Barangkali, dibalik diamnya, dia sedang menahan sekuat tenaga untuk tidak berkata atau berlaku kasar padamu.. Ya habibati, bersabarlah dan bersyukurlah..
Sade Olutola
art blog(derogatory)

izzy's playlists!
Today's Document
AnasAbdin
$LAYYYTER
Cosmic Funnies

#extradirty

Andulka

❣ Chile in a Photography ❣

Product Placement
I'd rather be in outer space 🛸

shark vs the universe
Lint Roller? I Barely Know Her

Love Begins
taylor price
No title available
i don't do bad sauce passes

roma★

blake kathryn

seen from United Kingdom

seen from Netherlands

seen from Australia
seen from United States
seen from Hungary

seen from China

seen from Netherlands

seen from Netherlands

seen from Malaysia
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from France
seen from Hong Kong SAR China

seen from Hungary

seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from Netherlands

seen from Türkiye
@elfistaa
Barangkali, dibalik diamnya, dia sedang menahan sekuat tenaga untuk tidak berkata atau berlaku kasar padamu.. Ya habibati, bersabarlah dan bersyukurlah..
Jangan takut ditinggalkan oleh manusia. Takutlah kau akan jauh dari Allah jika berani bermaksiat pada Nya..
Kenikmatan dan kepuasan yang kau rasakan dari bermaksiat pada Allah itu hanya sementara.. kemudian yang tersisa tinggallah penyesalan dan keputusasaan
Yaa habibatiy, jika ada yang mengecewakanmu, janganlah kau lampiaskan dengan bermaksiat kepada Allah
Beristighfarlah.. agar Allah bukakan dan luaskan pintu maaf di hatimu
Sayangku, surga tinggal selangkah lagi. Tidakkah engkau mau sedikit saja bersabar. Yuk bisa yuk..
Sleman, 22.02.24
Bismillah..
Disaat diri mulai merasa lelah..
Raga terasa terpecah belah..
Jiwa pun luluh lantah..
Cobalah mencari setitik hikmah..
Ucapkan qadarullah..
Bahwa dibalik setiap lelah..
Kita sedang berjuang di jalan Allah..
Lillah Billah Fillah..
Semua bernilai pahala disisi Allah..
Subhanallah walhamdulillah..
Semangat yaa habibatiy al mahbubah..
Semua rasa lelahmu akan punah..
Dengan satu celupan saja kedalam Jannah..
Biidznillah bifadhlillah..
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🏭 KELUAR DARI PEKERJAAN, ORANGTUA TIDAK SETUJU
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
❓Pertanyaan:
Saya memohon nasihat dan jawaban. Saya resign dari salah satu lembaga yang bidang kerjanya bertentangan dengan syariat Islam. Orang tua saya masih memaksa agar saya tetap bekerja di situ dan selalu menakut-nakuti saya dengan kemiskinan. Apakah ada amalan khusus agar kuat bersabar dalam menghadapi hal ini?
📋 Jawaban:
"Segala sesuatu membutuhkan pengorbanan dan perjuangan. Setelah itu, yakinlah dengan janji Allah bahwa Dia akan memberikan jalan keluar.
🖊️ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
وَٱلَّذِينَ جَٰهَدُواْ فِينَا لَنَهۡدِيَنَّهُمۡ سُبُلَنَاۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلۡمُحۡسِنِينَ
“Dan orang-orang yang berjihad (berusaha) untuk (mencari keridhaan) Kami, pasti akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami, dan sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang berbuat baik.”
(al-Ankabut: 69)
Ketakwaan dan tawakal pasti akan membuahkan solusi, mendatangkan rezeki, mencukupi kebutuhan, dan memudahkan kesulitan.
🖊️ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجۡعَل لَّهُۥ مَخۡرَجًا ٢ وَيَرۡزُقۡهُ مِنۡ حَيۡثُ لَا يَحۡتَسِبُۚ وَمَن يَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسۡبُهُۥٓۚ
“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah mencukupi keperluannya.”
(ath-Thalaq: 2—3)
وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجۡعَل لَّهُۥ مِنۡ أَمۡرِهِۦ يُسۡرًا
“Dan barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Allah akan menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.”
(ath-Thalaq: 4)
🖊️ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
فَإِنَّ مَعَ ٱلۡعُسۡرِ يُسۡرًا
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”
(asy-Syarh: 5)
⚠️ Perlu juga diketahui bahwa selalu menakut-nakuti manusia dengan kemiskinan adalah bisikan setan.
🖊️ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
ٱلشَّيۡطَٰنُ يَعِدُكُمُ ٱلۡفَقۡرَ وَيَأۡمُرُكُم بِٱلۡفَحۡشَآءِۖ وَٱللَّهُ يَعِدُكُم مَّغۡفِرَةً مِّنۡهُ وَفَضۡلًاۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ
“Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan, dan menyuruh kamu berbuat keji (kejahatan), sedangkan Allah menjanjikan untukmu ampunan dari-Nya dan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
(al-Baqarah: 268)
☝🏻 Oleh karena itu, hadapilah apa yang terjadi dengan memohon pertolongan kepada Allah, bersabar, ikhlas, dan rajin menunaikan shalat.
🖊️ Sebab, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱسۡتَعِينُواْ بِٱلصَّبۡرِ وَٱلصَّلَوٰةِۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ
“Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”
(al-Baqarah: 153)
🖊️ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
وَعَسَىٰٓ أَن تَكۡرَهُواْ شَيًۡٔا وَهُوَ خَيۡرٌ لَّكُمۡۖ وَعَسَىٰٓ أَن تُحِبُّواْ شَيًۡٔا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمۡۚ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ وَأَنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ
“Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu tidak baik bagimu. Allah Maha Mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”
(al-Baqarah: 216)
📋 Jadikan ayat ini sebagai pelipur lara ketika keinginan Anda tidak tercapai atau mengalami sesuatu yang tidak Anda kehendaki.
👉🏻 Kemudian, sibukkan diri dengan perkara-perkara yang berguna dan bermanfaat serta memohon pertolongan-Nya.
🖊️ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَعْجَزْ، وَإِنْ أَصَابَكَ شَيْءٌ، فَلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا، وَلَكِنْ قُلْ: قَدَرُ اللهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ
“Bersungguh-sungguhlah pada apa yang bermanfaat bagimu. Mintalah pertolongan kepada Allah dan jangan melemah. Apabila sesuatu menimpamu, janganlah kamu mengatakan, ‘Seandainya aku melakukan begini, tentu akan begini dan begitu….’ Akan tetapi, katakanlah, ‘Sudah takdir Allah. Apa yang Dia kehendaki, Dia lakukan’.”
(HR. Muslim no. 2644)
🤲🏻 Berdoalah kepada Allah agar diberi ganti dengan yang lebih baik.
اللهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي، وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا
“Ya Allah, berikanlah pahala pada musibahku; dan gantikanlah untukku yang lebih baik darinya.”
(HR. Muslim no. 918)
🤲🏻 Berdoalah juga agar diberi kekuatan. Di antaranya dengan doa yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam,
وَيَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ
“Wahai Dzat yang membolak-balikkan kalbu, teguhkan kalbuku di atas agama-Mu.”
(HR. at-Tirmidzi no. 2140. Syaikh al-Albani menilai hadits ini sahih dalam Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah no. 2091)
Nas’alullah as-salamah wal ‘afiyah. Kita memohon kepada Allah keselamatan lahir batin.
Wallahu a’lam bish-shawab.
(Ustadz Abu Ishaq Abdullah Nahar)
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
Bismillah. Lebaran tahun ini rasanya agak berbeda karena tak bisa mudik dan sedang LDR. Namun bagaimanapun, Aku ingin anak2 tau bahwa hari Idul Fitri adalah hari spesial (untuk umat Islam), dan hari yang membahagiakan.. on that day, we made a special food, belajar bertakbir, buat dekorasi "eid Mubarak", sholat bersama2 di masjid, beliin baju baru agar semangat berhias di hari Raya, berbagi THR dan jalan2 tipis2. It takes a lot of effort, tapi bayarannya setimpal dengan senyuman manis mereka.. Robbi habli minassolihin
Sepanjang engkau menikah itu tidak hanya tentang (sekedar) perkara dunia.. hakikatnya disana engkau sedang berinteraksi kepada Allah.. maka bersemangatlah meraih ridho dan Jannah-Nya..
-22.12.2021-
Do these 3 things to be happy!
1. Don’t compare your life, your looks, your spouse, your kids, your profession or your wealth with others. It’s through comparison that many people feel inadequate and dissatisfied.
2. Be grateful for every little thing you have. When you focus on what you have rather than on what you don’t have, you will be infinitely happier. Gratitude is one of the best forms of worship and connection with Allah. Make your mantra: Alhamdulillah (thank Allah).
3. Help others in need. It’s amazing how good you will feel if you start helping or giving to others. Start small by making a sandwich for a worker and let your imagination run wild with all the amazing opportunities to contribute.
By doing these 3 simple steps your perspective will change and you will be happier and more content.
-Haleh Banani
Suami adalah manusia biasa. Seshalih-shalihnya dia, pastilah jauh dari kata sempurna. Ketika kau merasa sedih karenanya, entah itu tutur kata, perbuatan atau bahkan sikap diamnya, maka bersabarlah. Tahanlah dulu menuntut ditunaikannya hak-mu olehnya. Sambil tetap tunaikan semua kewajiban mu, mintalah hakmu kepada Allah, dan biarlah Allah saja yang membayar hak-hakmu dengan sebaik-baiknya bayaran.
Ikhlas nak.. ikhlas.. jangan dihitung-hitung.. ikhlaskan semua Krn Allah.. jangan melakukan atau memberikan sesuatu hanya karena agar dapat balasan yang lebih banyak..
Belajar Cara Belajar
Bismillahirrohmanirrohim Alhamdulillahi ladzi bini'matihi tatimush shalihat..
Semangat pagi para pembelajar sejati *menyapa diri sendiri* Sudah belajar apa hari ini? Kalau saya sedang belajar cara belajar, lho??? Iya dong, belajar pun ada caranya, ga asal-asalan. Kalau banyak yang tanya ke saya, gimana sih mbak kok kamu bisa gini, kamu bisa gitu? Atas jawaban saya yang berbeda-beda di setiap konteksnya, setelah saya merenung sekian lama, ternyata ada satu kesamaan di jawaban saya. Yup, Cara belajar saya, yaitu LEARNING BY DOING. Saya tipe orang yang takut sekali membuat kesalahan, mungkin hasil didikan orang tua saya yang inginnya anaknya bagus terus disegala bidang jadi kebawa sampai sekarang. Misalnya, sebelum saya melakukan sesuatu pasti cari info sebanyak-banyaknya, dengan baca buku, searching online, ikut grup WA, tanya sana-sini pengalaman orang, dsb biar ga sampai ada yang salah. Nah, barulah saya latihan sebanyak-banyaknya, dengan learning by doing. Terasa sekali bedanya kurasakan dengan teknik ini, sejak saya kelas 3 SMA misalnya, semakin saya memecahkan banyak soal pelajaran, semakin saya mengerti dan memahami pelajaran tersebut, bukan hanya sekedar saya membaca, pasti beberapa jam kemudian langsung lupa hahaha. Atau saat belajar memasak, belajar bahasa Arab dan ilmu din, dan belajar sabar tuk menjadi wanita dewasa *ceilah*
Dengan Cara learning by doing, tak serta merta saya langsung benar lho, ada tahapan dimana saya gagal dan harus baca-baca lagi, harus evaluasi lagi sama diri sendiri atau teman dan keluarga, tanya sana sini lagi, praktekkan lagi, gagal lagi dan seterusnya hingga ada perkembangan yang lebih baik. Barulah setelahnya jika ada teman yang bertanya, saya *bukannya sok mengajarkan* tapi sharing tentang suatu hal tersebut. Sebagaimana dalam agama saya juga diterangkan agar menyampaikan kebaikan dan kebenaran meskipun sedikit, serta jangan menyuruh orang untuk mengerjakan sesuatu saat kita tak melakukan hal tersebut.. Allahu ta'ala a'lam Sekian obras (obrolan santai) saya pagi ini. Semoga bermanfaat
COPAS, lupa sumbernya, tapi bagus isinya
Kilometer Nol Bunda Shalihah
Bismillahirrohmanirrohim.. Alhamdulillah ladzi bini'matihi tatimush shalihat..
Jika ditanya, apakah saya akan ganti jurusan di tengah perjalanan panjang saya menuntut ilmu di universitas kehidupan ini? Jawaban saya: TIDAK. InsyaAllah saya tetap memilih untuk menekuni ilmu di jurusan IBU. GOAL saya ialah menjadi ibu shalihah sebagai madrasah pertama bagi si kecil, aset dunia akhiratku..
Selama menjalani 2 minggu terakhir dengan dipandu checklist baru yang kuupdate di tumblr ini, ternyata masih ada beberapa yang inkonsisten, kurang istiqomah, yaitu gadget free with baby.. Rasanya checklist yg satu ini bertolak belakang dengan keinginan saya utk jadi seller online yang responsive. Bismillah, nantinya lebih diperbaiki lagi management waktunya. Usahakan anak tetap menjadi prioritas utama..
Sedikit demi sedikit kini telah kusadari dan telah kuterima takdir Allah dengan lapang dada, sambil kucari apasaja hikmah dibalik semua ketetapannya. Memang benar, pilihan Allah itu yang terbaik bagi setiap hambaNya. Saya merasa selama menikah dan menjadi ibu, diri ini mulai melemah dibidang keagamaan. Tanda-tanda futur/lemahnya iman mulai terasa. Maka setiap kali hati ini mendapat siraman rohani, rasanya sejuk sekali dan saat itu kuingin waktu berhenti berputar, seakan ingin agar moment itu terus terulang, lagi dan lagi.
Berawal dari rasa itu, Inginku menetapkan: Misi Hidup : Memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada keluarga khususnya dan masyarakat umumnya Bidang : Keagamaan, Kesehatan, Keluarga SaMaWa, Pendidikan dan Psikologi Anak Peran : Long life learner (Pembelajar seumur hidup), Inspirator (Menyebarkan ilmu)
Untuk mewujudkannya, ilmu-ilmu yang harus dikuasai ialah sebagai berikut: 1. Bunda Sayang : Ilmu-ilmu seputar pengasuhan anak -menciptakan suasana lingkungan yang agamis dan menyenangkan -menerapkan ilmu kesehatan yang dimiliki dalam pengasuhan anak -mencari ilmu tentang pendidikan dan psikologi anak -mencari ilmu agama dan mengamalkan amalan wajib serta sunnah secara konsisten -meluangkan banyak waktu yang berkualitas bersama anak dan suami
2. Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga -menguasai ilmu management waktu dan menerapkannya -menggali kreativitas diri agar bisa mengerjakan hal-hal dengan hasil yang baik dan tidak monoton -mengoptimalkan kerja tim agar bisa bekerja dengan lebih efektif
3. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian finansial dll. -memfasilitasi anak menemukan minat dan bakatnya -menemukan suatu bidang wiraswasta yang diminati dan tidak melanggar syariat -mengembangkan ilmu yang sudah dimiliki di bidang kesehatan -menjadi pendukung utama suami mengembangkan usaha sebagai penopang finansial keluarga
4. Bunda Shaleha : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang -memotivasi diri agar mau mencoba dan berani menjadi agen perubahan di masyarakat -belajar ilmu komunikasi yang efektif -belajar ilmu sabar dan ikhlas dalam berbagi kepada sesama umat manusia -berusaha membangun tim/keluarga yang solid
Bismillah.. Saya menargetkan selama 10 tahun, maka tahun ini, di usia saya yang menginjak 24 tahun adalah KM 0 saya. KM 0 – KM 1 ( 2 tahun ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Sayang KM 1 – KM 2 ( 2 tahun ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan KM 2 – KM 3 ( 3 tahun ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif KM 3 – KM 4 ( 3 tahun ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda shaleha
Terakhir dan terpenting ialah.. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan…
❤ Yogyakarta, 11 Juni 2017 @baitiy jannatiy ❤
Jika Engkau Menjadi.. Jika engkau menjadi seorang Istri.. Jatuh cintalah lagi pada suami anda karena hakikatnya sebuah pernikahan ialah jatuh cinta berkali-kali pada orang yang sama. Ingatlah apa saja dalam diri pasanganmu yang membuatmu jatuh cinta padanya, apresiasi hal-hal baik yang selama ini dia lakukan. Jika ia salah, kalau perlu nasihati dia tanpa menggurui dan tanpa harus mengubah dirinya menjadi sosok lain yang kau inginkan. Ungkapkan kembali rasa cinta anda padanya, lalu lihatlah respon yang dia berikan.. Sesekali berikan surat cintamu padanya, atau bingkisan manis sederhana namun penuh cinta.. Tahaddu tahabbu, saling memberi hadiahlah maka kalian akan saling mencintai.. Alhamdulillah aku sudah melakukannya, dan ternyata.. suamiku responnya biasa aja.. hehe, gapapa.. dapet respon begitu, aku udah biasa.. Menyerah? Nggak dong.. Coba lagi? Yup, pastinyaa 😀 Jika engkau menjadi seorang Ibu.. Kuucapkan selamat atas kerja kerasmu, atas setiap lelahmu, semoga pahala mengalir padamu.. Ibu, setelah seharian penuh beraktivitas, saatnya malam hari beristirahat melepas penat.. Sejenak sebelum terlelap, pandanglah wajah polos anak, sambil mengingat tingkah polahnya seharian ini, lalu berpikir potensi apa yang ada pada anak anda.. Anakku yang masih bayi berusia 4 bulan, memang belum bisa terbaca jelas apa saja potensi terpendamnya.. Alhamdulillah selama ini yang tampak nyata ialah kemurahan senyumnya mampu membahagiakan orang-orang disekeliling yang melihatnya.. Suara ocehannya, tingkah polahnya dan ceriwisnya si kecil mampu menghidupkan suasana dan meramaikan hati yang sepi. Nantinya, entah akan menjadi dokter seperti ibunya atau insinyur mengikuti jejak ayahnya, atau mungkin bukan keduanya.. Bagaimanapun, insyaAllah kedepannya aku akan tetap setia menemani dan membimbing si kecil menemukan potensinya, tanpa perlu memaksakan ini itu, dan biarlah segala sesuatunya berjalan sesuai kehendak Allah.. Jika engkau menjadi anggota di sebuah keluarga.. Pertama, bersyukurlah jika anda dilahirkan di keluarga Muslim. Saya bersyukur dilahirkan di tengah keluarga Muslim yang Hanif. Semakin bersyukur saat saya SMA dan mulai mengaji mengenal sunnah, kemudian perlahan tapi pasti mulai diikuti dan didukung oleh keluarga tercinta.. Nikmat hidayah dan mengenal sunnah ini amatlah berharga dan berpengaruh besar dalam hidup saya maupun keluarga.. Terasa sekali perubahan suasana dan akhlak masing-masing anggota keluarga sejak sebelum dan sesudah mengenal sunnah.. Dan ini menjadi motivasi saya untuk terus menuntut ilmu agama, karena sedikit banyak, anggota keluarga saya akan bertanya kepada saya yang dianggapnya lebih tahu dari mereka, padahal nyatanya belum tentu. Allahu a'lam.. Kedua, bersyukurlah jika keluarga anda diberi kenikmatan berupa kesehatan. Alhamdulillah, dengan izin Allah, sampai sekarang semua anggota keluarga saya diberi kesehatan dan keselamatan.. Sedikit cerita, kedua orang tua saya guru, adik saya masih sekolah, dan keluarga besar saya mayoritas masih awam dibidang kesehatan. Dulu saat kelas 3 SMA, saya benar-benar blank dengan pilihan jurusan yang akan kutekuni. Namun ternyata Allah memilihkan kedokteran untuk saya, hingga kini sebagai satu-satunya dokter di keluarga saya, saya memiliki tanggungjawab dan beban yang cukup besar. Harus cerewet saat ada keluarga yang bertanya tentang kesehatan dan harus lebih sigap serta perhatian jika ada keluarga yang qadarullah sakit. Ketiga, bersyukurlah jika suasana rumah anda bagaikan surga dunia, yaitu sakinah, mawaddah wa rahmah. Rumah tangga pastinya tidak akan pernah lepas dari masalah. Urusan dengan orang tua, suami, anak dan saudara-saudari ada kalanya menimbulkan konflik. Alhamdulillah Allah mengaruniai saya sifat plegmatis melankolis, lebih demokratis dan sabar sehingga cenderung bisa menghindari konflik. Sedikit banyak sikap saya ini bisa meredam atau minimalnya mengimbangi jika sedang terjadi suasana panas di tengah-tengah keluarga. Jika engkau menjadi makhluk sosial yang tinggal di masyarakat.. Berterimakasihlah kepada para tetanggamu yang baik hati dan tidak mendzalimimu.. Berterimakasih tidak melulu harus dengan ucapan, lebih penting lagi jika diungkapkan dengan perbuatan.. Dengan memberikan kontribusi nyata kepada lingkungan di sekitar anda, bersama keluarga kecil anda, membangun peradaban bangsa yang lebih baik, biidznillah. Sampai saat ini memang belum ada realisasi apapun dari keluarga kecil saya dalam masyarakat.. Mungkin sekarang baru sebatas sosialisasi dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat sesuai dengan kewajiban dan kemampuan saya sebagai dokter.. Ingin sebenarnya mengadakan kajian keagamaan sesuai sunnah, di masjid di lingkungan rumah.. Ingin berwirausaha sambil menciptakan lapangan kerja baru sekaligus ada muatan dakwahnya.. dan rencana-rencana lainnya yang semoga tidak hanya berakhir sebagai angan belaka.. bismillah, semoga Allah mudahkan, revolusi tahun 2017 ini.. insyaAllah.. ❤ Yogyakarta, 3 Juni 2017 @baitiy jannatiy ❤
PUISI CINTA DARI LALINDA Bismillahirohmanirohim Sahabat.. Jika kau merasa lelah dan tak berdaya Dari usaha yang sepertinya sia-sia Allah subhanahu wa ta'ala tahu betapa keras engkau sudah berusaha Sahabat.. Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih Allah subhanahu wa ta'ala sudah menghitung air matamu Sahabat.. Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu Dan waktu serasa berlalu begitu saja Allah subhanahu wa ta'ala sedang menunggu bersama denganmu Sahabat.. Ketika kau merasa sendirian Dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon Allah subhanahu wa ta'ala selalu berada disampingmu Sahabat.. Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya Dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi Allah subhanahu wa ta'ala punya jawabannya Sahabat.. Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal Dan kau merasa tertekan Allah subhanahu wa ta'ala dapat menenangkanmu Sahabat.. Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan Allah subhanahu wa ta'ala sedang berbisik kepadamu Sahabat.. Ketika segala sesuatu berjalan lancar Dan kau ingin merasa mengucap syukur Allah subhanahu wa ta'ala telah memberkatimu Sahabat.. Ketika sesuatu yang indah terjadi Dan kau dipenuhi ketakjuban Allah subhanahu wa ta'ala tengah tersenyum kepadamu Sahabat.. Ketika kau memiliki tujuan utk dipenuhi Dan mimpi untuk digenapi Allah subhanahu wa ta'ala sudah membuka matamu Dan memanggilmu dengan namamu Sahabat.. Ingatlah.. bahwa.. Dimanapun engkau atau kemanapun kau menghadap Allah subhanahu wa ta'ala tahu Sahabat.. Kini apa lagi yang kau risaukan Apa lagi yang engkau gundahkan Tersenyumlah.. Kehidupan dapat memberikan ratusan alasan untuk marah, kecewa, dan menangis Tetapi keyakinan akan kehadiran Allah di sisi, di hati Di tiap detak jantung, tiap hembusan nafas, tiap gerak langkah Menjadikan hidup ini begitu berwarna, indah, menyenangkan Dan ada berjuta alasan untuk selalu tersenyum Maka.. Tersenyumlah sahabatku Selamat menabung amal terbaik S.E.M.A.N.G.A.T (Transkrip audio penyemangat dari mak cik Norzareen Azlinda, seseorang sahabat yg lantunan surat Al Hasyr nya selalu kurindukan)
Beratnya Menjadi Istri Oleh: Rufaida Fariq Sewaktu gadis dulu, ketika emosi-mu tidak stabil, saat kegalauan melanda hati, saat ada masalah dengan teman satu kosan, kamu masih bisa bertindak egois dan mengedepankan perasaanmu. Kamu bisa pergi dari kosan (kabur ke tempat saudara atau tempat sahabat) untuk mententramkan jiwamu, kamu bisa curhat ke temen lain tentang perasaanmu agar menjadi tenang, kamu bahkan bisa melakukan apapun yang kamu bisa untuk menenangkan hatimu (tentu saja tanpa mendzolimi seorangpun). Karena kamu masih single. Alias yang kamu pikirkan hanyalah badan dan jiwamu. Setelah berganti status menjadi istri, banyak yang akan berubah! Ketika kamu ada masalah dengan teman hidupmu, kamu harus bisa menahan hawa nafsumu, ketika kamu ingin keluar sebentar dari rumah, ingin menonaktifkan segala macam komunikasi denganya, ketika egomu berkata biarkan dia khawatir terhadapmu, lakukan apapun, kamu tidak akan bisa! Mungkin kamu bisa (jika kamu benar benar orang egois), tapi kamu tidak boleh! Kamu tidak boleh menceritakan masalahmu dengan mudahnya kepada siapapun! Siapapun! Karena masalah ini bukan seperti masalah dengan temen kos dulu. Kamu tidak boleh membuatnya khawatir dengan putus komunikasi dan kabur begitu saja tanpa kabar, karena status kamu sekarang sudah double. Yang harus kamu urus dan perhatikan bukan hanya perasaan dan jiwamu saja, tetapi perasaan pasanganmu. Kamu tidak hanya memikirkan tentang dirimu, kamu harus pikirkan tentang dia juga. Saat itulah terasa berat sebagai istri. Itulah salah satu ujianya sebagai istri, disitu saatnya kita sadar bahwa surga itu memang tidak semudah itu didapat, gelar 'istri sholehah' pun bukan hal yang mudah diraih. Dulu, bahkan saat kita tidak perduli kepada diri kita, it's okay, tetapi sekarang jika kamu tidak peduli, maka akan ada yang sedih karena mengkhawatirkanmu dan kamu tidak boleh membuatnya khawatir, apalagi ketika kamu telah memiliki anak-anak. Saat awal menikah kita merasa senang karena telah menyempurnakan separuh agama, dan merasa setengahnya lagi kita akan dapatkan dengan mudah, ketika mendengar hadits tentang istri sholehah yang bisa memilih masuk surga lewat pintu mana saja kita merasa senang karena kita pikir dengan menikah, surga telah di depan mata. [ Hadits nya sebagai berikut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: إذا صلَّتِ المرأةُ خَمْسَها وصامتْ شهرَها وحصَّنتْ فرْجَها وأطاعت بعلَها دخَلتْ مِن أيِّ أبوابِ الجنَّةِ شاءتْ “Jika seorang wanita telah melaksanakan shalat lima waktu, melaksanakan puasa pada bulannya, menjaga kehormatannya, dan mentaati suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja ia kehendaki.” (HR Ibnu Hibban dalam Shahihnya nomor 4163) ] Tetapi prakteknya sangat tidak mudah. Memerangi hawa nafsu dan ego sendiri itu sulit, (terlebih di umur kita yang masih muda dan usia pernikahan yang masih dini). Ketika ingin kerja dan suami tidak mengizinkan, kita harus memendam keinginan itu, bahkan ketika berkaitan dengan kedua orang tua, yang selama ini menjadi orang yang paling penting di hidup kita saat masih single, kita harus merelakanya untuk mentaati lelaki yang bernamakan suami. Jika urusan orang tua saja kita harus relakan, apalagi hanya urusan pribadi ? Ketika kita ingin bertemu sahabat lama dan suami tidak mengizinkan, saat itu status istri sholehah dipertaruhkan. Akankah kamu lulus atau gagal dan membangkang terhadap suami. Apapun alasan suami kita harus terima, ya! meskipun kita dapat berdiskusi denganya, memberikan pendapat dengan cara halus, tetap saja keputusan akhir suami yang harus kita taati dan harus kita terima. Disaat kita suka warna kuning dan ternyata suami tidak suka melihat kita memakai baju kuning dan menyuruh kita menggantinya, maka kita harus melawan perasaan kita untuk mengedepankan kesenangan suami. Artinya, kita harus menukar apapun yang kita miliki sebelumnya untuk membuat suami ridha dan senang selama itu tidak melanggar aturan Allah. Karena saat menikah kita sudah berkomitmen untuk taat kepada dia karena Allah. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: فَانْظُرِيْ أَيْنَ أَنْتِ مِنْهُ فَإِنَّماَ هُوَ جَنَّتُكِ وَنَارُكِ “Camkan selalu akan posisimu terhadapnya, sesungguhnya suamimu adalah surga dan nerakamu” [Dishahihkan oleh Syeikh albaniy dalam Silsilah Shahihah: 6/220] Ketika kita ada masalah dengan suami dan tangan ini terasa gatal untuk menulis status di media sosial, hanya demi memuaskan keinginan kita dan merasa terhibur dengan komentar teman-teman. ya! sebatas menghibur, bukan menyelesaikan masalah kita, karena solusi itu kembali kepada kita, apa yang akan kita lakukan untuk menyelesaikanya ? Saat itu, tegakah kamu menjadikan suamimu, orang nomor satu di hidupmu menjadi bahan lelucon orang-orang ? Relakah jika surgamu (suami) menjadi perbincangan orang ? Saat suami menjadi orang nomor satu dihidup kita, dan kenyataanya kita bukanlah orang nomor satu di hidup dia, karena ibunya, ayahnya, saudarinya telah menempati hatinya, saat itu kita merasa tidak terima karena kita menuntut agar menjadi orang terpenting di hatinya, saat itu kita harus melawan ego kita (lagi), karena Allah telah mewajibkan kita taat suami dan Ia mewajibkan suami taat kepada orang tuanya. Sudah tidak asing lagi bagi kita sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam : لو كنتُ آمرًا أحدًا أن يسجُدَ لأحدٍ لأمرتُ المرأةَ أن تسجُدَ لزوجَها لما جعل اللهُ له علَيها من الحقِّ “Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain, maka aku akan perintahkan para istri untuk sujud kepada suaminya, disebabkan karena Allah telah menetapkan hak bagi suami atas mereka (para istri)." (HR Abu Dawud, Tirmidzi, ia berkata, “hadis hasan shahih.” Dinyatakan shahih oleh Syaikh al-Bani) Sudah sangat jelas bahwa kedudukan suami itu sangat istimewa. Kadang tanpa terasa kita termakan doktrin, bahwa wanita ketika menikah tidak merubah apapun dalam hidupnya, hanya bertambah teman hidup, tetapi dia bebas untuk melakukan apapun sesukanya dan suami tidak punya hak untuk melarang, menahan dll, berdalihkan hak asasi dan kebebasan. Seorang istri yang taat suami seakan terkekang dalam penjara yang dinamakan 'rumah', ibu rumah tangga seakan wanita yang sengsara yang mimpinya terabaikan dan keinginanya menjadi tak penting lagi. Itu semua tidak benar, suami disamping menjadi Raja, ia adalah teman kita, tempat kita berbagi rasa, curhat, diskusi tentang mimpi, hobi, dan masih banyak lagi. Memang benar lelaki tidak akan setara dengan wanita dalam hal ini karena ia memang tercipta sebagai pemimpin dalam rumah tangga. Telah jelas di dalam Al-Qur’an, Allah berfirman : وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ "Para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada istrinya...." (Al-Baqarah: 228) Jadi, mungkinkah surga bisa kita raih tanpa pengorbanan ? Mungkinkah gelar istri solehah bisa kita dapatkan tanpa adanya perjuangan ? Dengan memakai kerudung dan banyak ibadah tidak cukup untuk meraih gelar tersebut, dengan sering belajar agama tidak menjamin kita telah menjadi istri yang baik, juga sholehah. Itu semua (menutup aurat, beribadah, belajar agama) memang kewajiban seorang muslimah, dan menjadi sarana untuk mendapatkan gelar mulia itu. Tetapi ketika kita telah meruntuhkan benteng egoisme dalam jiwa wanita kita, dan bersedia untuk menjaga dan menghormati pasangan kita, bersedia mentaatinya dan patuh akan semua yang dia perintahkan dan berusaha menjauhi apa yang dia tidak suka, maka semoga usaha kita yang tidak mudah itu pada akhirnya menghantarkan kita semua kepada surga Allah, hanya Ia yang dapat menentukan apakah kita telah lulus menjadi 'istri sholehah' ? Yang bisa kita lakukan hanyalah berusaha dan berusaha sampai tidak ada kesempatan lagi untuk berusaha. Selamat buat para istri yang telah mendedikasikan hidupnya untuk seorang muslim, melayaninya dengan penuh kesabaran, menerima kekuranganya dengan tanpa mengeluh, menemaninya dalam kehidupan yang setiap harinya fitnah (godaan) semakin menyebar. Selamat buat para istri yang telah bersusah payah mengubur keegoisan dan menjunjung tinggi suaminya, membelanya, menutupi aibnya, dan juga menjaganya dengan do'a. Semoga yang kalian (kita) lakukan akan berbuah kebaikan yang banyak pada rumah tangga kalian, Allah akan ganti setiap usaha kalian dengan kesehatan untuk setiap anggota keluarga, keberkahan, kelancaran urusan, dan kedekatan kalian dan pasangan kepada Allah ta'ala, tak lupa pahala yang tanpa batas dan surga yang sangat luas. Aamin ya Rabbal 'alamin.💙 Catatan : - Sebelum menikah posisi orang tua adalah diatas segalanya (setelah Allah), tetapi kita tidak hidup bersama orang tua seperti kita hidup bersama suami, maka dari itu pada tulisan diatas bercerita seakan ketika menjadi anak dapat berlaku egois dan tidak memperdulikan kekhawatiran orangtua. (semoga tidak disalahpahami) 😊 - Tulisan diatas hanya berbicara tentang istri dan fokus kepada kewajibanya. tanpa menafikan kewajiban dan tugas suami terhadap istri, Tanggung jawab suami juga besar, oleh karena itu banyak yang harus seorang suami perhatikan dalam memimpin bahtera rumah tangganya. - Tulisan diatas hanya menggambarkan sisi beratnya menjadi istri, agar para wanita dapat mempersiapkan segala sisi jika ingin melangkah kepada pernikahan, tanpa menafikan sisi positif dan kelebihan juga kebahagiaan yang akan didapat setelah menikah. (Ustadz Fariq Gasim Anuz hafizhahullah)
Meraih Jannah dari Rumah
Bismillahirrahmanirrahim.. Alhamdulillahi ladzi bini'matihi tatimush shalihat..
Salam semangaaat.. 😘 Kali ini saya sedang bersemangat membuat checklist indikator ala-ala sebagai motivasi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi.. insyaAllah.. Sebelum bikin checklist, ada baiknya membuat goals-goals apa saja yang ingin dicapai sesuai tingkatan prioritasnya.. A. Jadi pribadi yang lebih shalihah B. Lebih sayang dan disayang anak+suami C. Mengembangkan wirausaha bersama suami D. Melakukan kewajiban sebagai dokter tanpa melalaikan keluarga maupun pasien
Kunci dari membuat Indikator disingkat menjadi SMART yaitu: - SPECIFIK (unik/detil) - MEASURABLE (terukur, contoh: dalam 1 bulan, 4 kali sharing hasil belajar) - ACHIEVABLE (bisa diraih, tidak terlalu susah dan tidak terlalu mudah) - REALISTIC (Berhubungan dengan kondisi kehidupan sehari-hari) - TIMEBOND (Berikan batas waktu)
👩Sebagai individu👩 Checklist Harian ✅Sholat fardhu di awal waktu ✅Baca Al-Quran minimal 1 lembar ✅Sholat witir sebelum tidur ✅Shalat rawatib minimal 2 rakaat sblm subuh ✅Dzikir pagi dan petang ✅Shalat dhuha minimal 2 rakaat ✅Qiyamulail minimal 2 rakaat ✅Mandi 2x sehari (waiki 🙈) ✅Responsif sebagai seller online anytime ✅Me time, pillow talk lalu berdzikir sebelum tidur ✅Minum air putih 8 gelas sehari (busui gitu loh) ✅Masak lauk dan makan sayur minimal 1x ✅Keramas 2 hari sekali ✅Melayani pasien dengan sepenuh hati ❤
Checklist Mingguan ✅Sunnah di hari jum'at: potong kuku, baca al kahfi, infaq, perbanyak doa ba'da ashar ✅Mendengar kajian minimal 1x ✅Berolahraga minimal 1x ✅Perawatan wajah dengan skincare kefir (eaa, promosiin produk jualan sendiri 💆)
Checklist Bulanan ✅Evaluasi rekap pemasukan dan pengeluaran bulanan ✅GoRo (gotong royong) bersih-bersih rumah ✅Menabung untuk ibadah haji bersama suami
Checklist Tahunan ✅Mengupdate ilmu kedokteran minimal 1x (ikut seminar / workshop) ✅Memberi hadiah kpd para anggota keluarga kesayangan, minimal 1x ✅Berkurban di hari raya bersama suami ✅Bersedekah di bulan ramadhan dan bersilaturahmi di hari raya
👫Sebagai Istri👫 nb: saat sharing dg suami ttg hal-hal yang diharapkan dari diriku sebagai istrinya, udah dikasih list dari kajian salaf -uwooow- banyak bgt ciiint 😂 .. Tapi apadaya, rahasia dong 😜, cukup dibawah ini aja yang aku share disini yaa.. yuk mari disimak..
Checklist Harian ✅Berhias dan bermuka CERIA dihadapan suami 😇 ✅Berusaha bangun lebih awal ✅Menawarkan diri untuk memijat ✅Setoran hafalan Quran kepada suami ✅Mengalirkan rasa sekaligus pendengar setia cerita suami ✅Menyiapkan makanan 3x sehari kecuali saat puasa (2x) dan mengajak makan bersama ✅Memaafkan kesalahan suami sebelum diminta ✅Doakan kebaikan untuk suami
Checklist Mingguan ✅Menelepon orangtua kami bersama-sama, minimal 1x seminggu ✅Mencoba resep makanan baru minimal 1x seminggu
Checklist Bulanan ✅Rihlah bersama suami dan anak ✅Silaturahmi ke rumah keluarga besar ✅Evaluasi perkembangan dan inovasi wirausaha ✅Belanja bulanan untuk kebutuhan habis pakai RT seisinya
Checklist Tahunan ✅Memberi hadiah/kejutan spesial
👶Sebagai Ibu👶 Checklist Harian ✅Pumping ASI minimal 3x sehari ✅Gadget free with baby ✅Murajaah hafalan Quran bersama baby ✅Memberikan asi on demand (ASIX) ✅Memberikan simulasi tumbuh kembang ✅Mengajarkan doa dan adab islami ✅Melatih anak cinta kebersihan dengan mandi 2x sehari dan perhatian thd najis ✅Memeluk, mencium, bermain bergembira dan mengajak bicara anak sesering mungkin ✅Memaafkan anak seketika setiap kali ia rewel/menyusahkan/membuat kesalahan ✅Mendoakan kebaikan untuk anak
Checklist Mingguan ✅Mencari ilmu tentang parenting, psikologi anak atau kurikulum pendidikan ✅Memotong kuku anak jika sudah panjang ✅Membersihkan telinga, hidung secara rutin
Checklist Bulanan ✅Mengimunisasikan anak ✅Membelikan mainan edukatif atau buku untuk anak ✅Menyisihkan uang untuk tabungan masa depan baby ✅Mulai belajar dan mempersiapkan untuk MPASI (2 bulan lagi, insyaAllah)
Checklist Tahunan ✅Membelikan baju baru buat baby 😘😍
Alhamdulillah, checklist diatas belum lah seluruhnya kukerjakan, masih jauh diatas realita.. Realitanya mungkin hanya sekian persen dari keseluruhan checklist tapi sekali lagi kutekankan bahwa semata-mata kutulis ini sebagai panduan dan motivasi diri untuk melakukannya sebaik mungkin.. Hmm, memang tampaknya terlalu quantity oriented ya, pastilah susah untuk terpenuhi semuanya, namun bagiku itu bukanlah seberapa.. Kuantitas itu nomor sekian, yang utama tetaplah QUALITY TIME sebagai ibu, istri dan pribadi yang shalihah.. Yaa Allah, beri aku kekuatan. Laa haula wa laa quwwata illa billah..
Sleman-Yogyakarta, 26 Mei 2017 @Baiti Jannatiy