PP ekspor SDA resmi berlaku mulai 1 Juni 2026. Seluruh ekspor sawit, batu bara, dan ferroalloy wajib lewat BUMN Danantara.
PP Ekspor SDA Berlaku 1 Juni, Ribuan Eksportir Swasta Wajib Alih ke BUMN


#batman#dc#dc comics#bruce wayne#tim drake#dc fanart#batfamily#dick grayson#batfam



seen from Algeria

seen from Serbia
seen from United States

seen from Brazil
seen from United States

seen from India

seen from South Africa
seen from United States
seen from United States
seen from France
seen from France

seen from United States
seen from France
seen from Switzerland
seen from Finland

seen from Germany

seen from United States

seen from Ireland
seen from Russia

seen from United States
PP ekspor SDA resmi berlaku mulai 1 Juni 2026. Seluruh ekspor sawit, batu bara, dan ferroalloy wajib lewat BUMN Danantara.
PP Ekspor SDA Berlaku 1 Juni, Ribuan Eksportir Swasta Wajib Alih ke BUMN
Insight Fusion AI: Mitra Agritech Serba Guna untuk Petani Kecil, Koperasi, & Eksportir Insight Fusion AI adalah platform gratis yang menyederhanakan seluruh rantai nilai pertanian, mulai dari penanaman hingga ekspor. Dengan fitur canggih seperti Tanya AI, Analisis Foto, dan Analisis PDF, platform ini dirancang khusus untuk mendukung petani kecil, koperasi, dan eksportir agar dapat mengoptimalkan operasional, meningkatkan kualitas produksi, serta memaksimalkan pendapatan. Inovasi digital ini merupakan mitra agritech yang siap mengubah cara kerja sektor pertanian. Baca artikel lengkap untuk mengetahui lebih detail dan temukan bagaimana Anda dapat memanfaatkan solusi ini untuk membawa pertanian Anda ke level berikutnya!
Platform analitik AI untuk koperasi pertanian, petani kecil & agribisnis dalam mengoptimalkan operasi dan produktivitas.
Revolutionizing the Sugar Industry: Direct IC-45 Sugar Sales from Brazil with Guaranteed Quality and Traceability. Exclusive Offer: Special Payment Conditions at Destination Port for IC-45 Sugar Directly from Brazil
View On WordPress
Pameran Virtual Internasional
Dalam mendukung perkembangan Industri Makanan dan Minuman di masa pandemi ini , Krista Exhibitions kembali menyelenggarakan Pameran Virtual Internasional dengan total enam sektor industry yaitu Eastfood Indonesia Virtual Expo, Virtual Herbal Jamu Modern & Fitofarmaka Expo, Virtual Coffee & Tea 2021 ,Virtual Seafood Show, Virtual Cooltech Expo dan Indo Licensing Virtual Expo yang resmi dapat…
View On WordPress
Hasil Pertemuan Kalangan Pesantren, Eksportir, dan Pemerintah di Surabaya
Carina Payue Hasil Pertemuan Kalangan Pesantren, Eksportir, dan Pemerintah di Surabaya Artikel Baru Nih Artikel Tentang Hasil Pertemuan Kalangan Pesantren, Eksportir, dan Pemerintah di Surabaya Pencarian Artikel Tentang Berita Hasil Pertemuan Kalangan Pesantren, Eksportir, dan Pemerintah di Surabaya Silahkan Cari Dalam Database Kami, Pada Kolom Pencarian Tersedia. Jika Tidak Menemukan Apa Yang Anda Cari, Kemungkinan Artikel Sudah Tidak Dalam Database Kami. Judul Informasi Artikel : Hasil Pertemuan Kalangan Pesantren, Eksportir, dan Pemerintah di Surabaya Sejahtera Initiatives menggelar pertemuan dengan sejumlah pesantren dengan para eksportir. http://www.unikbaca.com
Ikan Karang RI Banyak Diangkut ke Hong Kong, Apa Langkah Pemerintah?
Liputanviral - Perdagangan ikan karang hidup (live reef fish) termasuk bisnis yang besar. Nilainya ditaksir mencapai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 15 triliun per tahun. Pembeli utama ikan karang seperti kerapu dan napoleon cs ini adalah Hong Kong dan China. Ikan-ikan tersebut nilainya menjadi sangat tinggi karena tingkat permintaan yang terus tumbuh. Sayangnya, jika pemerintah tidak mengatur penjualan ikan-ikan ini maka populasinya bisa berkurang drastis. Lalu apa saja yang bisa dilakukan pemerintah? "Ikan-ikan ini termasuk ikan eksotis. Jadi kita tidak akan melarang, tapi akan diatur lebih ketat dan menguntungkan semua pihak," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Brahmantya Satyamurti Poerwadi dalam pertemuan Coral Reef Initiative (ICRI) yang diselenggarakan di Club Yacht Monaco, Monaco, Kamis (6/12/2018). Menurut pria yang akrab disapa Tyo ini ada dua kategori ikan karang, yaitu budidaya dan yang biasa ditangkap di laut. Regulasi akan diterapkan ke ikan karang hidup yang biasa ditangkap di laut. "Perdagangannya ini yang harus di-regulate. Selama ini kan ada pasar gelap. Nanti jangan sampai ada lagi," katanya. Selain itu, nelayan yang menangkap ikan karang hidup ini hanya kebagian 10% saja dari nilai tersebut. Sementara importir di Hong Kong kebagian 5%. Eksportir yang membawa ikan dan menjualnya ke peritel di Hong Kong kebagian 35% dari total nilai dagang, dan yang terbesar adalah restoran serta peritel ini yang menjualnya ke konsumen mendapat jatah 50% dari total nilai perdagangan. "Nanti harus ada regulasi juga misalnya harganya harus pantas, jangan sampai yang menikmati penjualan tinggi hanya restoran-restoran saja, tapi nelayan juga harus kebagian," jelasnya. Selain itu harus ada aturan juga misalnya mengenai ukuran ikan yang boleh diambil untuk dijual. Jangan sampai ikannya masih kecil-kecil tapi sudah diambil. "Kalau ikannya sedang bertelur juga seharusnya jangan ditangkap, itu bisa kita atur juga," ucapnya. Read the full article
Evaluasi Insentif DHE, Pemerintah Akan Perpanjang Secara Otomatis
Inanews - Di tengah gejolak global dan fluktuasi nilai tukar, pemerintah mengevaluasi beleid yang mengatur insentif bagi eksportir yang menaruh devisa hasil ekspornya di perbankan dalam negeri. Hasil temuannya, pemerintah berencana memperpanjang secara otomatis fasilitas insentif pajak sampai eksportir mencairkan DHE miliknya. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga pasokan dollar AS di dalam negeri dan membantu stabilitas rupiah jangka pendek. Beleid yang dimaksud a dalah Peraturan Menteri Keuangan Nomor 26 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Keuangan Nomor 51 Tahun 2001 tentang Pemotongan Pajak Penghasilan atas Bunga Deposito dan Tabungan serta Diskonto Sertifikat Bank Indonesia. Dalam aturan tersebut, PPh atacobas bunga deposito yang berasal dari DHE dalam mata uang dolar AS dikenakan pajak sebesar 10% untuk yang ditaruh selama 1 bulan, sementara yang ditaruh selama 3 bulan dikenakan pajak 7,5%, bagi yang disimpan selama 6 bulan terkena 2,5% potongan pajak. Selain itu, bagi yang disimpan lebih dari 6 bulan, depositonya terbebas dari PPh. Sementara, bagi eksportir yang mengkonversi DHE ke dalam rupiah depositonya akan dikenakan pajak sebesar 7,5% untuk yang ditaruh selama 1 bulan, 5% untuk yang 3 bulan, dan bebas pajak bagi yang menaruhnya selama 6 bulan atau lebih. Kurang Dimanfaatkan Direktur Jendral Pajak, Robert Pakpahan mengungkapkan bahwa insentif yang berlaku tersebut tidak banyak dimanfaatkan oleh para eksportir, karena dinilai tidak menarik. "Kita mau evaluasi aturan PMK tersebut karena ada beberapa yang kurang menarik," ungkapnya, akhir pekan lalu. Dia pun mencontohkan, saat eksportir melakukan perpanjangan deposito, fasilitas pajaknya tidak otomatis turut diperpanjang. Hal ini yang akan dia evaluasi supaya fasilitas tersebut lebih menjadi lebih menarik. Menurut Robert, alasan hanya sedikit eksportir yang memanfaatkan fasilitas tersebut karena dua hal. "Pertama, uang DHE dipakai untuk membayar utang dan segala macam. Kedua, kurang menarik, untuk itu akan kita perbaiki supaya perpanjangan bisa otomatis tetap dapat," jelasnya. Tak Manarik Eksportir Direktur Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menilai upaya yang dilakukan pemerintah tersebut tidak menarik bagi eksportir. Pasalnya, sejak awal insentif tersebut memang tidak sesuai dengan kebutuhan eksportir. Menurutnya, yang eksportir butuhkan adalah fleksibilitas dalam menggunakan devisa milik mereka sehingga tidak mendapatkan insentif tersebut pun tidak mengapa. " takut begitu ditarik semua, mereka tidak punya cadangan likuiditas," jelasnya. Dengan demikian, yang harus dilakukan pemerintah adalah perbaikan administrasi dan memberi insentif berupa paket kemudahan yang membantu kegiatan bisnisnya. "Apa yang tidak tersedia di sini , di Singapura itu orang menaruh DHE karena kebanyakan rekanan bisnisnya di Singapura, jadi antar bank pindah buku di bank yang sama gratis. Itu tidak perlu macam-macam, nah di sini, apakah ada kemudahan seperti itu regulasinya," papar Yustinus. Selain perbaikan insentif fiskal yang dilakukan pemerintah, Bank sentral tengah meramu kebijakan baru untuk membawa pulang dana hasil ekspor, sekaligus membujuk pengusaha untuk menukarkannya ke mata uang Garuda. Kebijakan yang tengah dibahas tersebut adalah special account deposit atau deposito khusus di bank umum dalam negeri yang dipakai untuk menampung DHE. Tahan Valas Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo mengatakan akhir-akhir ini yang terjadi adalah eksportir menahan valuta asing (valas) miliknya sehingga tidak ada pasokan valas di pasar keuangan. Hal ini menjadi salah satu alasan terjadinya pelemahan rupiah beberapa minggu terakhir. "Eksportir dan pihak-pihak yang memiliki valas menahan valasnya, sehingga BI jadi pemasok di pasar. Kami tidak bisa melawan pasar dan tidak bisa melawan kekuatan valas dengan kemampuan devisa yang ada, sehingga yang kami lakukan intervensi terukur," jelasnya. Bank Indonesia berharap agar pasokan valas dapat terjadi di pasar keuangan, Dody pun mengimbau agar eksportir dan para pihak pemegang valas untuk tidak menahan valasnya. "Dihindari supply building , butuh valas di akhir tahun tetapi sudah beli di awal tahun," ungkapnya. Dia pun menjelaskan bahwa BI menawarkan instrumen insentif bagi DHE dalam instrumen swap di perbankan dan back to back di BI. Hal ini lanjutnya yang dapat membantu kerja BI dalam menjaga stabilitas rupiah. "Seandainya punya dollar, utk nanti bisa swap ke BI via bank, penukaran dibuka dari pukul 14.00--16.00. Ini yang diminati eksportir, kalau seandainya dollar AS ke rupiah untuk periode tertentu, tenor 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan dan 12 bulan, itu tenor yang diberikan," paparnya. Dody pun mengatakan hal ini dilakukan guna membantu eksportir dari sektor rill yang memiliki valas sehingga dapat membantu ongkos produktivitasnya. Read the full article
#Repost @pejuang_ekspor with @repostapp ・・・ #KULGRAMALERT . Selamat Siang #PejuangEkspor! Siapa sih disini yang gak suka makan es krim?? Di negara-negara beriklim tropis, es krim merupakan salah satu faktor yang membuat hari Anda menjadi lebih indah. Ternyata selain menyegarkan, es krim juga berpotensi ekspor dan menjadi sumber mata pencaharian. Yuk ikuti kulgram Pejuang Ekspor minggu ini yang akan membahas tentang "Tips & Trik Ekspor Ice Cream Powder" bersama Founder of ADEMUY Ice Cream Ibu Yuki Rahmayanti yang berhasil ekspor ice cream powder ke Jeddah, hari Kamis ini pukul 20.00 WIB. Join grup Pejuang Ekspor dan ikuti kulgram kami dengan cara: 1. Download aplikasi telegram di smartphone Anda 2. Klik link in bio atau DM kami untuk join grup . Ayo join grup sekarang! Salam #PejuangEkspor . . #komoditasekspor #virgincoconutoil #coconutsugarindonesia #ekspor #eksportir #eksporkopi #eksporjahe #kulit #leather #pejuangekspor #eksporindonesia #ekspormudah #eksporaja #kpmi #asspi #eksporikan #ekspor #furniturejepara #rotan #ukm #kopdar #seminar #kulgram #kopi #kulgram (at Special Region of Yogyakarta)