Kira-kira kita tipe orang yang mana?
Dengan keterbatasan menjadi pemacu untuk membuat sesuatu lebih kreatif lagi.
Atau dengan keterbatasan justru menjadi pemicu untuk selalu menyalahkan diri sendiri.

seen from Japan
seen from Canada
seen from United States
seen from Japan

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from China
seen from United States

seen from Australia
seen from United States

seen from Japan

seen from United States

seen from United States
Kira-kira kita tipe orang yang mana?
Dengan keterbatasan menjadi pemacu untuk membuat sesuatu lebih kreatif lagi.
Atau dengan keterbatasan justru menjadi pemicu untuk selalu menyalahkan diri sendiri.
kelemahan
tidak pernah ada yang hidup agung dengan kekuatan. maksudku, tidak ada yang benar-benar punya kekuatan dalam definisi penuh.
ya, mungkin agar tidak ada yang lantas bertingkah konyol dalam keterbatasannya. walaupun, mirisnya, terlalu banyak manusia yang kelewat percaya diri tanpa alasan.
aku, yang selalu merasa tenggelam dalam lingkungan superior, masih saja mempertanyakan soal potensi diri. terlihat aneh memang, karena tentunya tidak ada manusia yang benar-benar lemah.
ya, mungkin beberapa manusia kesulitan menyeimbangkan dirinya. menjadikan sesuatu lebih agung dibandingkan lainnya. termasuk menyoal sisi yang lemah. kasihan.
Kita hanyalah manusia yang tidak tahu apa-apa, meraba-raba perihal hidup, mencari tahu banyak hal meski pada akhirnya tidak semua hal perlu diketahui. Keterbatasan bukan kepayahan. Secukupnya, semampunya, dan terus mengupayakan. Kita berikhtiar bukan berkelakar. Hai 2021, aku siap!
Ikhtiar
Keterbatasan
Ada yang selama ini tidak kita lihat di sekitar. Ini adalah bagian dari perjalanan, perjalanan membantu mewujudkan mimpi adik-adik kita.
Kita ngerasa, kita udah berada di titik pencapaian mimpi kita masing-masing, tapi sekarang mata dan hati kita baru terbuka lagi di sini. Kita memang sudah hidup di zaman yang serba maju, tapi ternyata belum semua orang merasakan kemajuan itu, bahkan di tempat yang banyak orang mengira ini adalah pulau yang paling maju di Indonesia, pulau Jawa.
Pernah sekali waktu seorang teman dari pulau seberang bertanya,
“Di Pulau Jawa masih ada yang kesulitan akses pendidikan? Tak ada listrik dan internet?”
“Ya, di Jawa pun masih banyak yang sulit mendapat akses pendidikan, masih ada tempat yang gak terjangkau dengan listrik dan internet. Masih banyak yang menganggap pendidikan itu terlalu mahal, lebih mahal dari harga beras yang mampu mereka beli untuk makan sekeluarga.”
Tak ada yang mudah untuk membuat sebuah perubahan, selangkah demi selangkah. Jatuh, bangkit. Kuncinya yang penting adalah kita harus terus bergerak.
Gak ada yang terlambat untuk sebuah kebaikan dan perubahan demi kemajuan anak bangsa. Terkadang inspirasi tak hanya datang dari kemewahan tapi juga datang dari keterbatasan.
Inilah perjalanan kami yang datangnya dari hati yang membawa kita bergerak mengisi ruang kosong dalam diri kami tapi ini bukan untuk kami, ini untuk mereka yang juga punya mimpi.
Kita harus terus bergerak untuk sebuah perubahan. Bahagia itu bisa terasa dua kali lipat ketika kita bisa membahagiakan orang lain.
Potret Memori | Jakarta, 11 Juli 2020
Jika hidupku ini sesak dengan keterbatasan, maka mengagumimu adalah sebuah kemewahan
dalam keterbatasan
meski tahu dirinya bukan penguasa dunia, sebagian manusia terlalu nyaman untuk hidup dalam keangkuhan.
menghakimi hal yang bukan porsinya, menilai dirinya lebih baik kemudian merasa pantas untuk membuat penilaian. mungkin semua terjadi terlalu sering hingga, sedihnya, dianggap lumrah.
kemudian, entah bagaimana, manusia seolah dibuat untuk kembali mencerna makna. karena ternyata hidup bukanlah sesepele cerita tentang kepemilikan atas dunia ini. bukan juga soal benar atau salah dari kacamata sendiri.
hidup dan segala kompleksitasnya sudah seharusnya bisa mengantarkan manusia pada pemahaman bahwa segalanya terbatas.
berkacalah, manusia.
Keterbatasan, menganggu.
Keterbatasan ini sampai mengangguku, bahkan untuk menulis tentangmu pun sulit, tak seperti biasanya ketika hadir, akan tertuang meski sedikit, kali ini sangat berbeda, terpukul memikul realita, hingga lupa. Jika tulisanku terbatas hanya karna ini, aku benar benar tidak akan pernah mencapaimu, atau mencapai tinggi mu, pada akhirnya meskipun nanti tulisanku mencapaimu, aku tidak tau apa yang akan aku lakukan, tidak semudah kala itu.
Meski Anggaran Terbatas, Merlan Mampu Tekan Angka Kemiskinan, Turunnya Signifikan
Hargo.co.id, GORONTALO – Angka kemiskinan di Kabupaten Bone Bolango terus mengalami penurunan pasca dinakhodai Merlan Uloli. Bahkan, penurunannya sangat signifikan hanya dalam kurun waktu tiga bulan. Buktinya, berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Bone Bolango, kemiskinan Bone Bolango yang pada bulan Maret 2024 ada diangka 15,51 persen, terjun menjadi 14,80 persen di bulan…