| Ucap "Hati-Hatilah!". Berhenti ucapkan "Jangan Pergi! ". | 📝 Hal kecilpun tanpa sadar menyandang alasan Seperti halnya kehadiran Hadirmu bukanlah tanpa tujuan Sampai suatu saat aku menyadari bahwa engkau hanya hadir untuk melepaskan. . Merajut ikatan hati dengan kuat Menyulam kenang yang beralur rumit dalam ingat Mengindahdahkan asa dan menumbuhkan rasa Kemudian menyudahkan begitu saja, luruh oleh masa. . Sampai hati, keji, ingkar, tak tau diri Berkelabat keras sumpah serapah menghilangkan kendali Mengundang murka amarah namun menangisi Betapa tidak tersayat, hitungan dekat bersama 'kan dimiliki. . Sampai hati, keji, ingkar, tak tau diri Umpatan-umpatan yang tak henti Masih saja sebal pada pilihan sendiri Hatinya itu terbuat dengan apa? Dikelilingi kawat berduri, ha?!. . Sudah berbulan-bulan menatanya kembali Bagaimana memperbaiki hati yang dirundung nestapa namun masih ingin bersama lagi Ini sungguh gila, terlalu menggilai Harus nya hati enggan memihak padanya lagi. . Ah. Berkali-kali nurani menyesali "kenapa kau pergi?" Memang sudah buta rasa ini, gila Dia telah tiada saatnya untuk mengemasi memori yang lalu Memulai stori baru dengan rima yang berirama merdu. . Mengikhlaskan adalah jalan terbaik dibanding harus memaksakan^^ . . Medan | Putri Syahfitri 2 November '17 12 Safar '39 #tree #quote_tree #poetry_tree #tree_art #putreesyahfitree #potrait #1439hijriah #puisiku #poems #duniajilbab #hijrahcinta_ #tausiyahcinta_ #remaja.islami #remaja_muslimah #semestapuisi