Allah telah mendekapmu dengan kebaikan yang sering tak kau sadari: nafas, langkah, dan hati yang masih bisa merasa. Maka berbuat baiklah.. Meski sekecil sapaan, sepelan doa, atau setulus senyum, karena semua itu adalah gema dari kebaikan-Nya
seen from China
seen from Greece
seen from China
seen from United States
seen from China
seen from South Korea

seen from United States
seen from Sweden

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from France
seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from United States

seen from Romania
seen from United States

seen from Malaysia
Allah telah mendekapmu dengan kebaikan yang sering tak kau sadari: nafas, langkah, dan hati yang masih bisa merasa. Maka berbuat baiklah.. Meski sekecil sapaan, sepelan doa, atau setulus senyum, karena semua itu adalah gema dari kebaikan-Nya
Social media is wild, please be aware!!!
Teman-teman tumblr yang tercinta, kami komunitas Jejaring Biru cukup geram dan turut bersedih atas kejadian yang sedang ramai dibicarakan, yaitu dugaan penipuan mengatasnamakan sedekah yang memakan banyak korban. Untuk itu…
Yuk berhati-hati dalam Memberikan Donasi Online
Teman-teman, bagi yang ingin beramal atau bersedekah, penting untuk berhati-hati, terutama dalam memberikan donasi secara online, jangan karena merasa iba kemudian buru-buru memberikan donasi. Apapun bentuknya, saat berurusan dengan yang bersifat virtual, sebaiknya selalu cari tahu informasi yang jelas dan akurat terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan.
Memang, membantu orang lain adalah tindakan yang mulia, dan berbaik sangka sangat dianjurkan. Namun, harus tetap ingat bahwa media sosial seringkali memiliki nuansa yang abu-abu. Kita tidak benar-benar tahu karakter seseorang yang kita temui secara online. Oleh karena itu, penting untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya kepada orang yang tidak kita kenal, terutama ketika berhubungan dengan uang atau hal-hal lainnya.
Jika teman-teman ingin memberikan sedekah, lebih baik berikan sedekah kepada orang-orang terdekat terlebih dahulu atau langsung memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan tanpa melalui perantara. Alternatif lainnya, kalian bisa berdonasi melalui lembaga yang sudah memiliki kredibilitas dan reputasi baik. Ini jauh lebih aman daripada memberikan uang kepada orang-orang acak di media sosial yang bisa saja hanya memanfaatkan kebaikan teman-teman.
Yuk kita berbuat baik dengan tetap bijak dan bertanggung jawab.
Salam sayang, Jejaring Biru.
Pada akhirnya, orang lain tiada pernah tau dalamnya hati seseorang kan ya. Sekalipun kita telah berbuat dengan tulus. Sebab urusan hati hanya Allaah saja yang tahu. Demikianlah, kita diperintahkan berbuat baik sekalipun perlakuan orang lain terkadang tidak demikian.
Pada akhirnya kita tak butuh penilaian manusia, sebab penilaian manusia hanya ada pada ujung matanya saja. Tidak pernah benar-benar tahu, untuk itulah diperlukan bertabayun untuk mengenali suatu kebenaran yang terjadi.
Sekali lagi, pada akhirnya kita hanya mencukupkan diri dengan apa yang sudah Allaah perintahkan. Berbuat baiklah kamu dimanapun kamu berada, sebab balasan kebaikan hanyalah kebaikan itu sendiri.
Orang-orang sering kali tidak beralasan, tidak logis dan egois, bagaimanapun maafkan mereka Jika engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan menuduh dirimu egois, memiliki motif tersembunyi, namun tetaplah berbuat baik Jika engkau sukses, engkau akan menemukan beberapa teman palsu dan musuh sejati,
bagaimanapun tetaplah sukses Jika engkau jujur dan berterus terang, orang lain mungkin mengkhianatimu, namun tetaplah berkata jujur dan terus terang Apa yang telah engkau bangun selama bertahun-tahun mungkin akan dihancurkan orang lain dalam semalam, bagaimanapun tetaplah berkarya Hal-hal baik yang engkau lakukan hari ini mungkin akan dilupakan orang lain esok hari,
namun tetaplah berbuat baik
Jika engkau memberikan yang terbaik yang kau mampu pada dunia, mungkin itu takkan pernah cukup, bagaimanapun tetaplah berikan yang terbaik semampumu Pada akhirnya, semuanya hanya antara dirimu dan TUHAN
― Mother Teresa
Kebaikan yang tulus itu sebenarnya sederhana; kamu dapat merasakan bahagia yang letaknya di hatimu, tidak ada yang meanugrahkannya kecuali Tuhanmu.
Berbuatlah baik karena-Nya, agar terasa manis dan nikmatnya. :)
Menjadi Orang Baik
Jangan pernah lelah dan bosan menjadi orang baik.
Kau memang tak pernah tau, apa kebaikan itu akan kembali padamu atau kapan kebaikanmu akan bermuara padamu.
Ya, tak semua kebaikan akan kembali di dunia. Dan tak semua kebaikan akan kembali dalam waktu dekat.
"Menanam kebaikan itu seperti menabung uang di dalam celengan. Kau tak pernah tau berapa jumlah tabunganmu. Bahkan kau tak bisa menghitung jumlahnya. Kau juga tak tau kapan kau membutuhkan tabungan itu dan sebanyak apa kau membutuhkannya. Kau hanya tau dan yakin bahwa suatu saat tabungan itu akan membantumu. Kau hanya meyakini itu."
Yakinlah, setiap kebaikan PASTI akan selalu berbuah manis. Sekecil apapun itu.
Dan tuhan lebih tahu waktu yang tepat untuk membalas semua kebaikanmu. Mungkin bukan dalam waktu dekat, namun di waktu yang tepat. Percayalah.
Satu hal yang pasti; setidaknya kau akan mendapat pahala, jika tak mendapat 'balasan langsung' di dunia.
Percayalah, tak ada satu kebaikan pun yang sia-sia.
Jika ada kebaikan yang berakhir buruk, berarti mungkin niat kita perlu dikoreksi kembali:
Apakah kebaikan yang telah dilakukan itu memang tulus dan ikhlas atau hanya untuk mencari perhatian manusia semata?
Ingat, tuhan maha mengetahui atas setiap niat dan perbuatan manusia. Penilaian tuhan lebih penting daripada penilaian manusia.
Jadi, tak usah risau tentang kapan kau akan menerima kebaikan itu.
Hal terpenting adalah bagaimana agar kita senantiasa dapat selalu berbuat baik, sekecil apapun itu. Kapan pun dan di mana pun. Bukan tentang bagaimana orang lain menilai, merespon atau menghargai kebaikan kita.
Kesempatan yang sama
Pada suatu hari aku melihat nenek-nenek renta di pinggir jalan, didekat rongsokan barang-barang bekas. Aku melewatkannya. Pada setiap hari nya, aku ingin sesekali memberikan sesuatu kepadanya. Tapi aku selalu melewatkannya. Berhari-hari aku liat, tapi aku melewatkannya.
Lalu pada suatu hari yang lain pula, aku melihat bapak-bapak tunanetra yang berjualan kerupuk dipinggir jalan, niat hati ingin sekali membelinya, tapi selalu melewatkannya karena satu dan lain hal.
Ada lagi hal sederhana seperti mengingatkan pengguna motor yang kelupaan menutup resleting tasnya, atau standar pada motornya. “mengingatkan dengan menegornya” hal sesederhana seperti itu saja, terkadang aku masih saja melewatkannya.
Lalu Allaah mempertemukan kembali dengan hal-hal tersebut, jika terus dilewatkan, artinya membuang satu pintu kebaikan yang seharusnya bisa kita lakukan. Yaitu berbuat baik. Padahal pada setiap kejadian atau pertemuan seseorang APALAGI yang membutuhkan bantuan amatlah penting guna keberadaan kita disitu.
Karena kesempatan yang sama untuk berbuat baik tidak selalu ada.
Sederhana nya, kita tidak pernah tau bagaimana masa depan.
Terkadang saya terkesan dengan mereka yang SIGAP/GERCEP ketika melihat sesuatu yang membutuhkan pertolongan, seperti kecelakaan dijalan, orang yang membutuhkan bantuan termasuk menyingkirkan batu ditengah jalan.
Tapi aku sadar satu hal, kalau tidak pernah dicoba atau dibiasakan untuk berbuat baik, diri akan semakin susah untuk terbiasa. Karena nya harus dipaksa ketika diri mengetahui apa yang harus dilakukan, atau tanyakan pada hati mu. Karena apa kata hati selalu berujung pada kebaikan.
H+27 Ramadhan 1441 H
20 May 2020 | yumisstrynsh
Prinsipnya sederhana: "Bersikaplah sebagaimana kamu ingin diperlakukan dengan baik oleh orang lain".
Kalimat ini berlaku untuk seorang teman, sahabat, rekan kerja, kekasih, pemimpin, saudara, murid, guru hingga orang tua.
[Karawang, 19 Syawal 1441 H].