Percayalah tuan, itu bukan sepitnya si Borneo yang tertambat di dermaga sungai Kapuas, karena itu memang bukan sepit. Dan akupun bukanlah nona Mei, si gadis sendu menawan di antrian tiga belas yang kehadirannya selalu di nantikan. Di cari saat menghilang dan di tanya kenapa saat menghindar.
Juga tulisanku bukanlah ibarat Zainudin bersama bibit kecewanya yang tumbuh mekar menjadi bijaksana
Lalu pergi jauh
Merantau di sana
Menyibukkan raga
Melupakan lelah
Menyingkirkan luka
Melepas tangis dan tawa
Sirna
Dendam amerta
Penyesalan tenggelam di lautan samudera
Pun, bukanlah hayati
Yang kau menyangka bahwa
Wanita selalu terpikat dengan banyaknya harta
"""""""""""""""""”"""
~Seorang pejalan kaki yang tidak tau cara menyebrangi jalan~
واتقوا الله ويعلمكم الله
___________________________
_Merantaulah, orang berilmu dan beradab tidak berdiam diri di kampung halaman_
{danperantaupunbukanlahyangahliilmutapipencariilmudanpengalaman}





















