Sebenarnya
Sebenarnya, jika bisa dibuat lebih sederhana lagi, maka segala kerumitan dipikiran akan lebih mudah diselesaikan. Tidak harus cepat, tapi tentu bisa dibuat jadi lebih ringan dan berani untuk dihadapi.
Sebenarnya, kalau mau mengalah dengan ego sendiri, akan ada banyak hal yang segera bisa diatasi tanpa harus bertengkar sana sini. Mengalah tidak selalu menjadikan diri sendiri rendah, tapi ada hal yang lebih penting dari sekadar pembenaran diri.
Sebenarnya, jika mau meminta maaf lebih dulu, akan ada banyak ruang di hati untuk menerima banyak hal yang akan terjadi di masa depan. Tidak semua permintaan maaf berujung pada dimaafkan, tapi setidaknya kita meletakkan ketulusan dalam sikap dan kesadaran untuk mengakuinya.
Sebenarnya, ketakutan tidak selalu untuk dihadapi atau dihilangkan. Kadang cukup tidak berpikir terlalu jauh bisa mengurai ketakutan tersebut menjadi lebih ringan daripada terus menerus memikirkannya.
Sebenarnya, ada banyak hal yang sebaiknya kita biarkan saja daripada sibuk memikirkannya. Bukan tidak peduli. Tapi ruang kuasa kita letaknya sangat terbatas. Yang kemarin sudah tidak bisa kembali. Yang di depan berada dalam genggaman-Nya.















