Ternyata bagi kami kaum perempuan, mengalirkan rasa tak bisa dipandang sebelah mata. Bagi kami yang fitrahnya lebih perasa, hal ini menjadi hal yang luar biasa.
Siapa yang lebih mudah stress antara perempuan atau laki-laki jawabannya laki-laki. Karena mereka lebih mudah overthinking sesuai dengan fitrahnya yang banyak menggunakan logika sehingga banyak berfikir. Lain halnya dengan perempuan, ketika masalah perasaan atau emosinya selesai maka masalah apapun akan mudah dipahami.
Perusahaan tempat saya bekerja mengambil rehat sejenak selama hampir dua bulan untuk mereset beberapa hal. Salah satunya adalah kami sebagai SDM nya. Nyatanya hal ini membawa dampak yang besar.
Hari ini akhirnya kami bertemu kembali setelah sekian lama. Kalau umumnya perusahaan lain membahas plan target dan sebagainya, kami memilih untuk bertukar kabar dan mengalirkan rasa. Terlebih perusahaan kami didominasi oleh perempuan.
Bagaimana efeknya dari ruang rasa ini ? Ada banyak sekali cerita yang tertuang. Ada banyak hati yang lebih lapang. Ada pikiran yang menemukan titik terang.
Bagi sebagian orang, memang mengalirkan rasa tidak mudah. Bahkan yang sudah saling mengenal hingga tahunan pun masih sulit mengutarakan. Kuncinya adalah dengan menyatukan hati terhadap satu tujuan yang sama dan meminta doa kepada Allah agar selalu direkatkan ikatan hati kita.
Semoga Allah selalu melembutkan hati kita. Semoga Allah selalu menyatukan kita pada ikatan diatas segala ikatan. Ikatan aqidah.