Yaa Rabb, jemputlah aku disaat aku dalam keadaan mencintaimu sedalam-dalamnya..

seen from United States
seen from United States
seen from New Zealand

seen from United States
seen from Germany

seen from United States
seen from Uzbekistan

seen from Malaysia
seen from Singapore

seen from United States
seen from Australia

seen from United States
seen from United States
seen from Saudi Arabia
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United States
Yaa Rabb, jemputlah aku disaat aku dalam keadaan mencintaimu sedalam-dalamnya..
Bila menanggalkan apa-apa yang perlu engkau tinggalkan membuat diri lebih dekat kepada surga, apakah ada ruginya?
©Fasih Radiana (@fasihrdn)
Me(lama)r
Ada waktu yang terbuang sia-sia. Ada ribuan luka yang tak mampu di sembuhkan- Bahkan dalam jangka waktu yang lama. Ada tunggu yang di dalamnya ikhtiar sepenuh jiwa. Untukmu yang berulang-ulang terluka. Pahamilah, bahagia telah di hadiahkan untukmu di ujung sana. Tak mengapa jika lama, Karena Ia inginkan dirimu jauh lebih dekat dengan-Nya. Tak mengapa jika lama, Karena hadiah terindah untukmu tak mungkin tertukar dengan yang lainnya. Untukmu yang telah melewati kelama-lamaan yang sia-sia. Jangan dulu beranjak bahagia. Tetaplah selalu libatkan Ia dalam setiap rencana. Karena berumah tangga, bukan hanya perihal ada teman tidur saja, bukan hanya menyatukan dua keluarga saja. Melainkan sakinah, mawadah, warahhmah juga perlu kau usahakan adanya. Tak hanya di dunia, Tak hanya hingga tutup usia. Namun hingga ke jannah-Nya. Sehidup sesurga itulah sebenar-benarnya bahagia. -Dita KD
Harusnya kita malu ketika mampu membeli pakaian mahal tapi sepotong jilbab enggan kita beli, perintah Allah diabaikan padahal rejeki dariNya
Rindu Ade, 2013.
Bentuk dari yakin kepada Allah itu adalah tenang. Jadi kalo masih gelisah artinya kamu belum yakin..
Mengejar surga sendirian itu berat, makanya kita butuh partner yg tepat..
Dan pada akhirnya, kita akan sampai pada titik dimana kita "dipaksa" untuk berserah dan tawakkal. Karena, sekuat apapun kita mengusahakan sesuatu, tetaplah Allah yg lebih tau apa yg sebenarnya kita butuhkan..
Kalo perjalananmu mudah, semua orang bisa jadi kamu. Justru karena perjalananmu tidak mudah Allah percaya cuma kamu yg bisa menghadapinya..