" Matilah engkau mati, kau akan lahir berkali-kali ". Sepenggalan puisi Soetardji Colzoum Bachri yang selalu di ingat ketika membacanya dan menjadi urat nadi dalam novel ini. . Kemarin saat libur dirumah, benar-benar iseng membongkar isi rak buku, akhirnya ditemukanlah buku ini terselip diantara yang lain. Setelah itu saya baca ulang lagi novel karangan Kak @leilachudori ini. . Laut Bercerita merupakan novel yang berlatar belakang sejarah dan terinspirasi dari kisah nyata, yang akan menarik kita ke masa kelam rezim orde baru. Dimana kebebasan berpendapat setiap individu di hapus oleh rezim ini. Media di setir dan di bungkam. Termasuk para aktivis yang dihilangkan secara paksa dan tidak semua orang tahu hal tersebut. . Adalah " Biru Laut " tokoh utama dalam cerita tersebut yang merupakan seorang aktivis yang memiliki visi dan misi yang sama dengan kawan-kawanya yaitu ingin Indonesia berubah, tidak ingin dibayang-bayangi oleh pemerintahan yang diktator. Mereka membela petani dan buruh, membela semua rakyat Indonesia yang miskin, berdiskusi dan merancang unjuk rasa di berbagai daerah. . Hingga suatu hari pergerakan ini diketahui oleh pemerintah, dan mereka segera diringkus di sekap dan di siksa di tempat yang asing secara tidak manusiawi, Ada yang kembali dan ada yang tidak tercium jejaknya sama sekali hingga hari ini. . Yang paling menyakitkan adalah perasaan keluarga yang di tinggalkan, tanpa tahu dimana keberadaan para aktivis-aktivis tersebut. masih hidupkah? sedang apa? apakah sudah mati? pun jika benar sudah mati lalu dimana letak kuburnya? . Novel ini benar-benar membangkitkan masa kelam orde baru lewat cerita para tokohnya. hingga saya tidak bisa tidur dibuatnya. Untukmu yang menginginkan novel berlatar sejarah, saya rekomendasikan buku ini kepadamu, Selamat membaca. . #referensi#LautBercerita#book #novel#MenolakLupa https://www.instagram.com/p/BudZxpsHDVZ/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=n6iiqm1e9nfk


















