Karena setelah kamu, aku kesulitan jatuh hati.
'Kenapa masih sendiri?'
Karena jika bukan denganmu, aku tak tahu caranya menjadi tidak hanya aku.
Seandainya saja aku tau bahwa hari itu adalah hari terakhir kita sama-sama
Seandainya saja aku tau bahwa hari itu adalah hari terakhir aku bisa cerita tentang banyak hal sama kamu
Seandainya saja aku tau.
Ada hari-hari yang tak luput dari penantian, pesan-pesan yang diabaikan, harapan yang terlanjur melambung, kehilangan yang menyakitkan.
Ternyata benar yang Tuhan bilang, berlebihan adalah suatu hal yang menyesakkan dan sejujurnya telah ku ketahui itu. Penderitaan paling berat dari terlalu dalam jatuh padamu adalah aku rela menunggumu tanpa tahu malu. Tanpa mendengarkan perkataan orang lain. Padahal, semesta sepertinya telah memberi tanda bahwa: kamu masih belum bisa untukku.
Sepertinya? Belum? Lihatlah! Bacalah dengan baik! Bahkan tulisanku kali ini adalah bukti bahwa aku masih menunggu tanpa tahu malu.
Ketika ku memutuskan untuk merelakanmu, itu adalah pergulatan sengit antara aku melawan aku.
Jatuh terlalu dalam padamu adalah hal menyebalkan. Aku bahkan susah menemukan aku yang paling aku sekarang.
Tapi anehnya, aku masih mau.
12 agustus 2020
Kalo saat ini di depan gue terdapat seorang psikologi perempuan, maka inilah yang akan gue sampaikan.
Bu, saya takut sama manusia. Tapi saya tau saya ngga bisa hidup tanpa manusia.
Saya tau suatu hari nanti saya harus kerja untuk bisa dapat uang dan membuat orangtua saya bangga melahirkan saya. Meski saya tidak pernah sekalipun minta dilahirkan oleh mereka.
Bu, saya ngga mau berhubungan sama manusia. Tapi saya kesepian. Setiap saya nangis, saya selalu berharap ada setidaknya seseorang yang tau saya nangis tanpa perlu melarang saya bersedih.
Bu, selama ini saya melakukan banyak hal untuk menjauhkan saya dari kegagalan secara keuangan. Karena saya tau, saya tidak miskin saja saya stress. Apalagi tidak punya uang. Mungkin saya udah mengakhiri hidup saya saat itu juga.
Bu, saya tidak mau jadi pusat perhatian banyak orang karena saya takut sama manusia.
Bu, waktu SMP segala yang saya katakan selalu ditertawakan atau diejek-ejek. Saya juga pernah mengurung diri saya di WC karena saya takut manusia bu. Pintu wcnya digedor. Saya dibentak untuk diminta keluar. Tapi saya takut bu meski saya kedinginan.
Bu, saya bertahan hidup di SMP, asrama, tidur di atas sejadah tanpa kasur karena kasur saya ditiduri temen saya yang ngompol.
Bu, saya capek sendiri.
Bu, saya capek ditekan untuk terus berhasil.
Bu, saya capek untuk terus dituntut sempurna.
Bu, saya takut manusia bu.
Bu, tapi kata temen-temen kuliah saya, saya hanya bisa dapet kerja kalo saya banyak kenal sama orang bu.
Bu, saya harus gimana yah?
Bu, sejak kelas 4 SD, saya udah pisah tempat tinggal sama orangtua.
Bu, saya sering dibentak, disembur pakai air kumur-kumur karena dikira kesurupan padahal saya hanya mau disayang.
Bu, gimana rasanya punya seseorang yang sayang sama ibu?
Bu, saya mau merasakannya juga.
Bu, saya takut sakit.
Bu, selama ini saya berdiri sendiri terus.
Bu, saya pegel.
Bu, setiap malam saya selalu membayangkan ada satu sosok yang memeluk saya dan menatap saya dengan bangga bahwa saya selama ini sudah berbuat hebat.
Bu, perlu apalagi ya, biar siapapun tau kalo saya sebenernya cuma butuh seseorang yang paham aja.
Bu, saya ngga mau mati. Tapi saya capek hidup…
padahal saya hanya mau disayang.
padahal, saya hanya mau disayang.
Sya ga mau mati. Tapi saya capek hidup,..
Damn it.
Karena kesalahan setitik, kebaikan sering kali terlupa.
-MenjadiManusia
"Banyak perubahan yang dirasakan, sakit memang ketika mengatahui faktanya. Ia memintaku, ku turuti. Demi kebaikan kita. Apakah ia menurutiku? Oh, tentu saja tidak. Ego yang diturutinya."
Bersamaku itu, merepotkan.
Kau akan kelelahan.
Bersamaku itu, tidaklah mudah.
Kau pasti menyerah.
Ketakutanku hari ini:
Takut memberi nasehat kepada orang lain, tersebab diri ini juga lebih butuh untuk dinasehati.
Takut menjadi orang yang sangat pandai memainkan diksi, dan lupa untuk membenahi diri.
Rabbi 🥀
“Terserah jodohku kapan datang, Tuhan yang kumohon hanyalah satu. Semoga aku dicintai oleh orang yang aku cintai juga.”
— (via mbeeer)
Ditinggalkan tanpa aba - aba ternyata begitu mengejutkan
Semuanyaa, serba tiba - tiba.
Tiba - tiba sendiri, tiba - tiba kehilangan teman bercerita, tiba - tiba seperti sedang mimpi buruk.
“Terkadang aku rindu obrolan manis kita dahulu; masa dimana kamu masih senang bercerita perihal apa yang terjadi hari itu. Kamu bergumam menceritakan, sementara aku bergeming mendengarkan. Kamu dengan cerianya membuka topik perihal apa yang kamu senangi, apa yang kamu inginkan, apa yang kamu benci. Tak jarang kita membicarakan perkara masa lalu, kamu terbuka untuk mempercayakan semua luka dan laramu kepadaku. Pun tak jarang aku terlelap saat kamu tengah bercakap-cakap. Namun, kita tak seperti dahulu lagi. Entah kenapa atau memang begitu adanya; perpisahan menghempaskan semua perihal itu. Terlarutkan oleh kesunyian yang dibawa sang pilu. Aku terpaksa memeluk kesendirian, aku biarkan hati ini terbawa arus rindu yang menggelisahkan. Sampai akhirnya, aku bisa melupakan semua luka dan semua kesedihan.”
— Arief Aumar Purwanto | 17/02/2017
Yang terkadang manusia lupakan itu;
Bersyukur.
Bahagia yang diterima
Rezeki yang diturunkan oleh-Nya
Mungkin, kadarnya memang harus segitu.
-Raa