ada yang merasa menang dalam pertempuran meski sadar lawannya tidak membalas.
memelena
seen from South Korea
seen from Finland

seen from United States

seen from United States
seen from Canada

seen from Uzbekistan
seen from India
seen from Canada
seen from Venezuela

seen from Israel
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Italy

seen from United States
seen from China
seen from Japan
seen from Japan
seen from United States
ada yang merasa menang dalam pertempuran meski sadar lawannya tidak membalas.
memelena
Peran Orangtua
Seorang anak yang masih tinggal dengan orang tua atau yang belum menikah, sepenuhnya masih tanggungjawab kedua orang nya tua. dari pihak sang Ayah maupun dari peran seorang Ibu. Saya bingung memulainya dari mana. tapi yang jelas ketika banyak disekeliling saya yang mengalami “Hamil diluar Nikah”dan itu dianggap sesuatu yang lumrah. mungkin hanya beberapa cibiran dari sanak saudara dan tetangga,…
View On WordPress
Melepas Benalu
Dari apa yang baru-baru ini saya baca, ketidakmampuan seseorang untuk memaafkan orang lain berasal dari rasa takut bercampur marah. Rasa takut bahwa orang yang melukainya tidak akan mendapat balasan yang setimpal atau rasa takut bahwa pengampunan Allah akan mencegahnya dari hukuman di dunia maupun akhirat.
Dia merasa bahwa dia yang paling tahu cara yang tepat untuk melakukan pembalasan. Dia menuntut keadilan, namun takaran adilnya tidak akan pernah sama dengan takaran adilnya Allah. Keraguan seperti ini tidak datang dari seseorang yang beriman kepada Allah.
Poin utama berdamai dengan kecamuk dalam diri adalah pemahaman dan keyakinan bahwa Allah Maha Adil, sedangkan adil versi Allah tidak sama dengan adil versi saya. Besar balasan, waktu yang tepat, dan bagaimana bentuknya tidak pernah jadi kuasa saya. Bukan urusan saya apa yang akan Allah lakukan kepada mereka.
Rasa gengsi tercipta sebagai bentuk defensif dari rasa bersalah yang terlalu larut. Meski begitu, mulailah perdamaian ini dengan berani menyalahkan diri sendiri secukupnya secara sukarela. Sekalipun orang-orang mengakui bahwa ini bukan sepenuhnya salahmu, kamu perlu mengakui bahwa dirimu sendiri punya andil yang besar untuk mengizinkan dirimu sendiri dilukai. Entah melalui pintu harap, bergantung, percaya, bercerita, maupun cinta.
Titik belum berdamai itu ketika kita merasa bahwa dunia ini tidak adil. Tapi.. that's life, iya kan? Semua manusia sama-sama merasa bahwa dunia tidak pernah adil, namun itulah letak Maha Adilnya Allah.
"Maka damaikanlah diriku dengan ketentuan-Mu."
"Dia yang jahat, mengapa saya yang menanggung trauma berkepanjangan?"
"Tidak adakah rasa bersalah dalam dirinya?"
Cara pandang seperti itu ternyata sempit sekali. Kau jadi luput tentang bagaimana kau memandang hubungan antara Allah dan diri sendiri. Lupakan mereka, sekarang kau harus melihat bagaimana perlakuanmu kepada Allah. Itu satu-satunya jalan damai.
Jadi, ini mungkin adil dan setimpal. Kau dibeginikan karena sudah jahat kepada Allah dan dirimu sendiri. Mengatur diri sendiri sambil merasa bahwa pengaturan diri sendiri adalah yang terbaik. Tidak memandang Allah sebagai Yang Maha Bijaksana atas segala keputusan.
Hanya karena Allah menjadikan mereka media untuk mengujimu, tidak serta merta kau harus menilainya jahat. Tentang mereka merasa bersalah atau tidak, itu sudah menjadi bagian mereka dan tidak perlu kau menuntutnya. Sebab pada akhirnya kau tahu, rasa bersalah sepanjang hidup mereka pun tidak akan pernah cukup dan tidak akan pernah setimpal untuk menebus lukamu. Menjadikan mereka hidup menanggung perasaan tersebut tidak akan pernah bisa jadi solusi.
Kau memaafkan, hingga terbebas dari benalu kebencian dan hasrat membalas dendam. Dalam waktu yang semakin menipis, kupikir kau lebih membutuhkan langkah dengan hati yang ringan untuk melanjutkan perjalanan. Berhentilah membawa emosi lama ke dalam pengalaman baru. Pemulihan yang sulit, pelik, dan hanya dimengerti oleh dirimu itu akan terasa nikmat jika kau mau bersama Allah.
Aku harap kau mampu bersyukur, berkat badai ini kau memperoleh hikmah mahal yang bahkan tidak orang lain dapatkan. Kau kehilangan orang-orang yang tidak memberikan manfaat untuk kehidupan akhiratmu, kau memiliki rambu-rambu yang semakin jelas, pengamanan hati yang semakin ketat, serta kewaspadaan diri yang terus meningkat.
Ternyata di dunia ini, setiap manusia memiliki sisi tertentu yang tidak bisa kita sepenuh itu pada mereka, dalam hal apapun. Bergantung, berharap, percaya, bercerita, maupun mencinta.
Sebuah kutipan dari @zarry-hendrik ini menandai titik perdamaianku pada mereka.
"Terima kasih sudah bersedia waktumu dipinjam Tuhan untuk membentuk aku, sehingga aku menyadari bahwa tanpa Tuhan aku bukanlah apa-apa."
— Lost and Found Journey: yang dari kehilangan, menemukan permata yang lebih berharga. Memang harus kehilangan dulu agar kebijaksanaan bisa memiliki tempat.
Semuanya kerana Mu Ya Allah. Ingat kata kata @ebitlew @hamzaheusof susah, senang, marah, gembira, setiap apa perkara didunia ni. #solat #doa #yakin #frzphoto #pembalasan https://www.instagram.com/p/B3zMxDjpx-2zrU4emc_KKJhVL1vj9PedXC45rU0/?igshid=13q6mwcxb8dlm
Daisy N Aster - Pembalasan @ Youtube. Go check it out! https://www.youtube.com/watch?v=Wu0lyXIRhl8
Chelsea: Tunggu Pembalasan Kami, Tottenham
Liputanviral - Chelsea akan melawan Tottenham Hotspur di semifinal Piala Liga Inggris. Duel tersebut akan dimanfaatkan Chelsea untuk membalas kekalahan dari Tottenham di liga. Chelsea lolos ke semifinal usai menyingkirkan Bournemouth di perempatfinal. The Blues menang 1-0 di Stamford Bridge, Kamis (20/12) dini hari WIB, berkat gol tunggal Eden Hazard. Sementara itu, Tottenham memenangi laga derby London Utara untuk melangkah ke semifinal. Son Heung-min dkk lolos usai menang 2-0 atas Arsenal di Emirates Stadium. Undian babak semifinal langsung digelar tak lama usai laga-laga perempatfinal selesai digelar. Hasil undian mempertemukan Chelsea dengan Tottenham. Asisten manajer Chelsea, Gianfranco Zola, antusias menyambut duel melawan Tottenham. Chelsea bertekad membalas kekalahan yang mereka derita dari Tottenham di Liga Inggris. Saat kedua tim berhadapan di pekan ke-13 Liga Inggris pada 24 November di Stadion Wembley, Chelsea harus mengakui keunggulan Tottenham dengan skor 1-3. Hasil itu sekaligus mengakhiri laju tak terkalahkan Chelsea di Liga Inggris. "Undiannya bisa saja lebih bagus, tapi kami di semifinal. Kami senang karena beberapa waktu lalu mereka memberi kami pelajaran dan kami tak sabar menantang mereka lagi," ujar asisten manajer Chelsea, Gianfranco Zola, seperti dikutip situs resmi klub. "Saya yakin ini akan jadi pertandingan yang berbeda dan menurut saya semua sangat bersemangat melawan mereka (Tottenham) lagi." "Kami terluka (setelah kalah di liga). Terlalu banyak pemain yang tampil di bawah standar di laga itu. Ada banyak pemain membanggakan dalam tim kami dan tentu mereka ingin tampil di laga ini." "Saya benar-benar senang kami menghadapi mereka dan saya tidak sabar." Babak semifinal akan digelar dalam dua leg. Pertandingan leg pertama akan dimainkan 8/9 Januari 2019, sedangkan leg kedua pada 22/23 Januari 2019. Read the full article
Tak Adil Pembalasan itu menyakitkan,. Kata orang, siapa nan menabur angin maka ia akan menuai badai. Namun bagaimana apabila badai nan kita tuai itu dikeranakan angin yang tiada sengaja kita tabur?
Aksi2 Pembalasan Terhadap Pasangan yang Selingkuh
Aksi2 Pembalasan Terhadap Pasangan yang Selingkuh
Aksi2 Pembalasan Terhadap Pasangan yang Selingkuh afandonline.com – Aksi2 Pembalasan Terhadap Pasangan yang Selingkuh. Yang namanya putus cinta memang tidak ada yang enak, apalagi jika karena pasangan ketahuan selingkuh. Jika hal tersebut menimpamu, apa yang akan kamu lakukan terhadap pasanganmu itu? Hal gila? Berikut ini adalah contoh dari reaksi-reaksi yang terjadi akibat perselingkungan, Aksi2…
View On WordPress