Tidak apa - apa ?!
Kadang dalam hidup seringkali muncul pergulatan besar dengan diri sendiri tentang realita yang selalu bertentangan dengan keinginan. Faktanya seringkali kita terbentur dan merasa kecewa, bolehkah ?! sangat boleh . Faktanya sisi manusia kita yang penuh tuntutan perlu asupan dan perlu didengarkan sebelum diajak berjuang menarik kewarasan dan menyadari bahwa Ada sebuah Dzat yang Maha Agung yang mendesain dunia dengan cara sempurna yang penuh dengan penuh ketidak sesuaian, itulah cara dunia bekerja agar menjadi dinamis. Menyadari hal tadi adalah langkah pertama untuk MENERIMA. Fakta selanjutnya yang membenturkan kita ke tembok tinggi lain adalah fakta bahwa cita- cita luhur masa SMA itu hanya sebuah cita - cita yang ideal di kepala saja karena ternyata kehidupan sebenarnya hanya perlu versi kita yang siap sebagai penerima kejutan - kejutan yang lekas berubah- rubah, dengan fakta terburuk adalah tidak pernah melihat apa yang kita cita- citakan sejak muda terwujud. Perlu menerima dan bersiap dengan realitas bahwa tidak semua dari kita dilahirkan sebagai pemeran utama atau sebagai pemenang .
Dan pada suatu fase akhirnya sebagian dari kita akan belajar menghanyutkan diri saja sebagai tanda bahwa ia menerima segalanya dengan lapang dada atau malah sebaliknya. Tindakan menerima bukan sebagai tindakan pasrah semata karena faktanya menerima itu perlu usaha dan pertimbangan yang panjang sebelum sampai pada titik damai dengan diri sendiri bahwa ternyata hal - hal yang terjadi di luar kontrol kita sebagai manusia, terjadi di luar diri kita. Kita hanya perlu berfokus pada apa yang bisa kita kontrol, yaitu sudut pandang kita dalam menanggapi , karena proses ini terjadi didalam diri sendiri.
Terimalah, Tidak apa- apa !
Mankind , 22 Maret 2022


















