Hikmah 4 Vaksin Aqsha Part 3
Bismillahirrahmanirrahim,
Alhamdulillah tanggal 12 Desember kemarin Aqsha sudah vaksin lagi di umurnya yang ke-4 bulan. InsyaAllah Aqsha juga bakal otw 5 bulan nih, sebulannya lagi dia akan memulai fase mpasi.
Kemarin Aqsha sudah vaksin DPT-HB-HIB 3, Polio tetes 4, Polio Suntik (IPV)1, dan RV3.
Yap, bulan ini empat vaksin lagi, kurang lebih sama seperti bulan lalu dan dua bulan lalunya. 2 yang tetes dan 2 vaksin disuntik, paha kanan serta kiri. Ummanya Aqsha aja gak tega rasanya ngelihat anaknya disuntik, tapi bismillah niatnya adalah untuk kebaikan bagi Aqsha. Biidznillah, Aqsha juga baik-baik saja, sedikit menangis saat disuntik bagian paha sebalah kanan. Saat paha sebelah kiri disuntik, dia tidak ada respon apa-apa. Gemesnyaa, pikirku. Kalau kata dokternya, “Aduh aku diapain nih ya? Kok gak ada rasa apa-apanya! Ah ga mempan!” dokternya mencoba untuk menghibur.
Sebelum balik, aku sempat bertanya juga ke bidan di puskesmas tersebut, apakah efeknya juga sama? Jawabannya adalah, iya. Efeknya tetap sama, dan bu bidan juga bilang pasti aku akan lebih legawa menghadapinya, karena sudah berpengalaman bagaimana mengatasi anak ketika demam setelah vaksin. Kamipun menyempatkan untuk konsultasi, ngobrol perihal keadaan Aqsha setelah vaksin bulan lalu. Dimana bulan lalu demamnya Aqsha sampai 37,9° C, bahkan juga paha kanannya bengkak sedikit bekas dari suntikan. Dan ya, hal itu masih termasuk wajar, jadi jangan terlalu panik, tetap di kompres dan diberikan asi.
Untuk vaksin bulan ini, alhamdulillah aku lebih mindful menghadapinya. Sehabis dzuhur, suhu tubuh Aqsha sudah mulai hangat, setelah aku cek sudah 36,3° C . Malamnya naik menjadi 37,5° C, pagi menjadi 37,1° C, dan alhamdulillah siangnya sudah 36,5 ° C. Biidznillah.
Secara rutin aku kompres paha, lipatan leher, paha, dan juga ketiaknya Aqsha. Aqsha juga terlihat lebih tenang dan nyaman, beda dengan bulan lalu yang kelihatan kurang nyaman.
Hikmahnya untuk vaksin kali ini, aku tersadar bahwa ketakutan untuk menghadapi sesuatu yang baru itu adalah wajar. Perlahan kita akan terbiasa, menghadapi sesuatu hal baru tersebut menjadi lebih legawa dan tenang. Ketika bidan bilang efek vaksinnya akan demam tuh awalnya aku selalu khawatir dan menunggu-nunggu kapan demamnya, menyiapkan semuanya dengan perasaan yang kurang tenang, namun setelah menjalani kedua hingga ketiga kalinya alhamdulillah bisa lebih mindful dehh. Istilahnya ya, belajar dari pengalaman ya kan hehe.
Nak, alhamdulillah kamu sudah melewati fase-fase vaksin 4 bulan berturut-turut.
Umma terharu menyaksikan tumbuh kembangmu secara langsung, menemani, serta membersamaimu disetiap langkahmu hingga umur empat bulan ini. Alhamdulillah ‘ala kulli hal.
Semoga Allah selalu menjagamu ya, nak. Semoga Allah memberikah Rahmat-Nya kepadamu.
Umma dan Ayah sayang sama Aqsha karena Allah..
| Ditulis setelah menidurkanmu, Sabtu 14 Desember 2024 | 21.50 WIB
Aqsha bersama Ayahnya pulang vaksin kemarin