Tahun Depan dan Rencana yang Lalu
Langit Jakarta begitu cerah dengan warna biru yang begitu menyala. Siapapun yang memalui jalan ibukota pasti tidak sanggup berlama-lama terpapar langsung matahari. Siang di Jakarta pada musim panas sangat manjur membuatku sakit kepala. Namun pertanyaan tiba-tiba dari temanku tidak kalah bikin sakit kepala layaknya terpapar matahari siang.
“Apa rencanamu tahun depan?” tanya temanku sambil menyeruput es kopinya.
“Wow deep talk,” jawabku sambil diiringi tawa menghindari kebingungan.
“Ya, aku ingin tau hehe.”
Sebenarnya aku pernah menanyakan hal yang sama pada diri sendiri. Saat itu aku membayangkan akan seperti apa keadaan tahun depan. Bisa jadi ekonomi semakin lemah dan kesulitan hidup makin lebih besar. Tentu ada rasa takut jika hal buruk terjadi. Bingung harus menghadapi hari yang penuh ketidakpastian. Oh sebentar, ketidakpastian adalah satu-satunya kepastian yang ada di dunia ini. Kita hidup dalam ketidakpastian dan kenyataan inilah yang paling pasti. Aku pun mencoba berdamai dengan ketidakpastian di tahun depan. Terserah dengan keadaan ke depan, fokuslah pada yang ada sekarang.
Tahun lalu, aku berencana belajar banyak di 2022. Membiarkan diri untuk rehat sejenak selepas badai kehidupan yang datang di 2021. Aku hidup tanpa rencana yang detail dan memaksa, menjadi pribadi yang damai sudah cukup bagiku. Mungkin ada saja orang yang tidak setuju dengan rencana sederhanaku. Seakan-akan aku adalah manusia linglung tanpa tujuan. Benar, aku sempat linglung. Salah, karena sebenarnya aku tetap punya tujuan. Hanya saja rasanya tujuanku terlalu jauh dan aku selalu bertanya kapan sampai. Seperti ketika kamu pergi ke suatu tempat untuk pertama kalinya, kamu pasti merasa jaraknya sangat jauh. Tidak jelas waktu sampainya, tidak jelas sudah berjalan seberapa jauh. Jika hal ini juga terjadi padamu, selamat bisa jadi kamu hanya lelah.
Tahun ini, aku berencana jalan ke banyak tempat di 2023. Rencana perjalanan ini bukan melulu perjalanan yang megah dan mewah. Bagiku melakukan perjalanan dengan transportasi umum sudah sangat menyenangkan. Menghirup polusi tipis-tipis dari balik masker memang menyebalkan, tapi melihat kota tetaplah menyenangkan. Ngomong-ngomong aku juga berencana melakukan perjalanan yang jauh. Tentu tidak sejauh menyeberangi negara atau benua, menyeberangi pulau juga sudah menyenangkan. Kamu tahu? Banyak cara menemukan tempat menarik dengan harga terjangkau.
Tahun depan memang hari pergantian angka. Tidak terlalu spesial hingga harus ada perayaan besar. Namun cukup spesial untuk menentukan hal baru yang ingin kamu lakukan. Mengapa tidak mencoba hal yang baru di tahun depan? Mengapa tidak mencoba merencanakan hal baik lainnya di tahun depan? Siap menjalani hari yang lebih luar biasa dari tahun ini?